JN-Menteri Pertahanan (Menhan) mendampingi Presiden RI dalam melaksanakan ibadah Salat Idulfitri 1447 H berjamaah bersama ribuan masyarakat di Aceh Tamiang. Kehadiran dua tokoh nasional ini di Bumi Muda Sedia menjadi momen istimewa bagi warga setempat yang antusias memadati lapangan utama sejak selepas subuh.
Dalam suasana yang penuh kekhusyukan, Menhan tampak duduk bersaf di samping Presiden, membaur dengan tokoh agama dan masyarakat lokal. Kehadiran Menhan dalam kunjungan kerja mendampingi Presiden ini sekaligus membawa pesan persatuan dan penguatan silaturahmi antara pemerintah pusat dengan wilayah paling barat Indonesia tersebut.
Usai melaksanakan salat, Menhan menyampaikan bahwa perayaan Idulfitri di Aceh memiliki makna spiritual yang sangat dalam. Ia juga mengapresiasi kerukunan dan kedamaian yang terjaga di Tanah Rencong sebagai modal utama pembangunan bangsa.
Baca juga: Percepat Proyek Vital, Wamenhan Minta Satgas P2SP Potong Jalur Birokrasi yang Menghambat
“Merupakan sebuah kehormatan bisa merayakan hari kemenangan ini di Aceh Tamiang bersama Bapak Presiden dan saudara-saudara kita di sini. Semangat kebersamaan dan kemanunggalan ini adalah fondasi kekuatan pertahanan kita yang paling utama, yaitu persatuan rakyat,” ujar Menhan kepada awak media.
Setelah rangkaian salat Id selesai, Presiden dan Menhan menyempatkan diri untuk menyapa dan bersalaman dengan warga yang hadir. Kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk meninjau beberapa fasilitas publik di Aceh Tamiang sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memeratakan pembangunan hingga ke pelosok daerah.(Yonex)







