PUPR Kota Tangerang

Menakar Resiliensi Kota melalui Patriotisme Fiskal, Akselerasi Pembangunan Kota Tangerang di Ambang Usia ke-33

Suasana interaksi humanis antara petugas Bapenda Kota Tangerang dan warga di loket keliling PBB-P2 yang tertib dan nyaman.
Akselerasi Layanan Publik: Warga memanfaatkan insentif pajak dalam momentum HUT Kota Tangerang ke-33 sebagai wujud nyata dukungan terhadap pembangunan daerah.
TANGERANG, Jejak News– Dalam diskursus pembangunan urban modern, kemajuan sebuah kota tidak lagi hanya diukur dari megahnya infrastruktur fisik, melainkan dari sejauh mana kohesi antara kebijakan pemerintah dan responsivitas warga negaranya. Memasuki usia ke-33, Kota Tangerang membuktikan bahwa sinergi tersebut nyata melalui peningkatan partisipasi wajib pajak yang kini menjadi tulang punggung progresivitas kota.
Pemerintah Kota Tangerang, melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), menegaskan bahwa setiap rupiah yang disetorkan masyarakat merupakan bentuk investasi sosial yang kembali dalam wujud nyata, yakni mulai  jalan yang mulus, fasilitas publik yang inklusif, serta kualitas pendidikan dan kesehatan yang mumpuni. Pendekatan ini menggeser paradigma pajak dari sekadar “kewajiban yang membebani” menjadi “kontribusi yang membanggakan.”
Sebagai bentuk apresiasi dan kemudahan, Bapenda berkolaborasi dengan Bank BJB menghadirkan Loket Keliling PBB-P2. Inisiatif ini merupakan langkah konkret birokrasi yang adaptif—menjemput bola ke pemukiman warga untuk memastikan hak dan kewajiban fiskal dapat tertunaikan dengan cara yang paling ringan dan mudah.
Berikut adalah Manifestasi Jadwal Layanan Terintegrasi (Mulai Pukul 08.00 – 14.00 WIB):
  • Fase Inisiasi (19–21 Februari 2026): Menjangkau pusat keramaian dan hunian di Victoria Park (Karawaci), Hypermart Cyberpark (Cibodas), Riviera (Cipondoh), dan Duta Garden (Benda).
  • Akselerasi Wilayah (23–25 Februari 2026): Kelurahan Neroktog (Pinang), Taman Asri (Larangan), dan Kelurahan Petir (Cipondoh).
  • Gelombang Penguatan (26–28 Februari 2026): Fokus pada kantong hunian di Buana Garden, Puri Metropolitan/Metland, Taman Pabuaran, dan Bumi Permata Indah.
  • Pekan Responsif (2–4 Maret 2026): Merambah Kelurahan Cipondoh Indah, Karang Anyar, Sudimara Barat, hingga Balai Warga Sekneg RW 03.
  • Sentralitas Pelayanan (5–14 Maret 2026): Meliputi area strategis seperti Kelurahan Batuceper, Cluster Pinus, Putri Beta, hingga wilayah Poris Jaya dan Mahkota Simprug.
  • Puncak Partisipasi (16–31 Maret 2026): Layanan diperluas secara masif di Seluruh Kantor Kecamatan se-Kota Tangerang, memberikan akses tanpa batas bagi warga menjelang tenggat waktu program.
“Momentum HUT ke-33 ini adalah pengingat bahwa pembangunan adalah kerja kolektif. Mari bersama membangun Kota Tangerang,” tutur Kiki Wibhawa Kepala bapenda Kota Tangerang  dalam keterangan resminya.

Melalui napas patriotisme fiskal ini, Kota Tangerang tidak hanya membangun semen dan beton, tetapi membangun martabat warga yang sadar akan peran pentingnya dalam merajut masa depan kota yang lebih mandiri, inklusif, dan berdaya saing nasional.(Juan Aditya)

 

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu