PUPR Kota Tangerang

Ramadan Tanpa Sekat: Kenali TAQI, Program Tadarus Online Khusus Teman Disabilitas

JN-Menyambut Ramadan 1447 H, Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama menghadirkan terobosan baru dalam pelayanan ibadah. Melalui program Tadarus Al-Qur’an Inklusi (TAQI), LPMQ memastikan bahwa keberkahan Al-Qur’an kini dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas netra, tuli, dan bisu.

Kepala LPMQ, Abdul Aziz Shidqi, menegaskan bahwa esensi Al-Qur’an sebagai Hudan lin-Naas (petunjuk bagi seluruh manusia) harus diwujudkan secara nyata tanpa pengecualian. Program TAQI hadir untuk memastikan tidak ada umat yang tertinggal dalam meraih pahala Ramadan hanya karena keterbatasan fisik.

“Semangat TAQI adalah memastikan saudara-saudara kita penyandang disabilitas tidak tertinggal dalam meraih keberkahan Ramadan. Al-Qur’an diturunkan sebagai rahmat bagi semesta alam—tanpa kecuali,” tegas Abdul Aziz di Jakarta.

Baca juga: Kemenag Tegaskan Dana Zakat Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis.

Teknologi dan Inovasi Mushaf Khusus Dalam pelaksanaan TAQI, LPMQ mengandalkan dua instrumen utama hasil inovasi mutakhir mereka:

  1. Mushaf Al-Qur’an Braille: Menjadi panduan bagi disabilitas netra, di mana jemari mereka menjadi “mata” untuk mengeja setiap huruf firman Allah.

  2. Mushaf Al-Qur’an Isyarat: Terobosan bagi teman tuli dan bisu melalui metode kitabah dan tilawah yang menggunakan gerakan tangan sistematis serta terstandar.

    Baca juga: Menghargai Perbedaan Awal Ramadan 1447 H, Antara Inovasi Kalender Global dan Kearifan Lokal MABIMS

Menurut Abdul Aziz, keberadaan mushaf-mushaf ini adalah bentuk modern dari pengamalan nilai Al-Qur’an. Jika dahulu Al-Qur’an meruntuhkan sekat kelas sosial, kini layanan LPMQ hadir untuk meruntuhkan sekat keterbatasan fisik.

Jadwal Pelaksanaan Masyarakat dapat mengikuti program TAQI yang digelar secara daring melalui platform Zoom. Kegiatan ini berlangsung setiap Senin sampai Kamis, pukul 12.50 – 14.00 WIB, mulai tanggal 23 Februari hingga 12 Maret 2026.

“Tadarus Braille menciptakan harmoni spiritual yang luar biasa, sementara Al-Qur’an Isyarat memungkinkan firman Allah terpancar lewat gerak. Keadilan Al-Qur’an berarti setiap hamba memiliki hak yang sama untuk mendekat kepada Sang Pencipta,” tambahnya.

Melalui program ini, LPMQ berharap Ramadan tahun ini menjadi “musim semi” bagi semua hati. Dengan akses yang telah dibuka lebar, baik melalui sentuhan jemari maupun bahasa isyarat, tidak ada lagi alasan bagi penyandang disabilitas untuk tidak mampu berinteraksi dengan kitab suci.(Yonex)

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu