PUPR Kota Tangerang

Lawan Arus Sungai Peusangan, Kemenpu Pastikan Konektivitas Warga Bireuen Tetap Hidup.

JN-Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menanggapi terputusnya jembatan darurat Gampong Salah Sirong di Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Aceh. Jembatan tersebut hancur setelah Sungai Peusangan meluap hingga 4 meter akibat hujan ekstrem pada 17 Februari 2026 lalu.

Sebagai solusi instan namun kokoh, Menteri PU Dody Hanggodo menginstruksikan pengiriman material Jembatan Armco langsung dari Jakarta untuk memulihkan konektivitas warga yang sempat terputus.

Dua pondasi pilar jembatan darurat sebelumnya tersapu arus deras, membuat akses antara Desa Salah Sirong Jaya (Kecamatan Jeumpa) dan Desa Krueng Simpo (Kecamatan Juli) terganggu. Menteri Dody memastikan bahwa negara tidak akan membiarkan warga terisolasi.

Baca juga: Imlek 2577 Kongzili, Menag: Semoga Tahun ini Membawa Kedamaian dan Kesejahteraan

“Kami segera tindak lanjuti. Dalam dua sampai tiga hari ke depan, material Jembatan Armco akan didatangkan khusus dari Jakarta, dimobilisasi ke lokasi, dan segera dibangun,” tegas Menteri Dody.

Jembatan Armco dipilih karena menggunakan konstruksi baja bergelombang yang modular, lebih kuat menahan beban, namun tetap dapat dipasang dalam waktu yang relatif singkat. Sebanyak 10 unit Armco dengan total bentang 80 meter disiapkan sebagai pengganti.

Jembatan di lokasi ini memiliki catatan sejarah kebencanaan yang cukup berat. Sebelumnya, jembatan permanen hancur akibat banjir bandang November 2025. Kementerian PU sempat membangun jembatan darurat dari batang kelapa dan fondasi batu, namun debit air yang meningkat drastis pada pertengahan Februari ini kembali menguji ketahanan infrastruktur tersebut.

Baca juga: Bangkit bersama, kuat bersama! SERUNI Kabinet Merah Putih hadir di Aceh Tamiang meresmikan rehabilitasi SD Negeri 1 Sungai Liput

Saat ini, alat berat telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pembersihan dan persiapan fondasi baru, sementara garis pengaman telah dipasang demi keselamatan masyarakat.

Kementerian PU tidak hanya berhenti pada penanganan darurat. Menteri Dody mengungkapkan bahwa tim teknis tengah menyiapkan desain jembatan rangka permanen.

Desain baru ini akan mempertimbangkan:

  • Elevasi Muka Air: Menyesuaikan tinggi jembatan dengan level banjir ekstrem.

  • Karakteristik Hidrologi: Mengadaptasi struktur dengan kekuatan arus Sungai Peusangan yang fluktuatif.

Dalam keterangannya, Menteri Dody juga menyampaikan salam hangat dari Presiden Prabowo Subianto untuk masyarakat Bireuen. Ia menegaskan bahwa kementeriannya memprioritaskan konektivitas sebagai urat nadi ekonomi.

“Insya Allah, pada kesempatan lain saya akan kembali ke sana. Yang jelas, negara selalu hadir dan siap berusaha semaksimal mungkin untuk mengurangi beban masyarakat,” pungkasnya.

Dengan langkah ini, diharapkan mobilitas warga Salah Sirong kembali normal dalam waktu dekat, sekaligus memastikan keamanan infrastruktur dari ancaman banjir susulan di masa mendatang.(Yonex)

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu