Manifes Simpang Siur dan Isak Tangis yang Pecah di Pintu Evakuasi Virgo Transport 8

Menanti Kepastian: Petunjuk manifes dan papan pencatatan korban di Posko SAR Nasional Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Hingga Minggu (13/9/2026) siang, fluktuasi data lapangan terus memicu ketegangan psikologis bagi keluarga penumpang.
 BANJARMASINJejak News, Ketidakpastian adalah siksaan terbesar dalam sebuah tragedi kemanusiaan. Ruang tunggu Pelabuhan Trisakti Banjarmasin mendadak berubah menjadi episentrum kecemasan massal pada Minggu (13/09/2026), ketika dinamika data dari tengah laut membalikkan harapan dalam hitungan jam. Kapal Virgo Transport 8 yang mengangkut 243 orang dilaporkan hilang kontak dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin, memicu operasi penyelamatan berskala besar di bawah komando SAR Nasional.
Hingga pukul 14.30 WITA, total 103 korban berhasil dievakuasi, namun angka kematian terkonfirmasi melonjak. Tim penyelamat menemukan enam korban meninggal dunia (MD), sebuah lompatan drastis dari laporan awal yang hanya mencatat satu korban jiwa.
Pergeseran dramatis ini bersumber dari pergerakan kapal Tug Boat (TB) TCP. Pada pukul 12.00 WITA, otoritas sempat mengumumkan enam korban yang diangkut kapal tersebut dalam kondisi selamat. Namun, saat proses identifikasi fisik dilakukan pada pukul 14.30 WITA, fakta di lapangan berbicara lain: dari enam orang di atas TB TCP, lima di antaranya dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia dan hanya satu orang yang selamat. Sementara itu, satu korban jiwa lainnya telah dievakuasi terlebih dahulu oleh TB Mauhaw IX.
Pengumuman pemutakhiran data tersebut seketika memicu histeria di posko utama. Bunga, keponakan dari salah satu penumpang, bergegas mendatangi pelabuhan dengan raut wajah pias setelah menerima panggilan darurat dari kerabatnya.
“Panik, syok. Langsung datang ke sini setelah diinfokan keluarga,” ujar Bunga dengan suara bergetar saat ditemui di lokasi, Minggu (13/09/2026).
Meski sempat didera kecemasan hebat, Bunga sedikit bernapas lega setelah mendapati nama pamannya masuk dalam daftar 22 penumpang pertama yang berhasil divalidasi dalam kondisi selamat. Kendati demikian, ia tetap berdiri di garis depan posko, menolak beranjak. “Semoga (semuanya) bisa dievakuasi dengan selamat,” tandasnya lirih.
Di tengah situasi yang sensitif, jagat maya sempat digegerkan oleh beredarnya rekaman video amatir yang memperlihatkan visualisasi beberapa korban meninggal di permukaan laut. Merespons hal tersebut, Kepala Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana, langsung mengambil tindakan tegas dengan meminta publik dan media massa menghentikan sirkulasi konten digital tersebut demi menjaga psikologis keluarga.
“Terkait dengan video-video yang beredar belum bisa kami pastikan karena kami harus dalami, kami harus validasi ya. Yang jelas informasi yang kami dapatkan terkait dengan jumlah korban itu sudah kami validasi totalnya adalah 103 orang,” tegas I Putu Sudayana dalam keterangan resminya.
Putu mengimbau secara persuasif kepada para jurnalis untuk tidak ikut mendistribusikan material visual yang belum terverifikasi secara hukum dan forensik.
“Jadi saya harapkan teman-teman wartawan jangan menyebarkan video-video yang memang sumbernya belum bisa kita klarifikasi… sehingga itu nanti akan membuat kebingungan atau keresahan di warga masyarakat,” sambungnya.
Daftar Resmi 22 Korban Selamat Teridentifikasi
Hingga pukul 14.00 WITA, Posko SAR Nasional KM Virgo Transport 8 baru merilis 22 nama penumpang yang dipastikan selamat dan berhasil dievakuasi ke daratan:
  • Abdul Kholik (Surabaya)
  • Anton (Malang)
  • Fauzan (Jawa Barat)
  • Haryono (Semarang)
  • Edi Setiyono (Sumatera)
  • Difa Saputra (Purbalingga)
  • Budi (Surabaya)
  • C. Abudin (Jawa Barat)
  • Widi (Jawa Barat)
  • Agus Munir (Jawa Barat)
  • Vepy (Sumenep)
  • Fauzi Ardiansyah (Malang)
  • Muhammad Vizat (Sidoarjo)
  • Boni Fasius (Flores)
  • Satya Bagus Saputra (Klungkung)
  • Ali (Flores)
  • Kurdi (Madura)
  • Dede Farandika (Banyuwangi/ABK)
  • Hensius Eko (NTT)
  • Munawi (Mojokerto)
  • Irwan Mujiono (Kediri)
  • Paeman (Sidoarjo)
Reporter:Faisal
Editor: Armand

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu