Menyongsong KTT BRICS 2026, Indonesia Suarakan Perombakan Sistem Multilateral untuk Keadilan Global

JEJAK-NEWS.COM-Indonesia kembali menegaskan komitmen strategisnya dalam percaturan geopolitik internasional dengan membawa misi besar pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026. Di tengah dinamika global yang sarat ketidakpastian, Jakarta secara konsisten mendorong penguatan ketahanan ekonomi, perbaikan tata kelola global, serta reformasi mendalam terhadap sistem multilateral yang dinilai belum sepenuhnya berpihak pada kepentingan negara-negara berkembang.

Langkah ini merefleksikan posisi politik luar negeri Indonesia yang independen dan aktif. Pemerintah memandang bahwa arsitektur global saat ini memerlukan penyegaran agar mampu merespons krisis multidimensional, mulai dari ketimpangan ekonomi global, disrupsi rantai pasok, hingga tantangan perubahan iklim. Melalui forum BRICS, Indonesia berupaya membangun jembatan kerja sama yang inklusif, memperkuat solidaritas Global South, serta memastikan suara negara berkembang diperhitungkan dalam pengambilan keputusan strategis tingkat dunia.

Reformasi sistem multilateral menjadi urgensi yang kerap disuarakan oleh para pembuat kebijakan nasional. Lembaga-lembaga keuangan internasional dan badan-badan PBB dinilai perlu direstrukturisasi agar lebih transparan, adil, dan representatif terhadap realitas geopolitik abad ke-21. Indonesia, dengan pertumbuhan ekonomi yang resilien dan pengaruh regional yang kuat, memposisikan diri sebagai aktor kunci yang membawa pesan perdamaian, kolaborasi ekonomi yang setara, dan pembangunan berkelanjutan bagi kesejahteraan bersama.(Yusuf)

Baca juga: Menko Airlangga Dampingi Presiden Prabowo Hadiri KTT BRICS Ke-18 di New Delhi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu