Intervensi Gizi dan Kesehatan, Menkes Ajak Gen Z Manfaatkan Pangan Lokal Lewat Gerakan “Makan Dengan Makna”

JN-Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia secara resmi meluncurkan gerakan nasional “Makan Dengan Makna” yang secara khusus membidik generasi muda, terutama Generasi Z (Gen Z). Langkah persuasif ini digaungkan sebagai upaya strategis pemerintah dalam mengubah pola konsumsi remaja masa kini, sekaligus mengajak mereka untuk lebih mengoptimalkan pemanfaatan sumber pangan lokal yang kaya akan nutrisi esensial.

Gerakan ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kasus gangguan kesehatan pada usia produktif yang dipicu oleh kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji serta pangan olahan tinggi gula, garam, dan lemak. Melalui kampanye “Makan Dengan Makna”, Kementerian Kesehatan ingin menanamkan kesadaran bahwa setiap makanan yang dikonsumsi harus memiliki fungsi nyata bagi kebugaran tubuh, bukan sekadar pemuas rasa lapar atau pemenuhan gaya hidup semata.

Pihak Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan hayati yang sangat melimpah berupa ragam pangan lokal yang mutu gizinya tidak kalah dari produk impor. Bahan makanan pokok alternatif, sayuran hijau daerah, hingga sumber protein hewani dan nabati nusantara dinilai memiliki kandungan vitamin dan mineral yang sangat baik untuk mencegah anemia, malnutrisi, serta obesitas sejak usia muda.

Baca juga: Kemenkes Lacak 100 Persen Kontak Erat Pasien, Percepat Eliminasi TB pada 2030

Melalui pendekatan digital yang adaptif dengan tren anak muda, pemerintah optimistis gerakan ini dapat memicu perubahan perilaku konsumsi secara masif di lingkungan sekolah maupun universitas. Sinergi bersama para kreator konten, pembuat kebijakan pendidikan, dan pelaku industri kuliner lokal diharapkan dapat mengubah citra pangan tradisional menjadi pilihan menu yang modern, sehat, serta membanggakan bagi generasi penerus bangsa.(Yonex)

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu