JN-Sektor pendidikan dan pelestarian kebudayaan dapat berjalan beriringan secara harmonis, salah satunya tercermin dalam konsep bangunan Sekolah Rakyat Cirebon. Fasilitas pendidikan ini mencuri perhatian publik karena menyajikan desain arsitektur yang unik dan sarat makna, menampilkan struktur gapura ikonik yang memadukan unsur filosofi tradisional dengan kebutuhan ruang belajar modern bagi anak-anak.
Perancangan visual gedung sekolah ini sengaja mengangkat kekayaan arsitektur lokal tanah Pasundan dan pesisir Cirebonan. Kehadiran gapura di gerbang utama menjadi daya tarik tersendiri karena mengadopsi corak batu bata merah khas keraton, yang memberikan kesan megah, kokoh, sekaligus ramah lingkungan, menciptakan atmosfer belajar yang teduh bagi para peserta didik.
Pihak pengelola bersama tim arsitek menjelaskan bahwa penataan ruang di dalam Sekolah Rakyat ini tetap mengedepankan fungsionalitas dan kenyamanan. Komponen material lokal diaplikasikan secara dominan pada bagian ventilasi udara dan pencahayaan alami, sehingga ruang kelas tidak memerlukan banyak energi listrik tambahan dan tetap terjaga kesegarannya sepanjang hari selama proses belajar mengajar berlangsung.
Melalui pendekatan estetika berbasis kearifan lokal ini, Sekolah Rakyat Cirebon diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai wadah transfer ilmu pengetahuan akademis belaka. Lingkungan sekolah yang sarat nilai budaya ini dirancang untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, mengenalkan akar sejarah daerah sejak usia dini, serta membentuk karakter generasi muda yang menghargai warisan leluhur bangsa.(Yonex)





