JN-Guna menyelaraskan visi dan memperkuat tata kelola sektor edukasi, Forum Komunikasi Publik (FKP) menggelar pertemuan strategis lintas sektor untuk menyatukan langkah dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berdaya saing global. Forum ini menjadi wadah serap aspirasi sekaligus instrumen koordinasi interaktif antara instansi pemerintah, praktisi pendidikan, akademisi, hingga perwakilan orang tua murid.
Pertemuan yang diinisiasi oleh kedinasan terkait ini bertujuan untuk memetakan tantangan mendasar di lapangan, mulai dari pemerataan sarana prasarana sekolah, standardisasi kompetensi guru, hingga sinkronisasi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja masa kini.
Pemanfaatan Forum Komunikasi Publik dinilai krusial sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas tata kelola pemerintahan, sehingga setiap kebijakan pendidikan yang dilahirkan tidak bersifat searah, melainkan berbasis pada kebutuhan riil masyarakat.
“Mewujudkan pendidikan yang bermutu tidak bisa bertumpu pada satu instansi saja, melainkan membutuhkan komitmen kolektif. Melalui Forum Komunikasi Publik ini, kita menyatukan persepsi dan langkah taktis agar setiap anak bangsa mendapatkan hak akses terhadap fasilitas dan mutu pembelajaran yang setara,” ungkap perwakilan penyelenggara forum, Senin (25/5/2026).
Salah satu fokus utama yang disepakati dalam forum tersebut adalah komitmen bersama untuk mengawal implementasi digitalisasi sekolah dan penguatan pendidikan karakter di tingkat dasar hingga menengah. Selain itu, FKP juga mendorong optimalisasi pengawasan anggaran pendidikan agar tepat sasaran dan bebas dari deviasi administrasi.
Seluruh pemangku kepentingan yang hadir menyambut positif hasil rumusan forum ini. Rekomendasi teknis yang dihasilkan dari diskusi kelompok terpumpun (focus group discussion) di dalam forum akan dirangkum menjadi dokumen kebijakan strategis bagi pemerintah daerah dan kementerian terkait.
Melalui konsistensi pelaksanaan Forum Komunikasi Publik ini, diharapkan kualitas indeks pembangunan manusia (IPM) di tanah air dapat terus meningkat secara berkelanjutan, sejalan dengan agenda besar pencapaian target generasi emas Indonesia.(Yonex)





