JN-Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Haza, memastikan kualitas infrastruktur fisik proyek Rehabilitasi dan Renovasi Sarana Prasarana Sekolah Rakyat Tahap II tetap terjaga sesuai spesifikasi teknis yang ditetapkan. Berdasarkan monitoring kedeputian teknis, saat ini realisasi progres kumulatif pembangunan di lapangan telah menyentuh angka rata-rata 59 persen.
Program Sekolah Rakyat Tahap II ini merupakan bagian dari agenda strategis nasional Kementerian PU guna mendukung percepatan peningkatan mutu pendidikan melalui penyediaan fasilitas ruang kelas dan sarana penunjang belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak.
Menteri Dody menegaskan bahwa pemenuhan target linimasa pengerjaan tidak boleh mengorbankan aspek keselamatan dan mutu material konstruksi. Standardisasi ketahanan gempa dan ketersediaan fasilitas sanitasi yang higienis menjadi tolok ukur utama yang wajib dipenuhi oleh seluruh mitra pelaksana di lapangan.
Baca juga: Pemkot Tangerang Sosialisasikan Layanan Sedot Tinja Resmi demi Jaga Sanitasi Lingkungan Sektor Usaha
“Kami terus melakukan pengawasan berlapis di seluruh titik lokasi proyek Sekolah Rakyat Tahap II ini. Dengan progres rata-rata yang kini sudah mencapai 59 persen, kami optimistis proyek berjalan tepat waktu. Namun yang paling krusial, kualitas beton, struktur atap, hingga instalasi utilitas dasar tidak boleh dikurangi sedikit pun demi keselamatan anak-anak kita,” ujar Menteri Dody, Senin (25/5/2026).
Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya membagi sasaran rehabilitasi ini pada wilayah-wilayah yang kondisi sarana pendidikannya mengalami kerusakan kategori sedang hingga berat, terutama di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Menteri PU menginstruksikan kepada tim pengawas lapangan dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) di masing-masing provinsi untuk tetap responsif mengevaluasi deviasi progres mingguan. Koordinasi aktif dengan dinas pendidikan setempat juga terus diperkuat agar proses transisi pemanfaatan gedung sekolah pasca-renovasi nanti dapat berjalan mulus tanpa mengganggu aktivitas belajar mengajar.(Yonex)
Baca juga: Tingkatkan Keamanan Berkendara, Pemkot Tangerang Rampungkan Perbaikan 195 Segmen Jalan dalam Sebulan





