JN-Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berhasil mengukir prestasi gemilang dalam ajang bergengsi Inabuyer Award 2026. Kemenpar dinobatkan sebagai kementerian dengan realisasi belanja produk Usaha Mikro dan Kecil (UMK) terbesar untuk Tahun Anggaran 2025. Penghargaan ini diserahkan langsung dalam rangkaian acara Inabuyer B2B2G Expo yang berlangsung di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Berdasarkan data yang dirilis, Kemenpar menunjukkan keberpihakan yang kuat terhadap produk dalam negeri dengan capaian realisasi belanja UMK mencapai 80 persen. Angka ini menegaskan posisi Kemenpar sebagai instansi pemerintah yang paling proaktif dalam menggerakkan roda ekonomi rakyat melalui pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari konsistensi seluruh jajaran kementerian dalam mengimplementasikan kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Ia menegaskan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan untuk produk UMK bukan sekadar transaksi administratif, melainkan investasi langsung untuk memperkuat ketahanan pelaku usaha kecil di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Baca juga: Capai Progres 92%, Bendungan Mbay Siap Perkuat Ketahanan Air dan Pangan di Nusa Tenggara Timur
Inabuyer Award 2026 sendiri merupakan bentuk apresiasi dari Kementerian UMKM Republik Indonesia bekerja sama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Penghargaan ini diberikan kepada instansi yang dinilai memiliki komitmen tertinggi dalam memprioritaskan penyedia lokal, guna mendorong kemandirian industri nasional di tengah kompetisi global.(Yonex)





