JN-Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah melakukan akselerasi pembangunan proyek Sekolah Rakyat (SR) Tahap II yang berlokasi di Kelurahan Bulurejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Hingga akhir April 2026, progres konstruksi fisik sekolah ini telah mencapai angka 38 persen dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada Juni 2026 agar siap digunakan menyambut tahun ajaran baru 2026/2027.
Proyek strategis nasional ini dibangun di atas lahan seluas 7,1 hektare dengan alokasi anggaran APBN senilai Rp214 miliar. Sekolah Rakyat Kulon Progo dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang mampu menampung hingga 1.080 peserta didik. Fasilitas yang disediakan mencakup ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium, sarana olahraga, serta asrama bagi siswa yang membutuhkan, guna menjamin akses pendidikan yang layak bagi masyarakat kurang mampu.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menekankan pentingnya percepatan proyek ini sebagai upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Untuk mengejar tenggat waktu yang tinggal dua bulan lagi, Kementerian PU melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis DIY telah menambah jumlah tenaga kerja menjadi 893 orang dan menerapkan sistem kerja paralel di beberapa zona konstruksi.
Struktur bangunan utama ditargetkan selesai pada awal Mei 2026, sehingga pengerjaan arsitektur, mekanikal, elektrikal, serta penataan lanskap bisa segera dilakukan secara simultan. Selain menjadi pusat pendidikan, proyek ini juga berdampak positif pada ekonomi lokal dengan menyerap hampir 1.000 pekerja dari wilayah sekitar. Pemerintah optimis bahwa dengan pengawasan ketat, kualitas bangunan akan tetap terjaga meski dalam tempo pengerjaan yang cepat.(Yonex)





