Menhan RI Teguhkan Semangat Nasionalisme dan Implementasi Sishankamrata di Hadapan Anggota DPRD

JN-Dalam upaya memperkuat fondasi pertahanan nasional dari tingkat akar rumput, Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) memberikan pengarahan mendalam kepada jajaran anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mengenai esensi nasionalisme dan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata), Rabu (22/4/2026).

Menhan menegaskan bahwa pertahanan negara bukan hanya tanggung jawab sektor militer semata, melainkan kerja kolaboratif seluruh elemen bangsa. DPRD, sebagai representasi rakyat di daerah, memiliki peran krusial dalam mengartikulasikan nilai-nilai kebangsaan ke dalam kebijakan lokal yang mendukung ketahanan wilayah.
“Nasionalisme bukan sekadar retorika, melainkan tindakan nyata dalam menjaga kedaulatan di daerah masing-masing. Sishankamrata menuntut kita untuk selalu siap dan terintegrasi, di mana rakyat adalah kekuatan utama yang didukung oleh sumber daya nasional yang dikelola dengan bijak,” ujar Menhan dalam forum strategis tersebut.
Pendekatan humanis dalam pertahanan juga menjadi sorotan. Menhan menekankan bahwa kesejahteraan rakyat adalah bagian yang tidak terpisahkan dari keamanan nasional. Ketika daerah mampu mengelola potensi dan menjaga stabilitas sosialnya, maka secara otomatis pilar pertahanan negara akan semakin kokoh. Sishankamrata, menurutnya, adalah bentuk kearifan lokal Indonesia dalam menghadapi ancaman modern yang semakin kompleks.
Melalui pertemuan ini, diharapkan para legislator daerah dapat menyerap visi pertahanan negara dalam penyusunan regulasi daerah, penganggaran, maupun pengawasan, sehingga tercipta sinkronisasi yang harmonis antara kepentingan pembangunan daerah dan kepentingan strategis nasional.(Yonex)

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu