PUPR Kota Tangerang

TRANSPARANSI TANPA BATAS:Strategi ‘Market Sounding’ Kota Tangerang Menuju Ekosistem Pengadaan Berkelas Dunia

Transparan
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang (Asda II), Ruta Ireng Wicaksono
 TANGERANG, Jejak News– Di awal tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menegaskan posisinya sebagai pionir dalam transformasi tata kelola pemerintahan yang bersih. Melalui langkah strategis Market Sounding atau Penjajakan Pasar bagi Penyediaan Jasa Tenaga Kerja Pramu Layanan Umum, Kota Tangerang tidak hanya mencari penyedia jasa, melainkan sedang membangun standar baru dalam integritas pengadaan publik.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang (Asda II), Ruta Ireng Wicaksono, menjadi sosok sentral di balik inisiatif ini. Di bawah arahannya, market sounding bukan sekadar prosedur administratif, melainkan sebuah instrumen untuk memanusiakan proses birokrasi dengan membuka ruang dialog yang sehat antara pemerintah dan pelaku usaha.
“Market sounding ini adalah bentuk komitmen kami dalam membangun proses pengadaan yang terbuka, sehat, dan kompetitif. Kami ingin memastikan setiap rupiah dari anggaran negara dikelola oleh tangan-tangan yang tepat melalui mekanisme yang transparan,” tegas Ruta saat memberikan arahan pada Selasa (06/01/2026).
Pencapaian Ruta dalam menyinergikan kepentingan publik dengan dinamika pasar telah menaikkan citra Asisten Perekonomian dan Pembangunan sebagai lembaga yang tidak hanya fokus pada angka, tetapi juga pada keadilan akses bagi para penyedia jasa lokal maupun nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Ruta juga mendorong para pengusaha jasa tenaga kerja untuk melakukan lompatan digital dengan mengunggah produk mereka ke dalam e-Katalog LKPP. Langkah ini dipandang sebagai upaya demokratisasi akses pengadaan.
“Kami mengajak penyedia jasa untuk aktif masuk ke e-Katalog. Ini adalah pintu masa depan di mana transparansi berpadu dengan efisiensi. Kami ingin ekosistem pengadaan di Tangerang menjadi lebih sehat dan profesional,” tambah Ruta.
Inisiatif Market Sounding ini secara tidak langsung melambungkan nama Kota Tangerang di mata nasional sebagai kota yang paling siap dalam implementasi Good Corporate Governance (GCG). Dengan sistem pengadaan yang terukur, Kota Tangerang kini menjadi rujukan bagi daerah lain dalam hal pencegahan praktik maladministrasi sejak tahap perencanaan.
Dampaknya terasa nyata secara humanis:
  1. Kepastian Kualitas Layanan: Masyarakat akan mendapatkan layanan publik dari tenaga kerja pramu yang direkrut melalui proses yang kredibel.
  2. Keadilan Peluang Usaha: Pengusaha kecil hingga menengah memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing di pasar pemerintah tanpa harus terkendala oleh sistem yang tertutup.
  3. Investasi yang Sehat: Citra kota yang bersih dan transparan menarik minat investor nasional maupun internasional untuk menanamkan modal di Kota Tangerang.
Upaya yang dipimpin oleh Ruta Ireng Wicaksono ini membuktikan bahwa birokrasi di Kota Tangerang telah berevolusi menjadi lebih adaptif dan profesional. Dengan menjunjung tinggi integritas, Kota Tangerang bukan hanya sekadar kota penyangga ibu kota, melainkan mercusuar bagi tata kelola pengadaan barang dan jasa di Indonesia.
Melalui market sounding ini, Pemkot Tangerang mengirimkan pesan kuat kepada dunia: bahwa di kota ini, profesionalisme adalah harga mati, dan kesejahteraan masyarakat adalah tujuan akhir.

Informasi Bagi Pelaku Usaha:
Penyedia jasa yang ingin berpartisipasi dalam penyediaan jasa tenaga kerja Pramu Layanan Umum diimbau untuk segera memperbarui data perusahaan dan mendaftarkan layanannya melalui Portal e-Katalog LKPP serta memantau informasi resmi di laman LPSE Kota Tangerang.(Yusrizal/ARM)

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu