JN-Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi memulai tahap awal pembangunan jembatan permanen Salah Sirong di Provinsi Aceh. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat untuk memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung percepatan pemulihan ekonomi masyarakat di daerah yang sebelumnya terkendala oleh keterbatasan akses transportasi.
Pembangunan jembatan ini ditujukan untuk menggantikan struktur sementara yang selama ini digunakan oleh warga setempat. Dengan konstruksi permanen, jembatan Salah Sirong diharapkan memiliki daya tahan yang lebih kuat terhadap beban kendaraan berat serta kondisi cuaca ekstrem, sehingga menjamin keamanan dan kenyamanan mobilitas warga serta kelancaran distribusi logistik.
“Kami sudah memasuki tahap persiapan lahan dan mobilisasi alat berat. Jembatan ini sangat strategis bagi warga Salah Sirong karena menjadi urat nadi penghubung antar desa dan kecamatan. Target kami adalah pengerjaan yang tepat mutu dan tepat waktu,” ujar perwakilan dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) setempat.
Baca juga: Pemerintah Pastikan Cadangan Beras Aman, Tekan Inflasi Pangan Jelang Idulfitri 1447 H
Selain mempermudah transportasi harian, kehadiran jembatan permanen ini diproyeksikan akan membuka peluang pengembangan potensi lokal, baik di sektor pertanian maupun perdagangan. Kementerian PU memastikan bahwa seluruh proses konstruksi akan mematuhi standar keamanan teknis yang ketat guna memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan infrastruktur di Aceh.(Yonex)







