JN-Istana Kepresidenan menunjukkan wajah yang inklusif pada perayaan Idulfitri 1447 H. Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi khusus agar masyarakat umum menjadi prioritas utama dalam acara Gelar Griya (Open House). Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, alur masuk bagi rakyat kecil didahulukan sebelum para pejabat tinggi dan tamu negara lainnya.
Keputusan ini diambil sebagai bentuk apresiasi Presiden kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah menjaga kedamaian bangsa. Sejak pagi hari, antrean warga yang mengular di sepanjang jalan menuju gerbang Istana disambut dengan pelayanan yang ramah dan tertata oleh pihak kepresidenan.
“Instruksi Bapak Presiden sangat jelas: dahulukan rakyat. Beliau ingin merayakan kemenangan ini bersama mereka yang selama ini menjadi detak jantung bangsa. Pejabat dan menteri menyusul setelah sesi bersama warga selesai,” ujar salah satu staf kepresidenan di lokasi.
Baca juga: Percepat Proyek Vital, Wamenhan Minta Satgas P2SP Potong Jalur Birokrasi yang Menghambat
Di dalam Istana, Presiden Prabowo tampak telaten menyalami satu per satu warga yang masuk. Beliau tidak segan untuk berhenti sejenak mendengarkan ucapan doa dari para lansia maupun candaan anak-anak. Suasana haru dan bangga menyelimuti ruangan saat warga dari berbagai profesi—mulai dari buruh, petani, hingga ojek daring—dapat merasakan kemegahan Istana secara langsung.
Selain jabat tangan, Presiden juga memastikan ketersediaan hidangan nusantara yang melimpah bagi seluruh tamu. Langkah memprioritaskan rakyat ini dipuji banyak pihak sebagai simbol kepemimpinan yang merakyat dan bentuk nyata dari pengabdian kepada konstituen.(Yonex)







