JN-Istana Kepresidenan Jakarta dipenuhi suasana hangat dan penuh kekeluargaan saat Presiden Prabowo Subianto menggelar acara Gelar Griya (Open House) dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 H. Sejak pagi buta, ribuan warga dari berbagai lapisan masyarakat telah memadati area luar Istana, antusias menantikan kesempatan untuk bersilaturahmi langsung dengan Kepala Negara.
Presiden Prabowo, yang tampil mengenakan pakaian koko putih dipadu peci hitam, tampak menyambut warga dengan ramah di beranda Istana. Tidak hanya sekadar berjabat tangan, Presiden beberapa kali terlihat berhenti sejenak untuk berbincang singkat, mengusap kepala anak-anak, hingga melayani permintaan swafoto dari warga yang hadir.
“Selamat Lebaran, mohon maaf lahir dan batin. Terima kasih sudah datang ke Istana,” ujar Presiden Prabowo saat menyapa rombongan warga yang mengular dengan tertib.
Baca juga: Percepat Proyek Vital, Wamenhan Minta Satgas P2SP Potong Jalur Birokrasi yang Menghambat
Acara Gelar Griya ini menjadi momen penting bagi masyarakat untuk merasakan kedekatan tanpa sekat dengan pemimpinnya. Warga yang datang tidak hanya berasal dari wilayah Jabodetabek, tetapi juga banyak yang sengaja datang dari luar kota demi merasakan suasana Idulfitri di jantung pemerintahan Indonesia.
Pihak Istana juga telah menyiapkan berbagai sajian kuliner khas Nusantara untuk dinikmati para tamu, mulai dari ketupat sayur hingga rendang, menambah kental nuansa kebersamaan. Pengamanan yang dilakukan oleh Paspampres pun berlangsung dengan pendekatan yang humanis, memastikan kelancaran arus warga tanpa mengurangi kekhidmatan acara.
Hingga siang hari, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Gelar Griya ini menjadi bukti nyata komitmen Presiden Prabowo untuk tetap menjaga komunikasi langsung dengan rakyat, menjadikan Idulfitri sebagai jembatan persatuan dan kegembiraan bagi seluruh bangsa.(Yonex)







