JN-Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menegaskan komitmennya dalam menjalankan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Hingga periode laporan terbaru, Kemkomdigi mencatatkan capaian tindak lanjut anggaran sebesar 91,48 persen, yang menunjukkan efektivitas pelaksanaan program kerja dalam mendukung akselerasi transformasi digital di Indonesia.
Capaian ini menjadi indikator bahwa sebagian besar alokasi dana telah tersalurkan secara tepat pada pos-pos strategis, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik. Fokus utama serapan ini meliputi pembangunan infrastruktur telekomunikasi di wilayah 3T, peningkatan kapasitas talenta digital, hingga penguatan sistem keamanan data nasional.
“Kami memastikan bahwa angka 91,48 persen ini bukan sekadar statistik serapan, melainkan manifestasi dari program yang tepat sasaran. Setiap rupiah dari anggaran Kemkomdigi harus memberikan dampak nyata bagi perbaikan kualitas layanan publik di ruang digital,” ujar perwakilan Kemkomdigi di Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Baca juga: Menkomdigi Beri Apresiasi: X dan Bigo Live Mulai Tunjukkan Kepatuhan Terhadap PP Tunas
Kemkomdigi juga terus memperketat pengawasan internal guna memastikan sisa anggaran yang berjalan tetap dilaksanakan sesuai dengan prinsip efisiensi. Integrasi sistem audit digital dilakukan untuk memantau realisasi di lapangan secara real-time, guna menghindari terjadinya tumpang tindih program maupun keterlambatan pengerjaan fisik infrastruktur.
Pemerintah berharap dengan performa anggaran yang solid ini, target kedaulatan digital Indonesia dapat tercapai lebih cepat. Masyarakat diharapkan dapat segera merasakan peningkatan kualitas jaringan internet yang lebih merata serta akses terhadap administrasi publik berbasis elektronik yang lebih mudah dan aman.(Yonex)
Baca juga: Menkomdigi Tegaskan Platform Digital Wajib Patuhi PP Tunas Demi Keamanan Anak di Siber







