JN-Melanjutkan momentum kesepakatan Agreement on Reciprocal Trade (ART), Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengadakan pertemuan eksklusif dengan 12 CEO perusahaan global terkemuka di Washington DC. Pertemuan strategis ini difokuskan pada percepatan investasi di sektor energi, teknologi tinggi, dan infrastruktur berkelanjutan untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional.
Para CEO dari sektor energi menyatakan komitmen mereka untuk mendukung ambisi swasembada energi Indonesia. Fokus utama investasi akan diarahkan pada pengembangan teknologi energi terbarukan dan penguatan rantai pasok hilirisasi mineral kritis.
“Kami menyambut baik visi Presiden Prabowo mengenai kedaulatan energi. Komitmen investasi senilai US$15 miliar yang telah dibicarakan sebelumnya mulai masuk ke tahap implementasi teknis melalui kemitraan dengan perusahaan-perusahaan besar ini,” ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang turut mendampingi Presiden.
Baca juga: Diplomasi Hangat di Washington: Pengakuan Trump atas Kepemimpinan Prabowo Subianto
Perusahaan teknologi global yang hadir menyatakan minat besar untuk membangun pusat desain dan manufaktur komponen elektronik di Indonesia. Hal ini merupakan dampak langsung dari kebijakan tarif nol persen untuk 1.819 pos tarif, termasuk semikonduktor, yang disepakati dalam perjanjian ART.
Pemerintah berkomitmen untuk memberikan kepastian hukum dan insentif fiskal guna memastikan ekosistem teknologi tinggi dapat tumbuh subur, didukung oleh kesiapan SDM dari program Sekolah Unggul Garuda.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menekankan bahwa investasi yang masuk harus bersifat inklusif dan mengedepankan kepentingan nasional. Ia menegaskan pentingnya transfer teknologi serta penggunaan tenaga kerja lokal.
Baca juga: Perkuat SDM Indonesia Emas, Presiden Prabowo Teken Perpres Sekolah Unggul Garuda
“Indonesia terbuka untuk bisnis, namun kami juga sangat selektif untuk memastikan bahwa kemitraan ini saling menguntungkan (win-win). Kami ingin investasi ini menciptakan lapangan kerja yang berkualitas bagi rakyat Indonesia,” tegas Presiden Prabowo di hadapan para pemimpin perusahaan dunia.(IMH)







