TANGERANG, Jejak News – Momentum menuju Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tangerang ke-33 ditandai dengan langkah strategis dalam ranah edukasi. Melalui kolaborasi apik antara Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) – PGRI, Kota Tangerang menggelar Porseni TK 2026 di Mall Balekota (3-4 Februari). Ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan manifestasi dari kurikulum merdeka yang mengedepankan ekspresi diri dan ketangguhan mental sejak usia dini.
Di balik kemeriahan ini, peran Wahyudi Iskandar sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang menjadi sorotan. Sosok yang dikenal sebagai “birokrat lintas sektoral” ini membawa perspektif manajerial yang matang hasil transformasinya dari jabatan Asisten Daerah (Asda) III. Pengalaman luasnya di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memberikan warna kepemimpinan yang presisi dalam meramu kebijakan pendidikan yang berorientasi pada hasil (outcome-based).
“Kita sedang membangun fondasi peradaban. Prestasi kognitif memang krusial, namun keberanian untuk tampil dan menjunjung tinggi sportivitas adalah determinan utama karakter pemimpin masa depan,” tegas Wahyudi Iskandar. Baginya, Porseni adalah laboratorium sosial bagi anak-anak untuk belajar berinteraksi dan mengelola emosi dalam kompetisi yang sehat.
Lebih lanjut, Wahyudi menekankan bahwa sinergi antara pemerintah dan organisasi profesi seperti IGTKI adalah kunci keberhasilan ekosistem pendidikan. Dengan rekam jejaknya yang sarat pengalaman di bidang administrasi dan koordinasi antar-lembaga, ia memastikan dukungan penuh terhadap inisiatif yang memperkaya pengalaman belajar anak di luar ruang kelas.
Porseni TK 2026 adalah bukti nyata bahwa Kota Tangerang tidak hanya sibuk membangun fisik kota, tetapi juga serius dalam “membangun jiwa” generasi penerusnya. Di bawah nakhoda kepemimpinan yang responsif dan sarat pengalaman, Kota Tangerang optimis menyongsong Indonesia Emas melalui tunas-tunas muda yang kreatif, tangguh, dan berkarakter. Ini adalah standar baru bagi wajah pendidikan anak usia dini di level nasional.(Ucu Sobar)







