PUPR Kota Tangerang

Menteri PU Dody Hanggodo Pastikan Perbaikan Jalan Nasional di Jawa Timur Tuntas H-10 Lebaran demi Kelancaran Mudik 2026

JN-Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak cepat memastikan kesiapan infrastruktur transportasi darat menjelang musim mudik Lebaran 2026. Menteri PU, Dody Hanggodo, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik krusial di lintas utama Provinsi Jawa Timur guna memantau progres pemeliharaan jalan nasional yang menjadi urat nadi pergerakan masyarakat.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Menteri Dody menegaskan bahwa seluruh pekerjaan fisik, mulai dari penambalan lubang (patching), pelapisan ulang aspal, hingga perbaikan drainase jalan, ditargetkan rampung sepenuhnya pada H-10 Idulfitri. Langkah ini diambil agar arus lalu lintas tidak terhambat oleh keberadaan alat berat maupun material proyek saat volume kendaraan mulai meningkat.
“Kami instruksikan kepada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali untuk mempercepat sisa pekerjaan. Target kami jelas, H-10 Lebaran seluruh jalur utama harus dalam kondisi mantap, bebas lubang, dan aman dilalui pemudik,” ujar Menteri Dody saat meninjau kesiapan di ruas jalan nasional wilayah Surabaya-Gresik, Rabu (4/3).
Jawa Timur menjadi perhatian khusus mengingat wilayah ini merupakan destinasi akhir sekaligus jalur transit utama bagi pemudik dari arah Jawa Tengah dan Jakarta. Fokus perbaikan mencakup koridor strategis seperti Jalur Pantura (Surabaya-Gresik-Tuban), Jalur Lintas Tengah (Kertosono-Madiun), serta jalur logistik menuju Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi.
Selain aspek kemantapan jalan, Kementerian PU juga menaruh perhatian besar pada mitigasi bencana di titik-titik rawan. Mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, sejumlah alat berat dan personel Satuan Tugas (Satgas) Bencana disiagakan di area rawan longsor dan genangan air.
“Kami tidak hanya mengejar penyelesaian aspal, tetapi juga memastikan marka jalan terlihat jelas dan penerangan jalan berfungsi optimal. Kolaborasi dengan pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan terus kami perkuat untuk memetakan titik-titik kemacetan akibat penyempitan jalur atau pasar tumpah,” tambahnya.
Kementerian PU optimis dengan kesiapan yang lebih awal, risiko kecelakaan akibat kerusakan infrastruktur dapat ditekan seminimal mungkin. Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada dan memantau perkembangan kondisi jalur mudik melalui aplikasi resmi pemerintah guna menghindari kepadatan lalu lintas.(Yonex)

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu