JN-Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menegaskan bahwa bulan suci Ramadhan 1447 H harus menjadi momentum bagi seluruh jajaran Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk melakukan transformasi total pada layanan kepemudaan. Dalam acara buka puasa bersama pegawai Kemenpora di Jakarta, Erick menyampaikan bahwa perubahan pola pikir dan budaya kerja menjadi kunci utama agar program-program kementerian tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi generasi muda Indonesia. Menurutnya, semangat Ramadhan yang mengajarkan disiplin dan kejujuran harus tecermin dalam profesionalisme pelayanan publik.
Menpora Erick Thohir menekankan pentingnya modernisasi layanan kepemudaan melalui integrasi digital agar akses terhadap bantuan wirausaha, pelatihan kepemimpinan, hingga fasilitas olahraga menjadi lebih transparan dan mudah dijangkau. Ia tidak ingin Kemenpora hanya menjadi lembaga administratif, melainkan harus menjadi wadah inkubasi yang mendukung kreativitas dan ekonomi kreatif pemuda. Melalui momentum refleksi diri di bulan puasa ini, Erick mengajak seluruh ASN di lingkungan Kemenpora untuk meningkatkan akuntabilitas kinerja guna mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui penguatan sumber daya manusia muda yang unggul dan berdaya saing global.(Yonex)







