JN-Menteri Pertahanan (Menhan) melakukan kunjungan kerja ke Markas Batalyon Infanteri (Yonif) TP 845/Ksatria Satam. Dalam arahannya di depan ratusan prajurit, Menhan menegaskan bahwa eksistensi TNI tidak hanya terbatas pada fungsi pertahanan negara, tetapi juga harus memberikan dampak konkret bagi stabilitas keamanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tugasnya.
Menhan menyampaikan bahwa prajurit TNI adalah garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan rakyat. Oleh karena itu, sinergi antara aparat keamanan dan warga lokal menjadi kunci utama dalam menjaga kedaulatan NKRI, terutama di wilayah-wilayah strategis.
“TNI harus menjadi solusi, bukan beban bagi rakyat. Kehadiran kalian di Yonif TP 845/Ksatria Satam ini harus dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar. Jaga keamanan, bantu kesulitan rakyat, dan jadilah pelopor dalam kegiatan-kegiatan sosial yang membangun,” tegas Menhan dalam sambutannya.
Baca juga: Menteri Dody Turun ke Jalur Lintas Sumatera, Pastikan Perbaikan Jalan Rampung Sebelum Lebaran
Selain memberikan pengarahan, Menhan juga meninjau kesiapan sarana dan prasarana (sarpras) di dalam batalyon, mulai dari barak prajurit hingga alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam). Ia berjanji akan terus memperjuangkan modernisasi fasilitas militer guna menunjang profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugas operasi maupun tugas kemanusiaan.
Kunjungan ini diakhiri dengan sesi dialog bersama para perwira dan prajurit untuk menyerap aspirasi terkait tantangan lapangan yang dihadapi. Menhan berharap Yonif TP 845/Ksatria Satam terus menjaga prestasi dan kedisiplinan sebagai satuan kebanggaan masyarakat setempat.(Yonex)
Baca juga: Atasi Longsor Aceh Tengah, Menteri Dody Instruksikan Perkuatan Lereng Secara Permanen







