JN-Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Kasatgas PRR) menegaskan bahwa pemerintah kini memfokuskan seluruh sumber daya untuk mempercepat pemulihan di wilayah prioritas pascabencana. Fokus utama diarahkan pada pembangunan kembali infrastruktur vital dan normalisasi layanan publik guna memastikan aktivitas sosial-ekonomi masyarakat kembali stabil.
Dalam arahannya, Kasatgas menekankan bahwa wilayah dengan tingkat kerusakan paling parah mendapatkan prioritas dalam alokasi material konstruksi dan pengerahan tenaga ahli. Percepatan ini mencakup perbaikan jembatan penghubung yang terputus, pembersihan material longsor secara menyeluruh, serta pembangunan kembali fasilitas kesehatan primer agar akses medis tidak lagi bergantung pada posko darurat.
Selain perbaikan fisik, Satgas PRR juga memberikan perhatian khusus pada pemulihan jaringan air bersih dan sanitasi di kawasan pemukiman penduduk. Tim teknis di lapangan diinstruksikan untuk memastikan bahwa setiap unit hunian yang dibangun kembali telah memenuhi standar ketahanan bencana, guna meminimalisir risiko dampak di masa mendatang.
Pemerintah daerah di wilayah prioritas diminta untuk terus bersinergi dalam pemutakhiran data kerusakan agar distribusi bantuan dan pengerjaan proyek rehabilitasi tepat sasaran. Dengan koordinasi yang lebih ketat, Satgas optimis bahwa target pemulihan fungsi pelayanan publik di zona merah dapat tuntas dalam waktu dekat sehingga masyarakat dapat segera beraktivitas dengan normal.(Yonex)







