PUPR Kota Tangerang

Jamin Keselamatan Pemudik, Menkes Budi Gunadi Pastikan RS Seluruh Indonesia Siaga 24 Jam Selama Lebaran 2026.

JN-Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa seluruh Rumah Sakit (RS) di Indonesia, khususnya RS Rujukan dan RS di jalur mudik, tetap dalam posisi siaga penuh untuk menangani kondisi darurat selama libur Lebaran 1447 Hijriah. Langkah ini diambil guna memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang cepat dan tepat di tengah lonjakan mobilitas arus mudik dan balik tahun 2026.

Menkes Budi Gunadi menyampaikan bahwa sistem penanganan gawat darurat terpadu telah diinstruksikan untuk beroperasi 24 jam tanpa henti. Tenaga medis, mulai dari dokter spesialis, perawat, hingga petugas penunjang, telah diatur jadwal piketnya agar pelayanan di Unit Gawat Darurat (UGD) dan ruang intensif tetap berjalan optimal.

“Penyakit dan kecelakaan tidak mengenal waktu libur. Oleh karena itu, saya instruksikan seluruh direktur rumah sakit untuk memastikan ketersediaan oksigen, obat-obatan darurat, serta kesiapan ruang operasi dan rawat inap selama periode Lebaran ini,” ujar Menkes Budi Gunadi di Jakarta, Jumat (27/03/2026).

Baca juga: Kemenag Percepat Perumusan Strategi Pengadaan dan Mutasi ASN demi Efisiensi Layanan

Selain kesiapan internal RS, Kementerian Kesehatan juga memperkuat koordinasi dengan layanan ambulans motor dan mobil di titik-titik rawan kecelakaan. Hal ini bertujuan untuk mempercepat waktu respons (response time) sejak kejadian hingga pasien tiba di fasilitas kesehatan terdekat.

Menkes juga menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap penyakit musiman dan kelelahan ekstrem yang sering dialami pemudik. RS di daerah tujuan mudik telah diminta untuk mengantisipasi lonjakan pasien non-kecelakaan, seperti penderita hipertensi atau gangguan pencernaan yang kerap meningkat pascaperayaan hari raya.

Dengan kesiapsiagaan rumah sakit yang merata di seluruh jalur mudik dan balik, Pemerintah berkomitmen memberikan rasa aman bagi warga. Masyarakat diimbau untuk segera mencari bantuan medis di posko kesehatan terdekat atau rumah sakit jika merasakan gejala kesehatan yang memburuk selama perjalanan.(Yonex)

Baca juga: Pasca-Lebaran Banjir Pendaftaran Nikah, Kemenag Jamin Layanan KUA Tetap Prima Meski WFA

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu