JN-Sebuah momen diplomasi yang tidak biasa terekam saat Presiden Prabowo Subianto secara pribadi mengantarkan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim, menuju Bandara Halim Perdanakusuma. Langkah ini dianggap lebih dari sekadar protokol kenegaraan, melainkan sebuah simbol kedekatan personal yang sangat kuat antara dua pemimpin bangsa serumpun.
Selama perjalanan menuju bandara, keduanya tampak berbincang akrab di dalam kendaraan yang disetir langsung oleh Presiden Prabowo. Gestur ini menunjukkan betapa cairnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Malaysia di bawah kepemimpinan saat ini. PM Anwar Ibrahim pun menyampaikan apresiasinya atas keramahtamahan luar biasa yang diberikan selama kunjungannya di Indonesia.
“Ini adalah bentuk penghormatan dan persahabatan yang tulus. Hubungan Indonesia dan Malaysia bukan sekadar tetangga, tapi saudara,” ungkap salah satu pejabat istana yang mendampingi.
Baca juga: Menelaah Peran Strategis Mojtaba Khamenei dalam Struktur Kekuatan Iran
Keakraban ini diharapkan menjadi sinyal positif bagi penguatan kerja sama di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, perlindungan pekerja migran, hingga stabilitas keamanan di kawasan Asia Tenggara. Pertemuan ini ditutup dengan jabat tangan hangat sebelum PM Anwar Ibrahim bertolak kembali ke Kuala Lumpur.(Yonex)







