JN-Pemerintah Indonesia resmi memperkuat sinergi konservasi satwa liar dengan Jepang melalui program breeding loan (peminjaman untuk pengembangbiakan) satwa ikonik, Komodo (Varanus komodoensis). Langkah strategis ini bertujuan untuk menjaga keberlangsungan populasi kadal terbesar di dunia tersebut di kancah internasional.
Melalui skema kerja sama ini, sejumlah individu Komodo akan ditempatkan di lembaga konservasi ternama di Jepang untuk menjalani program pengembangbiakan terkontrol. Hal ini dilakukan guna memperkaya keragaman genetik serta sebagai upaya mitigasi terhadap risiko kepunahan di habitat aslinya akibat perubahan iklim atau ancaman penyakit.
“Kerja sama ini bukan sekadar peminjaman satwa, melainkan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi konservasi antara kedua negara. Jepang memiliki rekam jejak yang baik dalam manajemen kebun binatang dan riset satwa,” ujar juru bicara kementerian terkait dalam seremoni kesepakatan tersebut.
Baca juga: Lawan Bara Gambut, Manggala Agni Fokus Pendinginan Lahan di Riau.
Indonesia memastikan bahwa hak kepemilikan atas Komodo beserta keturunannya tetap berada di tangan Pemerintah Indonesia. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran global mengenai pentingnya perlindungan satwa endemik Indonesia sekaligus mempererat hubungan diplomatik kedua negara di bidang lingkungan hidup.(Yonex)







