TANGERANG, Jejak News– Merespons dinamika atmosfer yang fluktuatif di wilayah penyangga ibu kota, Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) merilis imbauan strategis bagi seluruh lapisan masyarakat. Berdasarkan analisis data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kota Tangerang diprediksi akan memasuki fase transisi cuaca dari hujan intensitas ringan-sedang menuju kondisi dominan berawan sepanjang pekan pertama Maret 2026.
Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menekankan bahwa periode Senin (2/3) hingga Rabu (4/3) menjadi fase krusial dengan potensi hujan ringan yang disertai tingkat kelembapan udara mencapai 97%. Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra, khususnya terhadap dampak angin kencang yang berisiko menyebabkan pohon tumbang serta gangguan pada infrastruktur publik.
“Pendekatan kita adalah mitigasi preventif. Kami mengajak warga untuk memastikan kanal-kanal drainase di lingkungan masing-masing berfungsi optimal. Kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan saluran air adalah kunci utama meminimalisir risiko genangan di tengah intensitas hujan yang masih konsisten mengguyur di awal pekan,” ujar Mahdiar pada Senin (2/3/2026).
Memasuki paruh kedua pekan, mulai Kamis hingga Minggu, cuaca diprakirakan akan berangsur stabil dengan suhu udara yang lebih sejuk di kisaran 23–27°C. Meski demikian, BPBD Kota Tangerang memastikan seluruh personil dan armada tetap dalam status siaga 24 jam. Transformasi layanan darurat melalui integrasi Call Center 112 menjadi manifestasi komitmen pemerintah untuk hadir secara cepat dan presisi di tengah masyarakat saat terjadi situasi kontingensi.
Ketangguhan kota dalam menghadapi tantangan hidrometeorologi sangat bergantung pada sinergi antara kesiapsiagaan pemerintah dan responsivitas masyarakat. Dengan memantau prakiraan cuaca secara berkala dan menjalankan langkah-langkah mitigasi mandiri, kita bersama-sama mewujudkan Kota Tangerang yang lebih aman dan tangguh bencana. Laporkan setiap kondisi darurat melalui kanal resmi untuk memastikan percepatan penanganan demi keselamatan seluruh warga.( Inka Indrianiska)







