PUPR Kota Tangerang

Berita Pusat Menag Resmi Melantik 16 Pejabat Eselon II di Lingkungan Kementerian Agama Menag Resmi Melantik 16 Pejabat Eselon II di Lingkungan Kementerian Agama

JN-Menteri Agama Nasaruddin Umar, melantik 16 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kementerian Agama pada Selasa 30 desember 2025 di Kantor Kementerian Agama, Jakarta. Pelantikan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola birokrasi serta meningkatkan mutu layanan keagamaan dan pendidikan di berbagai satuan kerja Kementerian Agama.

Dari enam belas pejabat yang dilantik, empat di antaranya berasal dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu dan perguruan tinggi keagamaan Hindu negeri, yang memiliki peran penting dalam pembinaan umat serta pengembangan pendidikan Hindu secara nasional. Keempat pejabat tersebut adalah:

1. Ida Bagus Ketut Drana Arimbawa, S.Pd., M.Si., dilantik sebagai Direktur Urusan Agama Hindu Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama;

Baca juga: Ngaji Hikam Bersama KH Ma’ruf Amin, Wali Kota Depok Harap Berkah bagi Kota

2. Dr. I Gusti Made Sunartha, S.Ag., M.M., dilantik sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali;

3. Dr. I Nyoman Dayuh, S.Ag., M.Si., dilantik sebagai Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar;

4. Ni Wayan Pujiastuti, S.H., M.Si., dilantik sebagai Kepala Biro Akademik, Keuangan, dan Umum Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja.

Baca juga: Muhammadiyah Orkestrasi Solusi Isu Perikanan Nasional

Dalam arahannya, Menteri Agama menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, serta mengedepankan profesionalisme dan etika pelayanan publik.

Menurutnya, ekspektasi masyarakat terhadap Kementerian Agama semakin tinggi, sehingga setiap pejabat dituntut mampu menjadi teladan, bekerja secara transparan, dan responsif terhadap kebutuhan umat.

Selain pejabat dari lingkungan Ditjen Bimas Hindu dan perguruan tinggi keagamaan Hindu, pelantikan ini juga mengukuhkan 12 pejabat lainnya yang mengisi berbagai posisi strategis di lingkungan Kementerian Agama dan perguruan tinggi keagamaan negeri, yaitu:

1. Dr. H. Muhammad Yunus, S.Ag., M.Ag., dilantik sebagai Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan Institut Agama Islam Negeri Bone;

2. Dr. Junaidin, S.Ag., M.A., dilantik sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah;

3. Dr. H. Musta’in Ahmad, S.H., M.H., dilantik sebagai Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta;

4. H. Nugraha Stiawan, S.Sos.I., M.Ak., CGCAE., dilantik sebagai Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto;

5. Dr. H. Muchlis Muhammad Hanafi, Lc., M.A., dilantik sebagai Direktur Penerangan Agama Islam Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam;

6. M. Arfi Hatim, M.Ag., dilantik sebagai Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pembangunan Bidang Agama Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia;

7. H. Ahmadun, S.Ag., M.Pd., dilantik sebagai Inspektur I Inspektorat Jenderal Kementerian Agama;

8. Dr. Khoirul Huda Basyir Habibullah, S.Ag., M.Si., dilantik sebagai Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Agama;

9. Kastolan, S.Pd., M.Si., CGCAE., dilantik sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Penganggaran Sekretariat Jenderal Kementerian Agama;

10. Muhamad Iqbal, S.E., M.M., dilantik sebagai Inspektur V Inspektorat Jenderal Kementerian Agama;

11. Dr. H. Wahid Arbani, S.Ag., M.S.I., dilantik sebagai Kepala Biro Umum, Akademik, Perencanaan, dan Keuangan Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan;

12. Dr. H. M. Arsyad Ambo Tuo, M.Ag., dilantik sebagai Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan Universitas Islam Negeri Palopo.

Melalui pelantikan ini, Menteri Agama berharap seluruh pejabat yang dilantik mampu menjalankan amanah secara optimal, memperkuat sinergi lintas unit kerja, serta menghadirkan pelayanan keagamaan dan pendidikan yang semakin berkualitas, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan umat serta bangsa.(IMH)

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu