JN-Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) terus mempercepat pemeliharaan periodik dan penanganan perkerasan jalan di Ruas Tol Jakarta–Tangerang. Langkah rekonstruksi ini diambil guna menjaga standar pelayanan minimal (SPM) jalan tol serta memastikan keselamatan dan kenyamanan para pengguna jalan dari risiko kecelakaan akibat kerusakan aspal.
Ruas Tol Jakarta–Tangerang merupakan salah satu urat nadi transportasi logistik dan komuter tersibuk di wilayah Jabodetabek. Tingginya volume kendaraan berat (Over Dimension Over Load/ODOL) serta faktor cuaca ekstrem menuntut adanya perkuatan struktur perkerasan jalan secara berkala.
Pekerjaan pemeliharaan ini meliputi scrapping (pengelupasan aspal lama), filling (pengisian aspal baru), dan overlay (pelapisan ulang), serta rekonstruksi perkerasan beton di beberapa titik krusial. Guna meminimalisir kemacetan, pengerjaan fisik di lapangan diatur secara ketat untuk dilakukan pada jendela waktu lalu lintas rendah (window time), yakni pada malam hingga dini hari.
“Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas tertinggi kami. Percepatan penanganan perkerasan di Tol Jakarta–Tangerang ini dilakukan secara presisi untuk mengembalikan kerataan jalan dan mencegah potensi kecelakaan akibat jalan berlubang atau bergelombang,” ujar perwakilan teknis dari Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PU di Jakarta, Sabtu (28/03/2026).
Selain perbaikan aspal, tim di lapangan juga melakukan pembersihan saluran drainase jalan tol untuk mencegah terjadinya genangan air (aquaplaning) saat hujan lebat turun. Rambu-rambu pengaman dan petugas pengatur lalu lintas disiagakan di sepanjang area kerja untuk memandu pengendara dengan aman.
Pemerintah mengimbau para pengguna jalan tol untuk tetap mematuhi batas kecepatan berkendara dan selalu waspada saat melintasi area pemeliharaan jalan. Sinergi antara pemeliharaan infrastruktur yang cepat dan kedisiplinan pengendara diyakini akan menekan angka fatalitas kecelakaan di jalan bebas hambatan secara signifikan.(Yonex)







