PUPR Kota Tangerang

Implementasi Asta Cita 6: Wamen LH Pacu Desa Seluruh Nusantara Jadi Garda Terdepan Pengelolaan Sampah dan Mitigasi Iklim

JN-Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Diaz Hendropriyono, menegaskan urgensi peran desa sebagai pilar utama dalam sistem pengelolaan sampah nasional dan ketahanan iklim global. Dalam peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang dipusatkan di Desa Butuh, Kabupaten Boyolali. Langkah ini merupakan wujud nyata implementasi Asta Cita 6 Presiden RI untuk membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan, dengan mengintegrasikan inovasi pengelolaan sampah ke dalam pembangunan desa guna memastikan nilai-nilai Adipura tetap terimplementasi secara konsisten di seluruh pemerintah daerah di Indonesia.

Pentingnya inovasi di tingkat desa menjadi sorotan utama mengingat peran desa sebagai garda terdepan dalam menghadapi tantangan lingkungan. Wamen Diaz mengingatkan bahwa standar kebersihan di tingkat desa akan menjadi variabel krusial dalam penilaian prestasi lingkungan di tingkat daerah. Dalam arahannya, beliau menekankan kaitan erat antara kreativitas pengelolaan sampah di desa dengan apresiasi nasional.

“KLH sedang melakukan penilaian untuk penghargaan Adipura bagi pemerintah daerah di seluruh Indonesia, oleh karena itu kita harus meningkatkan inovasi pengelolaan sampah di Desa.” tegas Wamen Diaz.

Baca juga: Wamen LH: Merawat Alam Adalah Amanat Konstitusi demi Melindungi Bangsa

Sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen lokal, Wamen LH menyerahkan penghargaan kepada tiga desa pemenang Lomba Inovasi Pengelolaan Sampah Desa, yaitu Juara I Desa Gemawang (Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah), Juara II Desa Kertayasa (Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat), serta Juara III Desa Gulingan (Kabupaten Badung, Provinsi Bali). Keberhasilan desa-desa ini diharapkan menjadi standar baru bagi seluruh desa di nusantara dalam menerapkan prinsip ekonomi sirkular dan zero waste demi mewujudkan lingkungan yang asri dan berkelanjutan.

“Selamat kepada para pemenang, inovasi seperti ini harus dicontoh oleh desa-desa lain, kita bangun Indonesia bersih dari Desa yang bersih.” kata Diaz.

Melalui penghargaan tersebut, KLH/BPLH berupaya mendorong seluruh pemerintah desa agar terus berinovasi dalam mengelola sampah secara mandiri dan efektif. Hal ini selaras dengan mandat kepala negara untuk memperkuat pembangunan dari pinggiran yang mencakup aspek kesehatan lingkungan hidup. Terkait hal tersebut, Wamen Diaz kembali menegaskan komitmen institusinya dalam menjalankan visi pembangunan nasional.

Baca juga: Perhutani Balapulang Pererat Silaturahmi dengan Pensiunan untuk Perkuat Kebersamaan

“Semoga kami bisa menjalankan amanah Presiden untuk membangun dari desa dan dari bawah dan juga jangan lupa membangun pengelolaan sampahnya.” ujar Wamen Diaz.

Dalam momentum yang sama, KLH/BPLH juga menerima pengakuan atas keberhasilan program Desa Garda Iklim Nasional. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal atas dedikasi KLH dalam mendorong desa dan komunitas lokal menjadi garda terdepan dalam menghadapi perubahan iklim melalui aksi adaptasi dan mitigasi iklim yang nyata. Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa ini merupakan bagian dari peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang telah berlangsung sejak 10 Januari 2026, dengan puncak kegiatan pada 15 Januari 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan Menteri dan Wakil Menteri, di antaranya Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Perdagangan Budi Santoso, hingga Raffi Ahmad sebagai Utusan Khusus Presiden. Kehadiran sejumlah pimpinan daerah, seperti Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, hingga Bupati Boyolali Agus Irawan, memperkuat sinergi lintas sektor dalam pembangunan lingkungan.

Di akhir sambutannya, Wamen Diaz memberikan apresiasi terhadap capaian daerah yang telah menunjukkan dedikasi pada kebersihan lingkungan.

“Saya apresiasi saya lihat Boyolali salah satu yang pengelolaan sampahnya bagus.” Ujar Diaz menutup sambutannya.(IMH)

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu