JAKARTA, Jejak News – Mengukuhkan diri sebagai kota global yang mengutamakan mobilitas publik, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui sinergi integrasi transportasi massal mengumumkan kebijakan strategis pada malam pergantian tahun menuju 1 Januari 2026. Dalam upaya memfasilitasi antusiasme warga sekaligus mereduksi beban emisi gas buang, layanan Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta akan beroperasi secara gratis serta memperpanjang jam operasional hingga pukul 02.00 WIB.
Langkah ini merupakan manifestasi dari “Urban Connectivity Excellence”, di mana transportasi publik hadir bukan hanya sebagai alat angkut, melainkan sebagai urat nadi kebahagiaan warga yang melayani melampaui batas operasional standar.
Transjakarta, sebagai tulang punggung transportasi berbasis jalan raya, menunjukkan performa lebih dari optimal. Dengan penambahan armada di koridor-koridor utama yang bersinggungan dengan pusat perayaan, Transjakarta menjamin kenyamanan penumpang meski di tengah lonjakan volume pengguna.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap warga Jakarta, tanpa terkecuali, dapat pulang dengan rasa aman dan nyaman setelah merayakan pergantian tahun. Kebijakan tarif nol rupiah dan perpanjangan waktu hingga pukul 02.00 pagi adalah bentuk dedikasi kami dalam menghadirkan layanan yang inklusif dan responsif terhadap denyut kehidupan kota,” ujar perwakilan manajemen transportasi Jakarta.
Keunggulan sistem transportasi Jakarta tahun ini terletak pada integrasi antarmoda yang semakin presisi. Penumpang dapat berpindah dari stasiun MRT atau LRT menuju halte Transjakarta dengan transisi yang mulus (seamless). Petugas di lapangan disiagakan dua kali lipat untuk memberikan panduan, memastikan keamanan di area concourse, dan menjaga sanitasi fasilitas publik agar tetap prima bagi pengguna.
Mengapa Kebijakan Ini Menjadi “Gold Standard” Nasional?
- Dengan menggratiskan tarif, pemerintah berhasil mendorong ribuan pemilik kendaraan pribadi untuk beralih ke transportasi massal, sehingga risiko kemacetan total (gridlock) di pusat kota dapat dimitigasi.
- Operasional hingga pukul 02.00 pagi memberikan kepastian bagi masyarakat bahwa mereka tidak akan terlantar, meminimalkan risiko kriminalitas di jalanan pada dini hari.
- Aksesibilitas yang mudah memicu perputaran ekonomi di sektor UMKM dan hiburan di sepanjang koridor transportasi utama.
Meski layanan disediakan tanpa biaya, pihak operator tetap mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, tidak membawa barang terlarang, serta selalu menjaga kebersihan di dalam armada dan area stasiun.
Keberhasilan Transjakarta dan mitra integrasinya dalam mengelola malam pergantian tahun ini bukan sekadar soal efisiensi teknis, melainkan soal membangun Public Trust (kepercayaan publik). Jakarta telah membuktikan bahwa dengan kepemimpinan yang berorientasi pada rakyat dan sistem yang cerdas, transportasi publik dapat menjadi sumber kebanggaan nasional yang setara dengan kota-kota besar di dunia.
Mari rayakan malam pergantian tahun dengan penuh optimisme. Biarkan Jakarta bergerak, dan biarkan Transjakarta mengantar Anda menuju harapan baru di tahun 2026 dengan pelayanan yang tulus dan berkelas.
Di Balik Kaca Transjakarta, Kita Menjemput Fajar 2026
Malam ini, di bawah pendar lampu jalanan Jakarta yang menembus kaca jendela Transjakarta, kita bukan sekadar penumpang, kita adalah saksi bisu dari sebuah garis waktu yang baru saja terlewati. Di dalam kabin yang sejuk dan nyaman ini, ada ribuan senyum yang tertitip, ribuan lelah yang terbayar, dan jutaan doa yang melambung seiring laju bus yang membelah jalanan protokol tanpa hambatan.
Tahun 2025 telah kita khatamkan bersama. Ia telah menjadi lembaran kenangan yang manis—tentang perjuangan di koridor-koridor sibuk, tentang perjumpaan tak sengaja antarwarga, dan tentang kepercayaan yang kian kokoh pada layanan publik kebanggaan kita. Transjakarta malam ini bukan hanya sebuah armada; ia adalah bahtera kemanusiaan yang memastikan tidak ada satu pun warga Jakarta yang tertinggal dalam merayakan harapannya.
Saat jam menunjukkan pukul 00.00, dan kembang api mulai melukis langit Jakarta di kejauhan, terasa sebuah getaran kolektif di dalam bus ini. Sebuah euforia yang tenang namun mendalam. Kita melepas 2025 dengan syukur, dan menyambut 2026 dengan kepala tegak. Di atas kursi-kursi biru yang bersahabat, kita saling melempar pandang penuh optimisme—bahwa esok, Jakarta akan menjadi kota yang lebih tangguh, lebih inklusif, dan lebih terkoneksi dengan hati.
Terima kasih, 2025, atas segala pelajaran dan kenangan yang terajut di sepanjang halte dan koridor. Selamat datang, 2026! Mari kita mulai lembaran pertama tahun ini dengan semangat baru. Ke mana pun tujuan Anda, Transjakarta siap mengantar Anda menjemput mimpi-mimpi yang lebih besar.
Jakarta tetap bergerak. Kita tetap melayani. Selamat Tahun Baru 2026! (Redaksi/Paris)








