PUPR Kota Tangerang

KORNI KOTA TANGERANG: GARDA TANGGUH, MITRA STRATEGIS TRANSFORMASI SOSIAL 2026!

KORNI
Komite Relawan Nasional Indonesia (KORNI) DPD Kota Tangerang
TANGERANG, jejak-news.com – Di tengah dinamika sosial yang kian kompleks, sebuah momentum kebangkitan gerakan kerelawanan lahir dari jantung Kota Tangerang. Komite Relawan Nasional Indonesia (KORNI) DPD Kota Tangerang sukses menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Perdana dan Konsolidasi Organisasi pada Selasa (30/12/2025).
Bertempat di RM SS Kota Tangerang, pertemuan ini bukan sekadar seremoni akhir tahun, melainkan sebuah “Manifesto Pengabdian” yang dirancang untuk menjawab tantangan kemanusiaan di masa depan dengan pendekatan yang lebih saintifik, terorganisir, dan profesional.
Dalam sambutannya yang visioner, Ketua DPD KORNI Kota Tangerang menegaskan bahwa relawan masa kini tidak cukup hanya bermodalkan semangat (spirit), tetapi harus memiliki kecakapan (skill) dan sistem yang terintegrasi.
“KORNI Kota Tangerang hadir untuk meredefinisi makna relawan. Kami bukan sekadar penonton di tengah krisis, melainkan aktor solutif yang bekerja dengan data dan koordinasi presisi. Raker ini adalah fondasi bagi kita untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mitigasi bencana dan pemberdayaan sosial,” tegas sang Ketua.
Mengapa KORNI Kota Tangerang Layak Mendapat Apresiasi Khusus?
KORNI membedakan dirinya melalui tiga pilar utama yang dibahas dalam Raker 2025:
  1. Responsivitas Terukur: Membangun sistem deteksi dini persoalan sosial di tingkat akar rumput (grassroots).
  2. Sinergi Pentahelix: Memposisikan diri sebagai jembatan antara masyarakat, akademisi, sektor swasta, dan pemerintah.
  3. Profesionalisme Relawan: Melakukan standardisasi kompetensi relawan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan tidak kontraproduktif.
Untuk memberikan gambaran yang jelas bagi pemerintah dan masyarakat, berikut adalah kerangka kerja yang dirumuskan dalam Raker tersebut:
Dimensi Kerja Target Sasaran Output yang Diharapkan
Mitigasi Kebencanaan Pemetaan zona rawan bencana di 13 kecamatan Penurunan risiko dampak bencana (LDR)
Ketahanan Sosial Pendampingan ekonomi masyarakat marginal Kemandirian ekonomi keluarga pra-sejahtera
Edukasi Publik Literasi tanggap darurat untuk pemuda dan pelajar Terbentuknya “Masyarakat Sadar Krisis”
Kemitraan Strategis Kolaborasi dengan Pemkot Tangerang & BPBD Akselerasi program pemerintah yang lebih efisien
Kegiatan ini mengirimkan pesan kuat kepada Pemerintah Kota Tangerang dan Pemerintah Pusat bahwa terdapat kekuatan sipil yang sangat terorganisir di Kota Tangerang. Kehadiran KORNI adalah bentuk nyata dari “Social Capital” (Modal Sosial) yang mampu meringankan beban negara dalam menangani krisis.
Secara intelektual, konsolidasi ini menunjukkan bahwa KORNI Kota Tangerang telah beranjak dari gerakan sporadis menuju Organisasi Berbasis Kinerja. Dengan semangat kekeluargaan yang tetap dijaga, mereka membuktikan bahwa pengabdian tanpa pamrih bisa berjalan selaras dengan manajemen organisasi yang modern.
Antusiasme yang terpancar dari para peserta Raker mencerminkan dahaga akan perubahan sosial yang lebih baik. Melalui langkah konkret ini, DPD KORNI Kota Tangerang tidak hanya membangun citra positif, tetapi sedang mengukir warisan (legacy) tentang bagaimana sebuah organisasi relawan dapat menjadi tulang punggung kemanusiaan yang tangguh.
Sangat layak kiranya jika Pemerintah Kota Tangerang memberikan dukungan penuh dan ruang kolaborasi yang lebih luas bagi KORNI, demi mewujudkan Kota Tangerang yang lebih tangguh, responsif, dan sejahtera di tahun 2026.(Tyas Ayuningsih)

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu