jejak-news.com– Terra Drone Corporation telah memposisikan dirinya sebagai pemimpin pasar global dalam penyediaan solusi dan layanan industri berbasis drone atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Diakui oleh Drone Industry Insights sebagai penyedia layanan drone nomor satu di dunia pada tahun 2020, perusahaan yang berbasis di Tokyo ini terus berekspansi secara agresif, termasuk penetrasi kuat di pasar Indonesia.
Didirikan pada Februari 2016 oleh Toru Tokushige, Terra Drone mengadopsi strategi bisnis unik yang menggabungkan keahlian teknologi mutakhir dari Jepang dengan akuisisi penyedia layanan lokal terbaik di berbagai negara.
Pendekatan ini memungkinkan penyesuaian solusi yang presisi untuk pasar regional, sambil tetap berpegang pada standar teknologi global. Saat ini, jaringan global mereka telah tersebar di lebih dari 25 negara.
Fokus pada Inovasi Industri
Model bisnis Terra Drone bertumpu pada penyediaan solusi ujung ke ujung untuk berbagai sektor industri, bukan sekadar menjual unit drone. Layanan utama mereka meliputi:
- Survei dan Pemetaan Udara: Menggunakan teknologi LiDAR dan kamera canggih untuk menghasilkan data geospasial yang sangat akurat, penting untuk perencanaan tata kota dan pertambangan.
- Inspeksi Infrastruktur: Menyediakan layanan vital untuk industri minyak dan gas, energi, dan konstruksi. Inovasi mereka mencakup pengembangan robot inspeksi mikro yang dapat bermanuver di ruang sempit seperti pipa dan tangki penyimpanan.
- Pertanian Presisi: Melalui divisi “Terra Agri”, mereka menawarkan solusi pemetaan lahan dan penyemprotan otomatis, membantu mengoptimalkan hasil panen dan efisiensi operasional di sektor agrikultur.
Kehadiran Terra Drone di Indonesia sangat signifikan melalui anak perusahaan PT Terra Drone Indonesia (sebelumnya PT Aero Geosurvey Indonesia). Setelah menerima pendanaan dari kantor pusat Jepang pada tahun 2019, perusahaan lokal ini menjadi pusat operasi strategis di Asia Tenggara.
Di Indonesia, Terra Drone tidak hanya fokus pada penyediaan jasa survei dan inspeksi untuk klien industri besar, tetapi juga aktif dalam kemitraan strategis. Mereka dikenal sebagai mitra penjualan resmi produk DJI Enterprise dan berkolaborasi dengan perusahaan lokal ternama seperti Sinar Mas Group untuk solusi pertanian presisi.
Salah satu inisiatif lokal yang menonjol adalah kolaborasi dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mengembangkan ZEKE-03, sebuah drone inspeksi mikro yang dirancang khusus untuk kebutuhan pasar Indonesia.
Dengan pendekatan yang menggabungkan inovasi teknologi, strategi akuisisi global, dan kemitraan lokal yang kuat, Terra Drone siap memenuhi misinya untuk “mengubah dunia dari langit” melalui solusi industri berbasis drone yang efisien dan aman.
Demikianlah ulasan singkat profil Terra Drone yang sepekan ini dipastikan terus menemui informasi babak baru berkaitan dengan tewasnya 22 orang yang sebagaian besar karyawan Terra Drone.(Suryadi)








