JAKARTA, jejak-news.id -Keberangkatan Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, bersama keluarganya ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah di tengah situasi bencana yang melanda wilayahnya menuai kritik keras dan berujung pada sanksi politik. Tindakan ini dianggap melanggar etika birokrasi, kemanusiaan, dan instruksi administratif dari pemerintah pusat.
Rifqinizamy Karsayuda, Ketua Komisi II DPR RI, secara tegas menyatakan bahwa tindakan Mirwan MS tidak pantas secara etika dan kemanusiaan. “Secara etika dan kemanusiaan yang bersangkutan tidak pantas untuk meninggalkan daerahnya di tengah derita warga dan daerahnya yang sedang terkena musibah,” ujar Rifqinizamy kepada wartawan, Sabtu (5/12/2025).
Lebih lanjut, Rifqinizamy menyoroti adanya Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri yang melarang seluruh kepala daerah, anggota DPRD Kabupaten, Provinsi, dan Kota untuk bepergian ke luar negeri hingga Januari 2026. Larangan ini bertujuan untuk memastikan fokus pemerintahan daerah pada penanganan kondisi darurat dan stabilitas domestik. Rifqinizamy meminta agar kepergian Mirwan ditelisik lebih mendalam oleh Inspektorat Jenderal (Irjen) Kemendagri terkait ada atau tidaknya persetujuan resmi.
“Jika tidak (dapat izin), maka Inspektorat Jenderal Kemendagri segera mungkin memanggil yang bersangkutan sepulang umrah dan kemudian menelisik persoalan ini,” tegas Rifqinizamy, mendorong agar sanksi tegas diberikan sebagaimana yang pernah dijatuhkan kepada mantan Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim.
Baca juga: Dua Kader NU Raih Penghargaan Pemimpin Transformatif dari LAN
Pihak Pemerintah Provinsi Aceh, melalui juru bicara Muhammad MTA, mengonfirmasi bahwa Mirwan MS memang mengajukan izin ke luar negeri, namun permohonan tersebut telah ditolak oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem.
Dampak langsung dari tindakan indisipliner ini juga datang dari ranah partai politik. Partai Gerindra, tempat Mirwan MS bernaung, mengambil langkah cepat. Sekjen Gerindra Sugiono menegaskan bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) telah memutuskan untuk memberhentikan Mirwan sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan. Sugiono menyayangkan sikap kepemimpinan yang bersangkutan yang dinilai tidak menunjukkan empati di masa krisis.(IMH)
Baca juga: Presiden Prabowo Terima Kunjungan Ratu Máxima di Istana Merdeka








