PUPR Kota Tangerang

Guru dan Murid Antusias Pembelajarannya menjadi Interaktif Berkat Super Aplikasi Rumah Pendidikan

JN-Program SAPA Sekolah dari Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) ini membuat kami melihat langsung bagaimana super aplikasi Rumah Pendidikan mengubah kelas biasa menjadi ruang belajar digital yang lebih hidup, kolaboratif, dan menyenangkan bagi guru dan murid.” Demikian dikatakan oleh Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri Pejaten Timur 01 Jakarta, Tanti Rahayu saat menyambut kehadiran 30 (tiga puluh) peserta program yang merupakan guru dari berbagai jenjang dan sekolah di wilayah Jakarta Selatan,                    Tanti menambahkan ia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah didapuk menjadi salah satu tuan rumah pelaksanaan program SAPA Sekolah. “Murid di sekolah kami berjumlah 1.022 (seribu dua puluh dua) dengan dukungan 51 (lima puluh satu) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK)”.

“Saat ini kami telah memiliki 2 (dua) set Papan Interaktif Digital/Interactive Flat Panel, 1 (satu) set bantuan dari Pemerintah, dan 1 set yang telah kami adakan lewat dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2024,” sambung Tanti.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Seksi (Kasi) SD Suku Dinas Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Selatan, Budi Purwanti mengatakan momen pelaksanaan program bertepatan dengan momen Hari Guru Nasional (HGN). “Dengan semangat HGN tahun 2025, kami berharap peserta yang hadir saat ini dapat saling berbagi praktik baik implementasi digitalisasi pembelajaran, utamanya dalam penggunaan Papan Interaktif Digital/Interactive Flat Panel guna mendukung pembelajaran di kelas,” jelasnya sekaligus membuka program secara resmi.

Baca juga: Pemerintah Luncurkan Sekolah Garuda sebagai Upaya Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045

Kemudian, mewakili Pusdatin, Ketua Kelompok Kerja, Evaluasi dan Pemantauan, Saleh Sarifudin mengungkapkan bahwa program ini merupakan wujud nyata amanat Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang Percepatan Pelaksanaan Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Pembangunan dan Pengelolaan Sekolah Menengah Atas Unggul Garuda, dan Digitalisasi Pembelajaran dan Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025.

“Program SAPA Pusdatin telah dimulai sejak tanggal 19 hingga terakhir di tanggal 25 November dengan menyasar 65 (enam puluh lima) sekolah di 5 (lima) wilayah Jakarta sebagai projek awal (pilot project) digitalisasi pembelajaran,” tutur Saleh.

Selanjutnya, peserta mendapatkan bimbingan teknis dari pemateri Pusdatin dan mitra Kemendikdasmen, Pesona Edu. Materi yang disampaikan meliputi paparan ekosistem Rumah Pendidikan, sosialisasi Ruang GTK dan inspirasi pembelajaran, bimbingan teknis penggunaan Ruang Murid, berbagi praktik baik dari komunitas guru, hingga simulasi pembelajaran di kelas menggunakan perangkat digital. Peserta juga mengisi pre-testpost-test, dan formulir evaluasi untuk memetakan pemahaman serta mengukur dampak awal pemanfaatan platform digital terhadap cara mereka merancang pembelajaran.(IMH)

Baca juga: Siswa Indonesia Siap Harumkan Merah Putih di Ajang IJSO 2025

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERBARU

Menu