JejakNews, Jakarta-Meskipun tersangka utama, Alex Iskandar (49), telah meninggal dunia secara misterius di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan, kasus pembunuhan tragis Alvaro Kiano Nugroho (6) dipastikan terus berlanjut. Berbagai pihak, mulai dari institusi kepolisian hingga praktisi hukum dan kriminolog yang tampil di berbagai acara televisi dan podcast, menegaskan prinsip hukum bahwa meninggalnya tersangka hanya menggugurkan tuntutan pidana terhadap dirinya, bukan menghentikan seluruh proses penyidikan kasusnya secara total.
Kelanjutan kasus ini didasarkan pada kebutuhan untuk mengungkap fakta kejahatan secara menyeluruh, memastikan ada atau tidaknya pelaku lain yang terlibat, serta memenuhi rasa keadilan bagi keluarga korban. Penyelidikan kini berfokus pada peran serta pihak lain dalam tindak pidana, terutama dalam membantu menghilangkan jejak kejahatan.
1.Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly Secara resmi menegaskan dalam konferensi pers yang diliput berbagai media

Bahwa penyidikan kasus pokok pembunuhan Alvaro tetap berjalan. “Penyidikan tetap berjalan di Polres Metro Jakarta Selatan, dengan PPA sebagai penanggung jawab utama,” ujarnya.

2.Ketua DPR RI, Puan Maharani :“Kami sangat prihatin dan turut berbelasungkawa. Tentu saja, ini sudah merupakan situasi darurat yang memang harus ditanggapi secara saksama,” ujar Puan saat konferensi pers usai Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada , Selasa (25/11/2025).
Puan menegaskan kasus tersebut tidak bisa dibebankan hanya pada satu pihak. Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini juga memastikan DPR akan mengambil langkah konkret untuk menindaklanjuti hal tersebut. Ia juga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini, menyebutnya sebagai “situasi darurat” dan tanggung jawab negara.
Baca juga: Puluhan Warga Periuk Damai Tangerang Gelar Tahlil di Depan Rumah Almarhum Alex Iskandar

3.Adrianus Meliala, Kriminolog dari Universitas Indonesia (IU) “Pentingnya kelanjutan kasus pasca kematian tersangka untuk mengungkap motif dan jaringan kejahatan yang lebih luas,”.terangnya

Sementara itu, Komnas Perlindungan Anak,Cornelia Agatha, menyoroti tingginya kasus kekerasan anak dan pentingnya kepekaan masyarakat.









