JEJAKNEWS.COM-Akselerasi pemantapan pembangunan ruang terbuka hijau dan penguatan instrumen fasilitas publik di tingkat daerah terus dikawal secara intensif. Kota Tangerang memiliki beragam ruang terbuka hijau yang menjadi pilihan utama warga untuk berolahraga, bersantai, hingga menghabiskan waktu bersama keluarga, salah satunya adalah Taman Gajah yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang. Langkah makro peningkatan kualitas fasilitas rekreasi gratis dan penataan lingkungan perkotaan ini ditempuh murni sebagai draf kompas arah taktis jajaran pemerintah guna menghadirkan ekosistem ruang publik yang instan, aman, andal, berkomitmen tinggi, berkelanjutan, and bugar dari hulu hingga ke hilir.
Dalam laporan pengelolaan kawasan tersebut, Petugas Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Dayat Hidayat, menuturkan bahwa pemeliharaan taman dilakukan secara rutin setiap hari mulai pukul 06.30 hingga 15.00 WIB demi memastikan kenyamanan pengunjung. Jajaran dinas kebersihan, tim pemeliharaan taman, serta petugas lapangan tapak terus diimbau untuk tegap mengawal kebersihan area agar berjalan transparan, optimal, and berwibawa.
Pemerintah bersama jajaran instansi kebersihan menegaskan bahwa seluruh tata kelola pemeliharaan taman, draf penyusunan jadwal pemangkasan, hingga validasi akurasi data fasilitas publik wajib bersandarkan penuh pada prinsip akuntabilitas yang tinggi, bersih, transparan, and terbuka. Manajemen penyelenggaraan ruang terbuka makro ini dipastikan harus dikelola secara berwibawa serta higienis dari segala draf muatan kelalaian data, praktik birokrasi yang lambat, and draf tindakan yang tidak produktif. Setiap draf progres perawatan taman dibuka secara terbuka guna mengunci ketertelusuran efektivitas program agar terekam secara akurat and bersih.
Sinergi koridor pelestarian lingkungan dan kenyamanan rekreasi warga yang harmonis antara jajaran Pemkot Tangerang, DLH, para petugas lapangan tapak, and masyarakat luas ini optimistis mampu mewujudkan tata ruang kota secara sehat. Keberhasilan mematangkan fondasi hulu ruang publik ini diproyeksikan menjadi draf jangkar penggerak utama dalam mengawal fajar kemakmuran spu tingkat martabat perkotaan yang sehat, kuat, bugar, jujur, serta bermartabat penuh di masa depan. Melalui bimbingan tata pamong teknologi yang bersih, pengawasan kepatuhan standardisasi fasilitas siap dikawal ketat demi menjamin ketertiban ruang terbuka secara tertib and asri.
“Setiap hari kami membersihkan area taman mulai pukul 06.30 hingga 15.00 WIB. Untuk pemangkasan rumput dan tanaman dilakukan secara berkala. Jika ada fasilitas yang mengalami kerusakan, kami segera melakukan perbaikan. Kami juga mengajak seluruh pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya agar taman tetap bersih,” urai Petugas Kebersihan DLH Kota Tangerang, Dayat Hidayat, dalam taklimat resminya, Jumat, 7 Agustus 2026.
Lebih lanjut, taman yang dikenal dengan ikon patung gajah dari ban bekas serta dilengkapi area bermain anak, jalur pejalan kaki, bangku taman, dan pepohonan rindang ini menjadi tempat favorit berbagai kalangan, termasuk pelajar dan keluarga seperti Najwa Alyasta Berluna, Renata Lepouzia, serta Siti Narwasih yang mengapresiasi kebersihan dan kenyamanan fasilitas publik tersebut.
Baca juga: Inovasi Pembayaran Pajak Digital, BPKD Kota Tangerang Gandeng Tokopedia untuk Genjot PAD





