JN-Kementerian Kesehatan mempercepat upaya penanggulangan Tuberkulosis (TB) di wilayah Papua dengan mengedepankan strategi skrining aktif dan pelacakan kontak (tracing) secara menyeluruh. Langkah ini menjadi prioritas utama mengingat Papua merupakan salah satu wilayah dengan prevalensi TB yang cukup tinggi di Indonesia.
Upaya percepatan ini dilakukan dengan mengerahkan tim lapangan untuk melakukan deteksi dini langsung ke pemukiman warga. Penggunaan teknologi skrining terbaru, seperti rontgen dada portabel berbasis kecerdasan buatan (AI), kini dioptimalkan untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil yang sulit mengakses fasilitas kesehatan permanen.
Selain deteksi, pemerintah juga fokus pada pengawasan kepatuhan pengobatan bagi pasien yang telah terdiagnosa. Melalui kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan kader kesehatan lokal, diharapkan mata rantai penularan dapat diputus lebih cepat. Langkah integratif ini tidak hanya menyasar aspek pengobatan medis, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat kepada keluarga pasien guna mencegah munculnya kasus baru.(Yonex)





