JAKARTA – Jejak News, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi memberikan penghargaan prestisius kepada unit dan satuan kerja yang berhasil mencatatkan capaian tata kelola terbaik sepanjang tahun 2025. Agenda ini bukan sekadar seremoni apresiasi, melainkan sebuah manifestasi dari komitmen kementerian dalam mengintegrasikan transparansi, akuntabilitas, dan nilai kemanusiaan ke dalam jantung pelayanan publik pendidikan Indonesia.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam pidato arahannya menekankan bahwa prestasi yang diraih adalah hasil dari orkestrasi kerja sama yang solid dan dedikasi kolektif. Beliau mengajak seluruh jajaran untuk menginternalisasi budaya kerja “RAMAH dan SANTUN” guna menghadirkan birokrasi yang lebih ramping namun tetap kokoh secara akuntabilitas, selaras dengan visi besar Presiden dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih.
“Capaian ini adalah refleksi dari kebersamaan kita selama satu setengah tahun terakhir. Kita tidak hanya mengejar angka, tetapi membangun kinerja yang efisien dan berdampak nyata bagi masyarakat. Inilah esensi dari tata kelola yang berintegritas,” tegas Abdul Mu’ti di Jakarta, Minggu (26/4).
Peningkatan signifikan terlihat pada berbagai indikator strategis. Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, memaparkan bahwa posisi kementerian dalam Nilai Kinerja Anggaran (NKA) kini berada di peringkat keempat nasional. Selain itu, transformasi menuju Zona Integritas (ZI WBK/WBBM) menunjukkan grafik yang menggembirakan dengan peningkatan jumlah satuan kerja yang meraih predikat informatif dan akuntabel secara sistemik.
Validasi eksternal juga datang dari Menteri PAN-RB, Rini Widyantini, dan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Keduanya sepakat bahwa penguatan tata kelola di Kemendikdasmen merupakan bukti bahwa anggaran negara dikelola dengan prinsip kehati-hatian (prudence) yang tinggi. Keberhasilan meningkatkan jumlah satuan kerja dengan predikat SAKIP “AA” menjadi indikator bahwa transparansi bukan lagi sekadar slogan, melainkan standar operasional yang hidup di lingkungan kementerian.
Melalui pemberian penghargaan ini, Kemendikdasmen menegaskan posisinya sebagai pionir dalam reformasi birokrasi yang melayani. Harapannya, penguatan tata kelola ini akan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan dasar dan menengah di seluruh pelosok negeri, menciptakan ekosistem belajar yang aman, nyaman, dan berkeadilan bagi seluruh anak bangsa.
Penghargaan ini menjadi mercusuar bagi transformasi birokrasi Indonesia, memastikan bahwa setiap rupiah anggaran pendidikan berujung pada kemaslahatan intelektual dan masa depan generasi emas bangsa.
Pewarta: Mira Fitrianingsih Lesmana | Editor: Ismail Saleh





