<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PWI 6 &#8211; Jejak News</title>
	<atom:link href="https://www.jejak-news.com/tag/pwi-6/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.jejak-news.com</link>
	<description>No Viral No Justice</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Oct 2026 23:51:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2024/12/favicon-1-150x150.png</url>
	<title>PWI 6 &#8211; Jejak News</title>
	<link>https://www.jejak-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>1.100 Pekerja Kena PHK: Pabrik Adidas di Lebak Tutup, Iklim Investasi Disorot</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/1-100-pekerja-kena-phk-pabrik-adidas-di-lebak-tutup-iklim-investasi-disorot/</link>
					<comments>https://www.jejak-news.com/1-100-pekerja-kena-phk-pabrik-adidas-di-lebak-tutup-iklim-investasi-disorot/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2026 23:51:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Adidas Lebak]]></category>
		<category><![CDATA[Alih Daya]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Lebak]]></category>
		<category><![CDATA[Disnakertrans Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Eksodus Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Sepatu]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Moch Hasbi Jayabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan Limbah]]></category>
		<category><![CDATA[PHK Banten]]></category>
		<category><![CDATA[PHK Lebak]]></category>
		<category><![CDATA[PT Parkland World Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PWI 6]]></category>
		<category><![CDATA[Rangkasbitung]]></category>
		<category><![CDATA[Septo Kalnadi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=16184</guid>

					<description><![CDATA[Gerbang PT Parkland World Indonesia (PWI) 6, produsen sepatu lisensi Adidas di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, yang resmi tutup permanen per 23 Oktober 2026.  (Foto: Dok. Istimewa) &#160; PT Parkland World Indonesia (PWI) 6, produsen sepatu lisensi Adidas asal Korea Selatan di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, resmi menutup operasional secara permanen per Jumat, 23 Oktober 2026. RANGKASBITUNG-JEJAK [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>Gerbang PT Parkland World Indonesia (PWI) 6, produsen sepatu lisensi Adidas di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, yang resmi tutup permanen per 23 Oktober 2026.  (Foto: Dok. Istimewa)</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>PT Parkland World Indonesia (PWI) 6, produsen sepatu lisensi Adidas asal Korea Selatan di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, resmi menutup operasional secara permanen per Jumat, 23 Oktober 2026.</p>
<p><strong>RANGKASBITUNG-JEJAK NEWS</strong>, Industri padat karya di Provinsi Banten kembali mengalami pukulan berat. PT Parkland World Indonesia (PWI) 6, produsen sepatu lisensi merek global Adidas asal Korea Selatan yang beroperasi di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, resmi menutup operasional secara permanen per Jumat, 23 Oktober 2026</p>
<p>Penutupan tersebut mengakibatkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 1.100 karyawan, dan menambah panjang daftar PHK di Banten yang telah mencapai 8.833 pekerja hingga Oktober 2026.</p>
<p>Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, Septo Kalnadi, membenarkan informasi tersebut. Menurut Septo, manajemen perusahaan secara resmi menyampaikan alasan habisnya masa kontrak sewa gedung dan rencana pemindahan operasional ke Jawa Tengah.</p>
<p>Namun, pernyataan Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya, dalam keterangan pers Senin, 27 Oktober 2026, membuka tabir lain.</p>
<p>&#8220;Jika media melaporkan kontrak tidak diperpanjang, itu tidak bisa dilihat hanya dari perspektif itu saja. Mungkin saja bisnisnya ada gangguan dari oknum tertentu, berdampak pada iklim investasi yang tidak kondusif,&#8221; ujar Hasbi.</p>
<p>Disnakertrans Banten mengaku menerima pengaduan dari perusahaan sebelum penutupan terkait tingginya biaya overhead non-produksi. Pengaduan tersebut berkaitan dengan kelompok masyarakat sekitar kawasan industri yang diduga tidak memperoleh kesempatan dalam kegiatan pendukung operasional.</p>
<p>&#8220;Kemungkinan faktornya bisa karena tidak mendapat bagian pekerjaan alih daya, tidak mendapat bagian pengelolaan limbah, atau hal lainnya,&#8221; kata Septo.</p>
<p>Septo mengakui hingga saat ini belum ada bukti tertulis yang diserahkan perusahaan terkait dugaan gangguan tersebut. Pemprov Banten saat ini masih mendalami dugaan tersebut secara serius.</p>
<p>Penutupan PWI 6 bukan kasus tunggal. Ini adalah fenomena eksodus industri alas kaki dari Banten ke Jawa Tengah yang semakin masif.</p>
<p>Sebelumnya, PT Nikomas Gemilang (Serang) menggeser sebagian operasional ke Pekalongan, PT KMK Global Sport ke Salatiga dan Temanggung, serta PT PWI 1 Cikande yang dilaporkan mulai memindahkan produksi ke Rembang dan Pati.</p>
<p>Data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banten mencatat realisasi investasi Semester I 2026 sebesar Rp66,3 triliun atau 46,63 persen dari target tahunan Rp142,19 triliun.</p>
<p>Sementara data Kementerian Ketenagakerjaan RI Januari hingga September 2026 mencatat angka PHK di Banten mencapai 7.733 pekerja, tertinggi kedua secara nasional. Dengan penutupan PWI 6, total PHK di Banten bertambah menjadi 8.833 pekerja.</p>
<p>Sekretaris Disnaker Kabupaten Lebak, Rully Chaeruliyanto, mengatakan perusahaan telah memenuhi hak normatif pekerja yang terkena PHK. Pihaknya akan memprioritaskan penempatan kembali mantan karyawan PWI 6 apabila ada investor baru yang masuk.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, manajemen PT PWI 6 belum memberikan keterangan resmi kepada publik terkait penutupan tersebut.</p>
<p><strong>Reporter: Ridwan| Editor: Ismail Saleh</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.jejak-news.com/1-100-pekerja-kena-phk-pabrik-adidas-di-lebak-tutup-iklim-investasi-disorot/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
