<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Premanisme &#8211; Jejak News</title>
	<atom:link href="https://www.jejak-news.com/tag/premanisme/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.jejak-news.com</link>
	<description>No Viral No Justice</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Apr 2026 10:11:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2024/12/favicon-1-150x150.png</url>
	<title>Premanisme &#8211; Jejak News</title>
	<link>https://www.jejak-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menggugat Ketegasan Aparat atas Aksi Premanisme Fatal di Kabupaten Purwakarta</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/menggugat-ketegasan-aparat-atas-aksi-premanisme-fatal-di-kabupaten-purwakarta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 10:09:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jejak Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminalitas]]></category>
		<category><![CDATA[Pengeroyokan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Premanisme]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Bayu Asih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=9705</guid>

					<description><![CDATA[PURWAKARTA, Jejak News – Sebuah perhelatan yang seharusnya menjadi momentum kebahagiaan keluarga berubah menjadi duka nasional yang mendalam. Dadang, seorang tuan rumah hajatan di Kampung Cikumpay, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu (4/4/2026) setelah diduga menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok oknum preman setempat. Insiden ini memicu atensi luas terkait [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CKYBEAA" data-processed="true"><strong class="Yjhzub" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-processed="true">PURWAKARTA, Jejak News</strong> – Sebuah perhelatan yang seharusnya menjadi momentum kebahagiaan keluarga berubah menjadi duka nasional yang mendalam. Dadang, seorang tuan rumah hajatan di Kampung Cikumpay, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu (4/4/2026) setelah diduga menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok oknum preman setempat. Insiden ini memicu atensi luas terkait stabilitas keamanan wilayah dan perlindungan hak sipil dalam menyelenggarakan kegiatan sosial.</div>
<div class="AdPoic" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CKgBEAA" data-processed="true">Berdasarkan investigasi awal, keributan dipicu oleh penolakan korban terhadap permintaan sejumlah uang yang diklaim sebagai &#8220;jatah&#8221; keamanan oleh para pelaku di tengah berlangsungnya pesta pernikahan anak korban. Penolakan tersebut memicu eskalasi emosi yang berujung pada aksi kekerasan kolektif. Korban diduga dihantam menggunakan benda keras di hadapan para tamu undangan hingga tidak sadarkan diri dan dinyatakan meninggal dunia.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CKgBEAA" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CKkBEAA" data-processed="true">Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi, mengonfirmasi bahwa otoritas kepolisian telah bergerak cepat. &#8220;Kami telah mengamankan sejumlah terduga pelaku untuk pemeriksaan intensif guna mengungkap motif intelektual di balik aksi premanisme ini,&#8221; tegasnya, Pada Minggu (5/4/2026).</div>
<div class="AdPoic" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CLEBEAA" data-processed="true">Tragedi ini menjadi catatan krusial bagi Kementerian Dalam Negeri dan Polri dalam mengevaluasi efektivitas fungsi Bhabinkamtibmas dan pengawasan ormas/kelompok lokal di tingkat desa. Fenomena &#8220;pungutan liar&#8221; di acara hajatan warga merupakan residu premanisme yang merusak tatanan sosial-humanis Indonesia. Pemerintah didorong untuk memastikan bahwa setiap warga negara memiliki jaminan keamanan tanpa bayang-bayang intimidasi kelompok tertentu.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CLwBEAA" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CLwBEAA" data-processed="true">Wafatnya Dadang bukan sekadar angka kriminalitas, melainkan luka bagi kemanusiaan dan nilai-nilai ketimuran. Penegakan hukum yang transparan dan tanpa pandang bulu terhadap para pelaku adalah harga mati untuk mengembalikan rasa aman di tengah masyarakat.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CLwBEAA" data-processed="true"></div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CLwBEAA" data-processed="true">Penulis: Eko Irawan</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CLwBEAA" data-processed="true">Editor : Armand</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
