<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Net Zero Emission &#8211; Jejak News</title>
	<atom:link href="https://www.jejak-news.com/tag/net-zero-emission/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.jejak-news.com</link>
	<description>No Viral No Justice</description>
	<lastBuildDate>Sun, 26 Apr 2026 01:17:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2024/12/favicon-1-150x150.png</url>
	<title>Net Zero Emission &#8211; Jejak News</title>
	<link>https://www.jejak-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menuju Kedaulatan Energi Hijau: Presiden Prabowo Targetkan 17 Gigawatt PLTS Tahun Ini dalam Ambisi 100 GW Surya Nasional</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/menuju-kedaulatan-energi-hijau-presiden-prabowo-targetkan-17-gigawatt-plts-tahun-ini-dalam-ambisi-100-gw-surya-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 01:17:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Surya Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Maju 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Kedaulatan Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Net Zero Emission]]></category>
		<category><![CDATA[PLTS 17 GW]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Transisi Energi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=10403</guid>

					<description><![CDATA[JN-Indonesia tengah bersiap melakukan lompatan besar dalam peta jalan transisi energi dunia. Presiden Prabowo Subianto secara resmi mencanangkan percepatan Program Energi Surya Nasional 100 Gigawatt (GW), dengan target ambisius yakni pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 17 GW yang harus tuntas pada tahun ini. Langkah ini merupakan strategi humanis untuk memastikan akses energi yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Indonesia tengah bersiap melakukan lompatan besar dalam peta jalan transisi energi dunia. Presiden <b data-path-to-node="1" data-index-in-node="109">Prabowo Subianto</b> secara resmi mencanangkan percepatan <b data-path-to-node="1" data-index-in-node="163">Program Energi Surya Nasional 100 Gigawatt (GW)</b>, dengan target ambisius yakni pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar <b data-path-to-node="1" data-index-in-node="300">17 GW</b> yang harus tuntas pada tahun ini. Langkah ini merupakan strategi humanis untuk memastikan akses energi yang bersih, terjangkau, dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke.</p>
<p data-path-to-node="2">Visi ini menegaskan komitmen Indonesia dalam memimpin gerakan dekarbonisasi di kawasan, sekaligus mengonversi potensi melimpah sinar matahari menjadi motor penggerak ekonomi baru yang ramah lingkungan.</p>
<h3 data-path-to-node="4">Strategi Akselerasi dan Kemandirian Teknologi</h3>
<p data-path-to-node="5">Presiden Prabowo menekankan bahwa proyek raksasa ini tidak boleh hanya bergantung pada impor, melainkan harus menjadi momentum penguatan industri manufaktur dalam negeri. Fokus utama program ini meliputi:</p>
<ol start="1" data-path-to-node="6">
<li>
<p data-path-to-node="6,0,0"><b data-path-to-node="6,0,0" data-index-in-node="0">Hilirisasi Industri Solar:</b> Mendorong pembangunan pabrik sel dan panel surya domestik guna meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="6,1,0"><b data-path-to-node="6,1,0" data-index-in-node="0">PLTS Skala Besar dan Atap:</b> Kombinasi pembangunan infrastruktur energi surya di lahan kritis/bekas tambang serta masifikasi penggunaan panel surya di bangunan pemerintah dan industri.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="6,2,0"><b data-path-to-node="6,2,0" data-index-in-node="0">Ketahanan Energi Nasional:</b> Mengurangi ketergantungan pada energi fosil yang fluktuatif, sehingga stabilitas harga listrik jangka panjang dapat lebih terjaga bagi masyarakat.</p>
</li>
</ol>
<p data-path-to-node="7">&#8220;Kita diberkati sinar matahari sepanjang tahun. Tuhan memberikan modal luar biasa, tinggal kita kelola dengan ilmu pengetahuan dan keberanian. Tahun ini 17 Gigawatt harus jadi fondasi awal kedaulatan energi kita,&#8221; tegas Presiden Prabowo.</p>
<h3 data-path-to-node="9">Konektivitas Dengan Agenda Strategis Indonesia</h3>
<p data-path-to-node="10">Program 100 GW ini beresonansi kuat dengan berbagai pencapaian dan kebijakan strategis pemerintah yang tengah populer di mata publik:</p>
<ul data-path-to-node="11">
<li>
<p data-path-to-node="11,0,0"><b data-path-to-node="11,0,0" data-index-in-node="0">Magnet Investasi Baru:</b> Target 17 GW ini diprediksi akan menjadi kontributor utama dalam menjaga tren positif <b data-path-to-node="11,0,0" data-index-in-node="109">Investasi Nasional</b>, menyusul capaian Kuartal I 2026 yang menembus Rp498,79 triliun, terutama pada sektor teknologi hijau.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="11,1,0"><b data-path-to-node="11,1,0" data-index-in-node="0">Sinergi Industri Pertahanan:</b> Senada dengan dorongan <b data-path-to-node="11,1,0" data-index-in-node="52">Menhan Sjafrie</b> pada <b data-path-to-node="11,1,0" data-index-in-node="72">DEFEND ID</b>, kemandirian energi surya juga menjadi bagian dari keamanan nasional non-tradisional, di mana instalasi militer diharapkan mampu mandiri secara energi melalui PLTS.</p>
</li>
<li>
<p data-path-to-node="11,2,0"><b data-path-to-node="11,2,0" data-index-in-node="0">Inovasi Daerah:</b> Sebagaimana <b data-path-to-node="11,2,0" data-index-in-node="28">Kota Tangerang</b> yang unggul dalam <b data-path-to-node="11,2,0" data-index-in-node="61">Adopsi TIK</b>, integrasi <i data-path-to-node="11,2,0" data-index-in-node="83">Smart Grid</i> dalam program energi surya ini menuntut kesiapan digital daerah untuk mengelola distribusi listrik yang lebih cerdas dan efisien.</p>
</li>
</ul>
<p data-path-to-node="12">Pemerintah berkomitmen bahwa transisi energi ini akan menciptakan ratusan ribu lapangan kerja hijau baru, sekaligus memastikan Indonesia berdiri tegak sebagai negara maju yang bertanggung jawab terhadap masa depan iklim global.(Yonex)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung Target NZE, Kemenperin Verifikasi Emisi GRK Sektor Ketenagalistrikan di Kawasan Industri.</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/dukung-target-nze-kemenperin-verifikasi-emisi-grk-sektor-ketenagalistrikan-di-kawasan-industri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 09:57:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Dekarbonisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Emisi GRK]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenperin]]></category>
		<category><![CDATA[Ketenagalistrikan]]></category>
		<category><![CDATA[Net Zero Emission]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan Iklim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=9798</guid>

					<description><![CDATA[JN-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) resmi memulai program verifikasi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) pada sektor ketenagalistrikan yang berada di bawah pembinaan industri. Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 atau lebih cepat, sekaligus memastikan sektor industri bertransformasi menuju standar industri hijau. Proses verifikasi ini difokuskan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) resmi memulai program verifikasi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) pada sektor ketenagalistrikan yang berada di bawah pembinaan industri. Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mencapai target <i data-path-to-node="7" data-index-in-node="263">Net Zero Emission</i> (NZE) pada tahun 2060 atau lebih cepat, sekaligus memastikan sektor industri bertransformasi menuju standar industri hijau.</p>
<p data-path-to-node="8">Proses verifikasi ini difokuskan pada pemantauan data emisi secara akurat dari unit-unit pembangkit listrik yang dikelola mandiri oleh perusahaan industri maupun pengelola kawasan industri. Kemenperin menekankan bahwa transparansi data emisi menjadi kunci utama dalam merumuskan kebijakan dekarbonisasi yang tepat sasaran.</p>
<p data-path-to-node="9">&#8220;Verifikasi emisi GRK ini bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen penting untuk memetakan sejauh mana sektor ketenagalistrikan industri telah menerapkan teknologi rendah karbon. Kami ingin memastikan setiap entitas industri memiliki <i data-path-to-node="9" data-index-in-node="252">roadmap</i> pengurangan emisi yang jelas dan terukur,&#8221; ujar perwakilan Kemenperin di Jakarta, Kamis (09/04/2026).</p>
<p data-path-to-node="10">Melalui kegiatan ini, Kemenperin juga memberikan pendampingan teknis bagi perusahaan dalam menghitung jejak karbon (<i data-path-to-node="10" data-index-in-node="116">carbon footprint</i>) mereka. Hasil verifikasi nantinya akan menjadi dasar dalam pemberian insentif bagi industri yang berhasil menunjukkan penurunan emisi secara signifikan, serta menjadi acuan dalam implementasi pajak karbon di masa depan.</p>
<p data-path-to-node="11">Kemenperin optimis bahwa dengan verifikasi yang ketat dan berkelanjutan, daya saing industri nasional di kancah global akan meningkat, terutama di pasar yang kini mulai memprioritaskan produk-produk dengan jejak karbon rendah. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat terciptanya ekosistem industri yang tangguh namun tetap ramah lingkungan.(Yonex)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PROPER 2024–2025: Menteri LH Tegaskan Lompatan Transformasi Industri Berkelas Dunia</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/proper-2024-2025-menteri-lh-tegaskan-lompatan-transformasi-industri-berkelas-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 14:33:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Efisiensi Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Keberlanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kepatuhan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri LH]]></category>
		<category><![CDATA[Net Zero Emission]]></category>
		<category><![CDATA[PROPER 2024–2025]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi Industri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=9779</guid>

					<description><![CDATA[JN-Menteri Lingkungan Hidup (LH) menegaskan bahwa pelaksanaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) periode 2024–2025 menjadi momentum besar bagi transformasi industri nasional. Pemerintah mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk melakukan lompatan besar menuju standar operasional berkelas dunia yang mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam inti bisnis. Dalam pengumuman tahapan terbaru PROPER, ditekankan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Menteri Lingkungan Hidup (LH) menegaskan bahwa pelaksanaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) periode 2024–2025 menjadi momentum besar bagi transformasi industri nasional. Pemerintah mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk melakukan lompatan besar menuju standar operasional berkelas dunia yang mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam inti bisnis.</p>
<p data-path-to-node="5">Dalam pengumuman tahapan terbaru PROPER, ditekankan bahwa penilaian tidak lagi hanya sekadar kepatuhan terhadap regulasi (<i data-path-to-node="5" data-index-in-node="122">compliance</i>), tetapi lebih kepada bagaimana industri mampu menciptakan inovasi dalam efisiensi energi, penurunan emisi, dan pengelolaan limbah yang sirkular. Transformasi ini dianggap krusial agar produk-produk Indonesia memiliki daya saing tinggi di pasar global yang kini semakin menuntut standar lingkungan yang ketat.</p>
<p data-path-to-node="6">Menteri LH menyampaikan bahwa perusahaan yang berhasil meraih peringkat emas merupakan pionir dalam penerapan ekonomi hijau di Indonesia. Mereka diharapkan menjadi inspirasi bagi sektor industri lainnya untuk beralih dari praktik bisnis konvensional menuju praktik yang lebih ramah lingkungan dan bertanggung jawab secara sosial, guna mendukung target Net Zero Emission nasional.</p>
<p data-path-to-node="7">Selain aspek ekologi, PROPER periode ini juga menyoroti peran industri dalam pemberdayaan masyarakat sekitar melalui program pengembangan komunitas yang berkelanjutan. Dengan sinergi antara inovasi teknologi dan kepedulian lingkungan, sektor industri Indonesia optimis dapat memimpin transformasi hijau di kawasan regional sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian bumi.(Yonex)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perkuat Ketahanan Energi, Dewan Energi Nasional Gandeng Amerika Serikat dan Jepang Siapkan SDM Unggul untuk Transisi Energi</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/perkuat-ketahanan-energi-dewan-energi-nasional-gandeng-amerika-serikat-dan-jepang-siapkan-sdm-unggul-untuk-transisi-energi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2026 14:11:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[DEN]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Energi Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Baru Terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja Sama Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Net Zero Emission]]></category>
		<category><![CDATA[SDM Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Transisi Energi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=8873</guid>

					<description><![CDATA[JN-Dewan Energi Nasional (DEN) secara resmi memperkuat kolaborasi internasional dengan menggandeng Pemerintah Amerika Serikat dan Jepang dalam misi besar penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten di sektor energi bersih. Kerja sama strategis ini dirancang untuk mendukung percepatan transisi energi nasional serta pencapaian target emisi nol bersih (Net Zero Emission) pada tahun 2060 atau lebih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Dewan Energi Nasional (DEN) secara resmi memperkuat kolaborasi internasional dengan menggandeng Pemerintah Amerika Serikat dan Jepang dalam misi besar penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten di sektor energi bersih. Kerja sama strategis ini dirancang untuk mendukung percepatan transisi energi nasional serta pencapaian target emisi nol bersih (<em class="eujQNb" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true">Net Zero Emission</em>) pada tahun 2060 atau lebih cepat.<span class="uJ19be notranslate" data-wiz-uids="iVX4Mc_11,iVX4Mc_12" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true"><span class="vKEkVd" data-animation-atomic="" data-wiz-attrbind="class=iVX4Mc_10/TKHnVd" data-sae=""><span aria-hidden="true"> </span><button class="rBl3me" tabindex="0" data-amic="true" data-icl-uuid="ef601049-d5da-475d-82d7-102b13b984d2" aria-label="Lihat link terkait" data-wiz-attrbind="disabled=iVX4Mc_10/C5gNJc;aria-label=iVX4Mc_10/bOjMyf;class=iVX4Mc_10/UpSNec" data-ved="2ahUKEwjgq_CQtoaTAxWroWMGHUUpIg8Qye0OegYIAQgGEAE" data-hveid="CAEIBhAB"></button></span></span></p>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBxAA" data-complete="true" data-processed="true">Sekretaris Jenderal DEN, Djoko Siswanto, mengungkapkan bahwa penguatan kapasitas SDM menjadi pilar utama dalam menghadapi dinamika transisi dari energi fosil menuju energi baru terbarukan (EBT). Dalam kemitraan ini, Amerika Serikat dan Jepang akan memberikan dukungan berupa program pelatihan teknis, transfer teknologi, hingga beasiswa pendidikan bagi para tenaga ahli energi di Indonesia.<button class="rBl3me" tabindex="0" data-amic="true" data-icl-uuid="342dd6d6-2280-4d8d-9f4d-4ee549d8f3ce" aria-label="Lihat link terkait" data-wiz-attrbind="disabled=iVX4Mc_14/C5gNJc;aria-label=iVX4Mc_14/bOjMyf;class=iVX4Mc_14/UpSNec" data-ved="2ahUKEwjgq_CQtoaTAxWroWMGHUUpIg8Qye0OegYIAQgHEAE" data-hveid="CAEIBxAB"></button></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEICBAA" data-complete="true" data-processed="true">Fokus utama dari kerja sama ini meliputi pengembangan kompetensi di bidang teknologi rendah karbon, manajemen efisiensi energi, serta infrastruktur jaringan listrik pintar (<em class="eujQNb" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true">smart grid</em>). Mengingat kompleksitas transisi energi di Indonesia yang memiliki karakteristik geografis kepulauan, diperlukan SDM yang mampu mengelola interkoneksi energi secara presisi dan efisien.<span class="uJ19be notranslate" data-wiz-uids="iVX4Mc_1a,iVX4Mc_1b" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true"><span class="vKEkVd" data-animation-atomic="" data-wiz-attrbind="class=iVX4Mc_19/TKHnVd" data-sae=""><span aria-hidden="true"> </span><button class="rBl3me" tabindex="0" data-amic="true" data-icl-uuid="28232dd4-1ed2-4a0a-9af6-9e02d7a71ebf" aria-label="Lihat link terkait" data-wiz-attrbind="disabled=iVX4Mc_19/C5gNJc;aria-label=iVX4Mc_19/bOjMyf;class=iVX4Mc_19/UpSNec" data-ved="2ahUKEwjgq_CQtoaTAxWroWMGHUUpIg8Qye0OegYIAQgIEAE" data-hveid="CAEICBAB"></button></span></span></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEICRAA" data-complete="true" data-processed="true">&#8220;Transisi energi bukan hanya soal mengganti sumber energi, tetapi juga kesiapan manusia yang mengoperasikannya. Dengan dukungan Amerika Serikat dan Jepang yang memiliki teknologi maju, kami ingin memastikan bahwa tenaga kerja Indonesia siap memimpin industri hijau di masa depan,&#8221; tegas pihak DEN dalam pertemuan koordinasi di Jakarta, Rabu (4/3/2026).<span class="uJ19be notranslate" data-wiz-uids="iVX4Mc_1e,iVX4Mc_1f" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true"><span class="vKEkVd" data-animation-atomic="" data-wiz-attrbind="class=iVX4Mc_1d/TKHnVd" data-sae=""><span aria-hidden="true"> </span><button class="rBl3me" tabindex="0" data-amic="true" data-icl-uuid="71f8967f-874c-437e-af39-696a60d5f474" aria-label="Lihat link terkait" data-wiz-attrbind="disabled=iVX4Mc_1d/C5gNJc;aria-label=iVX4Mc_1d/bOjMyf;class=iVX4Mc_1d/UpSNec" data-ved="2ahUKEwjgq_CQtoaTAxWroWMGHUUpIg8Qye0OegYIAQgJEAE" data-hveid="CAEICRAB"></button></span></span></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIChAA" data-complete="true" data-processed="true">Amerika Serikat melalui program kemitraan energinya akan fokus pada pengembangan energi angin dan matahari berskala besar. Sementara itu, Jepang melalui inisiatif <em class="eujQNb" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true">Asia Zero Emission Community</em> (AZEC) akan lebih banyak berbagi pengalaman mengenai teknologi penangkapan karbon (<em class="eujQNb" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true">Carbon Capture and Storage</em>) serta pemanfaatan hidrogen sebagai bahan bakar alternatif.<button class="rBl3me" tabindex="0" data-amic="true" data-icl-uuid="0a66e9e5-b3e4-47c2-815a-fe3aa8804f96" aria-label="Lihat link terkait" data-wiz-attrbind="disabled=iVX4Mc_1j/C5gNJc;aria-label=iVX4Mc_1j/bOjMyf;class=iVX4Mc_1j/UpSNec" data-ved="2ahUKEwjgq_CQtoaTAxWroWMGHUUpIg8Qye0OegYIAQgKEAE" data-hveid="CAEIChAB"></button></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEICxAA" data-complete="true" data-processed="true" aria-owns="action-menu-parent-container">Selain peningkatan teknis, kerja sama ini juga mencakup penyusunan kurikulum pendidikan di tingkat perguruan tinggi agar selaras dengan kebutuhan industri energi masa kini. Pemerintah berharap sinergi lintas negara ini dapat menciptakan ekosistem energi yang lebih mandiri dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan daya saing global Indonesia di sektor energi hijau.(Yonex)</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
