<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MBG &#8211; Jejak News</title>
	<atom:link href="https://www.jejak-news.com/tag/mbg/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.jejak-news.com</link>
	<description>No Viral No Justice</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 Aug 2026 14:10:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2024/12/favicon-1-150x150.png</url>
	<title>MBG &#8211; Jejak News</title>
	<link>https://www.jejak-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BGN Prioritaskan Dapur Makan Bergizi Gratis di Daerah Stunting Tinggi dan Wilayah 3T, 114 Titik Siap Beroperasi</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/bgn-prioritaskan-dapur-makan-bergizi-gratis-di-daerah-stunting-tinggi-dan-wilayah-3t-114-titik-siap-beroperasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 14:10:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Gizi Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BGN]]></category>
		<category><![CDATA[Gizi Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Makan Bergizi Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku Utara]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Nias]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Papua]]></category>
		<category><![CDATA[stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Sudaryono]]></category>
		<category><![CDATA[Wilayah 3T]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=13913</guid>

					<description><![CDATA[JEJAKNEWS.COM-Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa pengoperasian dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan diprioritaskan di daerah dengan prevalensi stunting tinggi serta kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan intervensi gizi menyasar kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. Kepala BGN, Sudaryono, mengatakan bahwa dari sekitar 13.000 titik dapur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEJAKNEWS.COM-</strong>Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa pengoperasian dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan diprioritaskan di daerah dengan prevalensi stunting tinggi serta kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan intervensi gizi menyasar kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.</p>
<p data-start="1500" data-end="1790">Kepala BGN, Sudaryono, mengatakan bahwa dari sekitar 13.000 titik dapur yang telah dipetakan secara nasional, pemerintah tidak akan mengoperasikan seluruhnya secara serentak. Sebaliknya, proses aktivasi dilakukan secara bertahap berdasarkan tingkat urgensi dan kebutuhan setiap wilayah.</p>
<p data-start="1500" data-end="1790">&#8220;Jadi dari 13.000 tadi, yang siap mana daerah yang stunting tinggi dan sangat tinggi dan 3T yang mana, itu duluan yang menjadi prioritas,&#8221; ujar Sudaryono di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026).</p>
<p data-start="1997" data-end="2326">Data BGN menunjukkan sekitar 1.700 titik dapur berada di wilayah dengan angka stunting tinggi dan sangat tinggi. Kawasan tersebut menjadi fokus utama pemerintah dalam tahap awal implementasi Program Makan Bergizi Gratis, mengingat tingginya risiko gangguan pertumbuhan anak yang memerlukan intervensi cepat dan berkelanjutan.</p>
<p data-start="2328" data-end="2554">Sebagai langkah awal, BGN menjadwalkan aktivasi 114 dapur MBG pada pekan depan. Dapur-dapur tersebut tersebar di enam provinsi prioritas, meliputi wilayah Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, Maluku Utara, serta Nias.</p>
<p data-start="2328" data-end="2554">&#8220;Kami di minggu depan akan mengaktivasi lebih dari 100 titik. Kalau tidak salah 114 titik di minggu depan. Dapurnya sudah siap, tinggal diaktivasi untuk segera bisa beroperasi,&#8221; kata Sudaryono.</p>
<p data-start="2753" data-end="2933">Menurutnya, pendekatan bertahap dipilih agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan tanpa mengorbankan kualitas layanan.</p>
<p data-start="2753" data-end="2933">&#8220;Jadi bukan berarti 13.000 besok nyala semua, bukan. Tapi kami prioritaskan pada titik-titik yang sangat dibutuhkan karena stuntingnya tinggi dan wilayah 3T,&#8221; tegasnya.</p>
<p data-start="3107" data-end="3301">BGN juga memastikan bahwa ekspansi layanan akan terus dilakukan secara bertahap seiring kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, dan dukungan pemerintah daerah di berbagai wilayah Indonesia.</p>
<p data-start="3107" data-end="3301">BGN Ingatkan Mayarakat Waspada Penipuan</p>
<p data-start="3350" data-end="3599">Di tengah percepatan pelaksanaan program, Sudaryono mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang mengaku memiliki kewenangan mengaktifkan dapur MBG atau menawarkan jasa tertentu dengan mengatasnamakan Badan Gizi Nasional.</p>
<p data-start="3601" data-end="3771">Ia menegaskan bahwa proses aktivasi dilakukan secara resmi melalui mekanisme pemerintah dan tidak melibatkan individu yang menjanjikan percepatan dengan imbalan tertentu.</p>
<p data-start="3601" data-end="3771">&#8220;Biasanya kalau ada pengumuman begini, nanti akan ada oknum yang mengaku-ngaku bahwa nanti saya yang akan bisa mengaktivasi. Jadi saya imbau kepada masyarakat, jangan percaya kalau ada foto, minta KTP-nya, laporkan polisi! Ya, enggak ada lagi. Saya, enggak ada lagi orang-orang yang mengambil kesempatan dalam kesempitan ini,&#8221; jelas Sudaryono.</p>
<p data-start="4120" data-end="4301">Peringatan tersebut disampaikan untuk mencegah munculnya praktik penipuan yang berpotensi merugikan masyarakat maupun pihak-pihak yang ingin berpartisipasi dalam program pemerintah.</p>
<p data-start="4303" data-end="4827">Pada akhirnya, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya diukur dari banyaknya dapur yang berdiri, tetapi dari kemampuannya menjangkau anak-anak yang paling membutuhkan dan menurunkan angka stunting secara nyata. Kebijakan yang berpihak kepada wilayah paling rentan adalah bentuk keberanian negara menempatkan keadilan sebagai prioritas. Sebab, ukuran sebuah pemerintahan bukan terletak pada seberapa luas program diumumkan, melainkan seberapa tepat ia hadir di tempat yang selama ini paling sering ditinggalkan.</p>
<p data-start="4829" data-end="4870" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Reporter: NV Editor: Ismail Saleh</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenag Tegaskan Dana Zakat Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis.</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/kemenag-tegaskan-dana-zakat-tidak-digunakan-untuk-program-makan-bergizi-gratis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 03:53:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[BAZNAS]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag RI]]></category>
		<category><![CDATA[LAZ]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=8611</guid>

					<description><![CDATA[JN-Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan bahwa tidak ada kebijakan yang mengalokasikan dana zakat untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah menjamin bahwa pengelolaan dan penyaluran zakat tetap berpedoman teguh pada aturan syariat Islam, yakni diperuntukkan khusus bagi delapan golongan yang berhak menerima (asnaf). Klarifikasi ini dikeluarkan menyusul adanya diskusi di ruang publik mengenai pemanfaatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan bahwa tidak ada kebijakan yang mengalokasikan dana zakat untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah menjamin bahwa pengelolaan dan penyaluran zakat tetap berpedoman teguh pada aturan syariat Islam, yakni diperuntukkan khusus bagi delapan golongan yang berhak menerima (<i data-path-to-node="4" data-index-in-node="341">asnaf</i>).</p>
<p data-path-to-node="5">Klarifikasi ini dikeluarkan menyusul adanya diskusi di ruang publik mengenai pemanfaatan dana keagamaan untuk program strategis nasional.</p>
<p data-path-to-node="7">Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag menyatakan bahwa dana zakat yang dihimpun melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) maupun Lembaga Amil Zakat (LAZ) memiliki tata kelola yang sangat ketat dan diaudit secara berkala.</p>
<p data-path-to-node="8">&#8220;Zakat adalah dana umat yang sifatnya spesifik (<i data-path-to-node="8" data-index-in-node="48">earmarked</i>). Ketentuan penyalurannya sudah baku dalam Al-Qur&#8217;an, yaitu untuk fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharim, fisabilillah, dan ibnu sabil. Kami pastikan tidak ada pengalihan dana zakat untuk program MBG,&#8221; tegas pihak Kemenag dalam keterangannya di Jakarta.</p>
<p data-path-to-node="10">Pemerintah menjelaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif nasional yang didanai melalui mekanisme <b data-path-to-node="10" data-index-in-node="124">APBN</b>, bukan dari dana zakat atau infak. Program ini bertujuan untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas SDM sesuai dengan visi Indonesia Emas 2045.</p>
<p data-path-to-node="11">Meski demikian, Kemenag membuka ruang kolaborasi bagi lembaga zakat untuk menjalankan program serupa selama sasaran penerimanya adalah warga yang masuk dalam kategori <i data-path-to-node="11" data-index-in-node="167">asnaf</i> (seperti masyarakat miskin atau anak yatim piatu yang membutuhkan gizi). Namun, hal itu dilakukan sebagai bagian dari program pemberdayaan umat masing-masing lembaga, bukan sebagai pendanaan program pemerintah secara umum.</p>
<p data-path-to-node="13">Kemenag juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan terus menyalurkan zakatnya melalui lembaga resmi. Pemerintah berkomitmen menjaga transparansi agar kepercayaan umat tetap terjaga.</p>
<p data-path-to-node="14">&#8220;Penyaluran zakat harus tepat sasaran secara syar&#8217;i agar tujuan zakat untuk mengentaskan kemiskinan dan menyejahterakan umat dapat tercapai tanpa menyalahi ketentuan agama,&#8221; tambah pernyataan tersebut.(IMH)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepala Daerah Laporkan Penurunan Kemiskinan, Presiden Prabowo Tekankan Penguatan Lapisan Bawah</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/kepala-daerah-laporkan-penurunan-kemiskinan-presiden-prabowo-tekankan-penguatan-lapisan-bawah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2026 13:34:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=8491</guid>

					<description><![CDATA[JN-Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menurunkan kemiskinan dan pengangguran melalui penguatan kebijakan ekonomi yang inklusif dan berorientasi pada masyarakat lapisan bawah. Upaya tersebut dilakukan dengan memperhatikan perkembangan berbagai indikator kesejahteraan masyarakat di tingkat daerah, serta melalui koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa perkembangan kondisi sosial ekonomi di daerah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menurunkan kemiskinan dan pengangguran melalui penguatan kebijakan ekonomi yang inklusif dan berorientasi pada masyarakat lapisan bawah. Upaya tersebut dilakukan dengan memperhatikan perkembangan berbagai indikator kesejahteraan masyarakat di tingkat daerah, serta melalui koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.</p>
<p>Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan bahwa perkembangan kondisi sosial ekonomi di daerah dilaporkan langsung oleh para kepala daerah berdasarkan situasi di wilayah masing-masing. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 yang diselenggarakan pada Jumat, 13 Februari 2026, di Wisma Danantara, Jakarta, dan dihadiri oleh jajaran pemerintah, pelaku usaha, ekonom, serta pemangku kepentingan terkait.</p>
<p>Presiden Prabowo menjelaskan bahwa laporan dari daerah juga menunjukkan perbaikan pada sejumlah indikator ketenagakerjaan dan pemerataan.</p>
<p>“Para kepala daerah melaporkan di daerah-daerah mereka sudah melihat kemiskinan menurun. Mereka sudah merasakan pengangguran terbuka menurun dan jumlah orang bekerja meningkat. Mereka juga menghitung rasio gini dalam tren menurun,” ujar Presiden Prabowo.</p>
<p>Sejalan dengan pernyataan Presiden tersebut, data sosial ekonomi terkini menunjukkan perbaikan pada sejumlah indikator utama. Tingkat kemiskinan tercatat sebesar 8,25 persen, sementara rasio gini berada pada level 0,363, yang mencerminkan tren ketimpangan yang semakin membaik. Di sisi ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka tercatat sebesar 4,7 persen, dengan penyerapan sekitar 2,71 juta tenaga kerja baru sepanjang tahun 2025.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo memaparkan capaian pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menyasar kelompok masyarakat rentan sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berpenghasilan rendah. Presiden Prabowo menegaskan bahwa program tersebut dijalankan secara konsisten setiap hari.</p>
<p>“Dari makan bergizi gratis program kita saja hari ini kita telah mencapai 60 juta 200 ribu ibu penerima manfaat, anak-anak Indonesia, ibu-ibu hamil, dan orang tua lansia yang hidup sendiri dan tidak ada yang membantu,” jelas Presiden Prabowo.</p>
<p>Sejalan dengan perhatian dan komitmen Presiden terhadap pengentasan kemiskinan, pemerintah terus mendorong penyempurnaan kebijakan yang menyasar masyarakat lapisan bawah secara lebih tepat sasaran. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan basis data sosial ekonomi, termasuk pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai rujukan bersama lintas kementerian dan lembaga hingga pemerintah darah, guna memastikan intervensi pemerintah menjangkau kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan.</p>
<p>Dalam konteks tersebut, pemerintah memandang penting penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga bersama pemerintah daerah untuk memastikan kebijakan pengentasan kemiskinan dijalankan secara selaras di pusat dan daerah. Koordinasi ini mencakup penyelarasan perencanaan, pelaksanaan program, serta pemantauan indikator kesejahteraan masyarakat di tingkat daerah.</p>
<p>Pemerintah akan terus memastikan pelaksanaan program dan kebijakan berjalan secara terkoordinasi, serta memantau perkembangan indikator kesejahteraan masyarakat, khususnya tingkat kemiskinan, pengangguran, dan pemerataan, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam menurunkan kemiskinan dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.(IMH)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Efisiensi Anggaran dan Pemberantasan Korupsi</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/presiden-prabowo-tegaskan-komitmen-efisiensi-anggaran-dan-pemberantasan-korupsi-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2026 13:31:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Economic Outlook 2026]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=8488</guid>

					<description><![CDATA[JN-Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam melakukan efisiensi anggaran secara besar-besaran, memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, serta mendorong pembangunan nasional yang berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan arahan dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 yang digelar di Jakarta, Jumat (13/02). Saat memberikan arahan, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pada tahun pertama pemerintahannya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam melakukan efisiensi anggaran secara besar-besaran, memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, serta mendorong pembangunan nasional yang berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan arahan dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 yang digelar di Jakarta, Jumat (13/02).</p>
<p>Saat memberikan arahan, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pada tahun pertama pemerintahannya, negara berhasil melakukan penghematan anggaran lebih dari Rp300 triliun. Dana hasil efisiensi tersebut dialihkan untuk mendukung program-program produktif, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).</p>
<p>“Dalam kebijakan fiskal, saya sudah buktikan bahwa kita bisa melaksanakan efisiensi, penghematan yang sangat besar. Di tahun pertama pemerintahan kita, kita telah menghemat uang dari anggaran kita sendiri sangat besar, Rp300 triliun lebih penghematan kita,” ujar Presiden Prabowo.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa penghematan dilakukan dengan memangkas belanja yang dinilai tidak produktif, seperti perjalanan dinas luar negeri, kegiatan seremonial, seminar, hingga kajian yang berlebihan. Menurut Presiden Prabowo, langkah tersebut memungkinkan pemerintah untuk lebih fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar rakyat dan percepatan pembangunan infrastruktur.</p>
<p>“Kajian-kajian, analisa-analisa, sudah tidak perlu terlalu banyak kajian dan analisa. Kita sudah tahu masalahnya. Kekurangan infrastruktur, lakukan. Desa perlu jembatan, buat. Rakyat lapar, cari pangan. Tidak usah terlalu banyak analisa,” tegas Presiden Prabowo.</p>
<p>Lebih lanjut, Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya menutup kebocoran anggaran dan meningkatkan kinerja pengelolaan aset negara, serta mengapresiasi kinerja Danantara yang dalam waktu kurang dari satu tahun telah mencatatkan hasil efisiensi dan reformasi hingga empat kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.</p>
<p>“Saya dapat laporan sementara, hasil daripada efisiensi Saudara, reformasi Saudara sudah melahirkan hasil 4 kali lipat daripada tahun 2024. Ini luar biasa, tapi harus terus dikejar,” ungkap Presiden Prabowo.</p>
<p>Presiden Prabowo turut menetapkan target tingkat pengembalian aset (<em>return on asset</em>) di atas 8 persen. Presiden mendorong seluruh jajaran Kementerian/Lembaga untuk meningkatkan kinerja pengelolaan aset negara agar mampu melampaui target tersebut sebagai bagian dari upaya optimalisasi kontribusi aset terhadap perekonomian nasional.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo kembali menegaskan tekad dan komitmen untuk memberantas korupsi di seluruh lini pemerintahan dan dunia usaha. Presiden menekankan bahwa tidak boleh ada kompromi dalam penegakan hukum, namun tetap menjunjung tinggi keadilan.</p>
<p>“Korupsi masih terlalu banyak. Kita harus habiskan korupsi dari bumi Indonesia. Segala kebocoran, segala penyelewengan, segala manipulasi, semua. Semua tingkatan. Tidak ada kompromi. Kita harus tegakkan hukum dengan baik. Tapi tidak boleh ada <em>miscarriage of justice</em>,” pungkas Presiden Prabowo.</p>
<p>Komitmen tersebut menegaskan bahwa strategi pembangunan ekonomi nasional tidak hanya bertumpu pada pertumbuhan semata, tetapi juga pada reformasi tata kelola yang bersih, efisien, dan berintegritas sebagai fondasi menuju Indonesia maju.(IMH)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Prabowo Tegaskan MBG Dorong Pertumbuhan Ekonomi dari Lapisan Paling Bawah</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/presiden-prabowo-tegaskan-mbg-dorong-pertumbuhan-ekonomi-dari-lapisan-paling-bawah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2026 04:47:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Economic Outlook 2026]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=8414</guid>

					<description><![CDATA[JN-Presiden Prabowo Subianto secara tegas memaparkan dampak nyata dari sejumlah kebijakan pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Presiden menyoroti salah satunya adalah dampak positif dari program makan bergizi gratis (MBG) bagi pertumbuhan ekonomi pada lapisan paling bawah. “Makan bergizi gratis telah mendorong peningkatan konsumsi rumah tangga ini dan mendorong pertumbuhan di desa-desa, di kecamatan-kecamatan, di lapisan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Presiden Prabowo Subianto secara tegas memaparkan dampak nyata dari sejumlah kebijakan pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Presiden menyoroti salah satunya adalah dampak positif dari program makan bergizi gratis (MBG) bagi pertumbuhan ekonomi pada lapisan paling bawah.</p>
<p>“Makan bergizi gratis telah mendorong peningkatan konsumsi rumah tangga ini dan mendorong pertumbuhan di desa-desa, di kecamatan-kecamatan, di lapisan yang paling bawah dari ekonomi kita,” jelas Presiden dalam sambutannya pada acara Indonesia Economic Outlook 2026, yang digelar di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat (13/02/2026).</p>
<p>Selain peningkatan konsumsi rumah tangga, Presiden Prabowo juga menyoroti menurunnya tingkat kemiskinan hingga tren pengangguran terbuka yang turut menurun. Melihat tren positif tersebut, Presiden optimistis bahwa ekonomi Indonesia pada tahun ini akan tumbuh sangat baik.</p>
<p>“Dan di sinilah, dari lapisan paling bawah Indonesia akan bangkit menjadi ekonomi yang dinamis. Kalau saya percaya bahwa ekonomi kita akan sangat baik tahun ini,” ucap Presiden.</p>
<p>Selain dampak nyata terhadap kondisi ekonomi bangsa saat ini, program MBG ini juga merupakan investasi ekonomi jangka panjang Indonesia sekaligus wujud nyata dari langkah berani dalam akselerasi pembangunan bangsa.</p>
<p>“Saya kira di dunia ini, ini adalah suatu prestasi yang membanggakan dari segi manjamen, dari segi logistik, dari segi pengendalian, saya kira ini sesuatu yang mungkin harus dicatat sebagai prestasi yang membanggakan kita,” tandasnya.</p>
<p>Hal Ini menegaskan bahwa strategi pembangunan ekonomi Indonesia bergerak menuju model yang lebih inklusif di mana pertumbuhan tidak lagi bertumpu pada pusat ekonomi semata, melainkan tumbuh kuat dari desa, komunitas, dan lapisan masyarakat paling bawah sebagai fondasi kebangkitan nasional<strong>.(IMH)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Efisiensi Anggaran dan Pemberantasan Korupsi</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/presiden-prabowo-tegaskan-komitmen-efisiensi-anggaran-dan-pemberantasan-korupsi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2026 04:28:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Economic Outlook 2026]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=8411</guid>

					<description><![CDATA[JN-Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam melakukan efisiensi anggaran secara besar-besaran, memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, serta mendorong pembangunan nasional yang berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara dalam pidatonya saat menghadiri Indonesia Economic Outlook 2026 yang digelar di Auditorium Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat (13/02/2026). Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pada tahun pertama pemerintahannya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam melakukan efisiensi anggaran secara besar-besaran, memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, serta mendorong pembangunan nasional yang berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara dalam pidatonya saat menghadiri Indonesia Economic Outlook 2026 yang digelar di Auditorium Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat (13/02/2026).</p>
<p>Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pada tahun pertama pemerintahannya, negara berhasil melakukan penghematan anggaran lebih dari Rp300 triliun. Dana hasil efisiensi tersebut dialihkan untuk mendukung program-program produktif, termasuk program makan bergizi gratis (MBG).</p>
<p>“Dalam kebijakan fiskal saya sudah buktikan bahwa kita bisa melaksanakan efisiensi, penghematan yang sangat besar. Di tahun pertama pemerintahan kita, kita telah menghemat uang dari anggaran kita sendiri sangat besar, Rp300 triliun lebih penghematan kita,” ujar Presiden.</p>
<p>Presiden Prabowo menjelaskan, penghematan dilakukan dengan memangkas belanja yang dinilai tidak produktif, seperti perjalanan dinas luar negeri, kegiatan seremonial, seminar, hingga kajian yang berlebihan. Menurut Presiden, langkah tersebut memungkinkan pemerintah untuk lebih fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar rakyat dan percepatan pembangunan infrastruktur.</p>
<p>“Kajian-kajian, analisa-analisa, sudah tidak perlu terlalu banyak kajian dan analisa. Kita sudah tahu masalahnya. Kekurangan infrastruktur, lakukan. Desa perlu jembatan, buat. Rakyat lapar, cari pangan. Tidak usah terlalu banyak analisa,” tegasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Kepala Negara menyoroti pentingnya menutup kebocoran anggaran dan meningkatkan kinerja pengelolaan aset negara. Presiden mengapresiasi kinerja Danantara yang dalam waktu kurang dari satu tahun telah mencatatkan hasil efisiensi dan reformasi hingga empat kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.</p>
<p>“Saya dapat laporan sementara, hasil daripada efisiensi Saudara, reformasi Saudara sudah melahirkan hasil empat kali lipat daripada tahun 2024. Ini luar biasa, tapi harus terus dikejar,” ucapnya.</p>
<p>Presiden Prabowo pun menargetkan tingkat pengembalian aset (<em>return on asset</em>) di atas 8 persen.</p>
<p>&#8220;Kau patok 7 persen, saya patok 8 persen. Sekarang saya tingkatkan. Harus bisa lebih dari 8 persen. Menteri-menteri, bisa? Siap gitu dong. Percaya sama saya. Kalian sendiri akan kaget,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Presiden kembali menegaskan tekadnya untuk memberantas korupsi di seluruh lini pemerintahan dan dunia usaha. Presiden menekankan bahwa tidak boleh ada kompromi dalam penegakan hukum, namun tetap menjunjung tinggi keadilan.</p>
<p>“Korupsi masih terlalu banyak. Kita harus habiskan korupsi dari bumi Indonesia. Segala kebocoran, segala penyelewengan, segala manipulasi, semua. Semua tingkatan,” tegas Presiden.</p>
<p>“Tidak ada kompromi. Kita harus tegakkan hukum dengan baik. Tapi tidak boleh ada <em>miscarriage of justice</em>,” lanjutnya.</p>
<p>Strategi pembangunan ekonomi nasional tidak hanya bertumpu pada pertumbuhan saja, tetapi juga pada reformasi tata kelola yang bersih, efisien, dan berintegritas sebagai fondasi Indonesia menuju negara maju.(IMH)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenpora Dukung dan Siap Berkolaborasi Terkait Penguatan Isu Lingkungan Sesuai Asta Cita Presiden</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/kemenpora-dukung-dan-siap-berkolaborasi-terkait-penguatan-isu-lingkungan-sesuai-asta-cita-presiden/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Feb 2026 08:36:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenpora]]></category>
		<category><![CDATA[KLH]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=8307</guid>

					<description><![CDATA[JN-Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendukung dan siap berkolaborasi dalam penguatan isu lingkungan hidup sebagai bagian dari pelaksanaan visi Asta Cita dan arahan Presiden Republik Indonesia. Komitmen tersebut sejalan dengan pandangan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang menempatkan isu lingkungan sebagai fondasi utama berbagai program prioritas nasional. Kementerian Lingkungan Hidup mengemukakan bahwa keberlanjutan lingkungan menjadi dasar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendukung dan siap berkolaborasi dalam penguatan isu lingkungan hidup sebagai bagian dari pelaksanaan visi Asta Cita dan arahan Presiden Republik Indonesia. Komitmen tersebut sejalan dengan pandangan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang menempatkan isu lingkungan sebagai fondasi utama berbagai program prioritas nasional.</p>
<p>Kementerian Lingkungan Hidup mengemukakan bahwa keberlanjutan lingkungan menjadi dasar penting dalam mewujudkan kedaulatan pangan, energi, dan air, hingga peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Bidang Kelestarian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya, Nur Adi Wardojo, dalam acara Kolaborasi Kehumasan Lingkungan Tahun 2026 di Jakarta, Kamis (5/2).</p>
<p>Ia menegaskan bahwa aspek lingkungan hidup merupakan faktor kunci dalam mendukung visi dan misi Asta Cita, khususnya yang berkaitan dengan kedaulatan pangan, energi, dan air. Menurutnya, keberhasilan program swasembada pangan dan perbaikan gizi tidak mungkin tercapai tanpa lingkungan yang sehat.</p>
<p>“Lingkungan hidup adalah fondasi utama. Kepada rekan-rekan kami di Kemenko Pangan, Kemenkes, Badan Gizi Nasional, dan para pemangku kepentingan lainnya, program perbaikan gizi dan swasembada pangan mustahil tercapai jika tidak ada tanah yang sehat dan air yang bersih. Jika air terkontaminasi, ketahanan pangan tidak akan terwujud,” ujarnya.</p>
<p>Nur Adi juga mengingatkan bahwa lingkungan hidup yang terjaga berpengaruh langsung terhadap kualitas hidup masyarakat dan menjadi basis penting dalam mendorong kemandirian pangan nasional. Kesuburan tanah serta ketersediaan air bersih untuk pertanian, kata dia, sangat erat kaitannya dengan kondisi lingkungan.</p>
<p>Terkait peran dunia usaha, KLH juga menekankan pentingnya mempertimbangkan aspek keberlanjutan dalam setiap aktivitas industri. Melalui penerapan kebijakan fiskal hijau bersama Kementerian Keuangan dan Danantara, pemerintah berupaya memastikan bahwa investasi tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjaga keseimbangan ekologi.</p>
<p>“Investasi di Indonesia harus bermakna secara ekonomi sekaligus mampu menjaga ekologi,” katanya.</p>
<p>Selain itu, KLH menyoroti pentingnya menjaga lingkungan dalam pembangunan infrastruktur. Infrastruktur yang megah, menurut Nur Adi, hanya akan bertahan jika didukung oleh lingkungan yang sehat, mengingat kerusakan lingkungan dapat memicu bencana hidrometeorologi yang berpotensi merusak fasilitas pembangunan.</p>
<p>Dengan semangat kolaborasi tersebut, KLH dan kementerian terkait diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam mendukung agenda pembangunan nasional yang berkelanjutan, selaras dengan Asta Cita dan arahan Presiden.(IMH)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Prabowo: Program Makan Bergizi Gratis Jawaban Negara atas Masalah Gizi Anak</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/presiden-prabowo-program-makan-bergizi-gratis-jawaban-negara-atas-masalah-gizi-anak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 13:50:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Negara]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=7731</guid>

					<description><![CDATA[JN-Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis yang dilandasi kepedulian negara terhadap kondisi gizi anak-anak Indonesia. Hal ini disampaikan Kepala Negara dalam Taklimat Awal Tahun pada Selasa, 6 Januari 2026, Presiden mengungkapkan bahwa berbagai kajian menunjukkan persentase anak Indonesia mengalami kekurangan gizi mencapai lebih dari 20 hingga 30 persen. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis yang dilandasi kepedulian negara terhadap kondisi gizi anak-anak Indonesia. Hal ini disampaikan Kepala Negara dalam Taklimat Awal Tahun pada Selasa, 6 Januari 2026, Presiden mengungkapkan bahwa berbagai kajian menunjukkan persentase anak Indonesia mengalami kekurangan gizi mencapai lebih dari 20 hingga 30 persen.</p>
<div class="container container_detail read__top">
<article>
<div class="detail read__text">
<div class="detail_text">
<div class="reading_text">
<p>“Itu yang jelas dikatakan malnutrisi, stunting, badannya sangat lemah, pertumbuhannya tidak normal. Kemudian ternyata puluhan juta anak-anak Indonesia berangkat sekolah tanpa makan pagi. Banyak juga makan mereka hanya nasi dengan daun-daun,” kata Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor.</p>
<p>Menurut Presiden, dari kondisi tersebut menuntut kehadiran negara untuk melakukan intervensi langsung dan terukur demi menyelamatkan masa depan generasi bangsa melalui program makan bergizi gratis (MBG). Presiden Prabowo menjelaskan bahwa program MBG yang telah berjalan tepat satu tahun lalu telah berhasil menjangkau 55 juta penerima manfaat.</p>
<p>“Hari ini adalah 6 Januari 2026 dan kita sudah mencapai hari ini dilaporkan kepada saya 55 juta penerima manfaat, 55 juta, 55 juta anak-anak Indonesia menerima makan tiap hari dan termasuk ibu-ibu hamil. Ini sesuatu yang membanggakan juga,” ucapnya.</p>
<p>Meski demikian, Presiden tidak menutup mata terhadap kekurangan dan potensi penyimpangan dalam pelaksanaan program MBG tersebut. Namun, menurut Presiden, berdasarkan evaluasi objektif tingkat keberhasilan MBG mencapai angka 99 persen.</p>
<p>“Dengan kekurangan 0,00 sekian itu pun bagi kita sesuatu yang harus kita atasi, dan Alhamdulillah kita sudah mengatasi, dan kita sedang atasi terus. Langkah demi langkah, pengawasan demi pengawasan, langkah-langkah pengamanan terus kita lakukan. Tapi intinya adalah bahwa kita intervensi,” katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa pemimpin yang bertanggung jawab harus bekerja keras untuk menghilangkan kelaparan dan kemiskinan. Untuk itu, Presiden pun mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk tetap yakin berada di jalan yang benar dalam memberantas kemiskinan dan menghilangkan kelaparan demi masa depan bangsa.</p>
<p>“Kita buktikan. Kalau niat kita bersih, niat kita tidak mencuri uang rakyat, kita berbuat untuk kepentingan rakyat, kepentingan bangsa kita, keselamatan bangsa kita, kita tidak perlu ragu-ragu, kita tidak perlu sedikitpun gentar,” tandasnya.(IMH)</p>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Call Center SAGI 127 Resmi Kawal Hak Gizi Anak</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/call-center-sagi-127-resmi-kawal-hak-gizi-anak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2025 08:22:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[BGN]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[SAGI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=5966</guid>

					<description><![CDATA[JN-Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memperkenalkan Tema Payung Program Makan Bergizi Gratis (MBG): “Makan Bergizi, Hak Anak Indonesia” sebagai komitmen baru dalam memperkuat pemenuhan hak gizi anak secara nasional. Sejalan dengan peluncuran tema besar tersebut, BGN juga meluncurkan Layanan Call Center 127 beserta maskot resminya, SAGI (Sentra Aduan Gizi Indonesia), sebagai sarana pelibatan publik dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memperkenalkan Tema Payung Program Makan Bergizi Gratis (MBG): “Makan Bergizi, Hak Anak Indonesia” sebagai komitmen baru dalam memperkuat pemenuhan hak gizi anak secara nasional. Sejalan dengan peluncuran tema besar tersebut, BGN juga meluncurkan Layanan Call Center 127 beserta maskot resminya, SAGI (Sentra Aduan Gizi Indonesia), sebagai sarana pelibatan publik dan pengawasan bersama terhadap kualitas penyelenggaraan MBG di seluruh Indonesia.</p>
<p>Kedua peluncuran ini dilakukan bersamaan sebagai simbol komitmen BGN dalam memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan hak dasar berupa makanan bergizi yang aman, berkualitas, dan merata, serta membuka ruang partisipasi publik dalam pengawasan program gizi nasional.</p>
<p>Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan bahwa peluncuran tema dan layanan ini merupakan langkah besar dalam memperkuat hak gizi anak. “Makan bergizi bukan sekadar program, tetapi hak setiap anak Indonesia. Dan untuk memenuhi hak itu, kami membuka diri kepada masyarakat melalui Call Center 127 agar semua pihak dapat terlibat, mengawasi, dan memastikan kualitas Program Makan Bergizi Gratis berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Dadan, Senin (17/11).</p>
<p>Sebagai bentuk keterbukaan dan upaya memenuhi hak dasar anak, BGN menghadirkan Call Center 127, layanan pengaduan dan konsultasi gizi yang beroperasi 24 jam. Kanal ini menjadi wadah komunikasi langsung bagi siswa, orang tua, sekolah, penyedia katering, hingga masyarakat umum untuk memberikan laporan, masukan, hingga memperoleh edukasi terkait pemenuhan gizi.</p>
<p>“Call Center 127 bukan hanya penambahan kanal layanan, tetapi manifestasi komitmen kami untuk memberi pelayanan yang prima dan transparan. Melalui 127, kami memastikan kualitas MBG tetap terjaga dan setiap anak Indonesia mendapatkan asupan terbaik,” tambah Dadan.</p>
<p>Untuk memperkuat identitas layanan pengaduan ini, BGN memperkenalkan maskot SAGI, figur berkepala tomat dan berbadan ayam yang melambangkan prinsip gizi seimbang antara sayur-buah dan protein hewani.</p>
<p><strong>Filosofi Logo Call Center 127</strong></p>
<p>Logo 127 dirancang dengan nilai-nilai pelayanan publik:<br />
Headset Biru: Melambangkan empati dan kepedulian.<br />
Angka 127 Emas: Komitmen memberikan solusi terbaik.<br />
Daun Terbuka: Bagian dari identitas BGN sebagai simbol keterbukaan.<br />
Lingkaran Biru Tua: Keteguhan dalam menjaga layanan gizi berkualitas.<br />
Lengkungan Emas: Senyuman hangat dalam setiap pelayanan.</p>
<p>BGN menegaskan bahwa tema payung “Makan Bergizi, Hak Anak Indonesia” dan Call Center SAGI 127 adalah gerakan nasional untuk menghadirkan gizi berkualitas sekaligus mendorong partisipasi publik dalam pengawasan. BGN mengajak sekolah, orang tua, pemerintah daerah, dan masyarakat luas untuk terlibat aktif menjaga kualitas Program MBG.</p>
<p>“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Pemenuhan hak gizi anak adalah tanggung jawab bersama. Melalui Call Center 127, kami membuka pintu selebar mungkin agar masyarakat dapat berperan aktif mengawasi, melaporkan, dan memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan makanan bergizi yang layak. Ini adalah gerakan nasional, dan kami mengajak semua pihak untuk turut serta,” tutup Dadan.(IMH)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BGN Kenalkan MBG Secara Langsung di CFD Depok</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/bgn-kenalkan-mbg-secara-langsung-di-cfd-depok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2025 12:21:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jejak Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[BGN]]></category>
		<category><![CDATA[CFD]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=5877</guid>

					<description><![CDATA[JN-Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar kegiatan bertajuk &#8220;MBG: Coba dan Reviu Bareng&#8221; di Car Free Day (CFD) Depok untuk memperkenalkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara lebih dekat kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, pengunjung CFD berkesempatan mencicipi langsung menu MBG, mendapatkan edukasi gizi seimbang, serta memahami manfaat dari setiap komponen makanan yang disajikan. Sebanyak 100 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar kegiatan bertajuk &#8220;MBG: Coba dan Reviu Bareng&#8221; di Car Free Day (CFD) Depok untuk memperkenalkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara lebih dekat kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, pengunjung CFD berkesempatan mencicipi langsung menu MBG, mendapatkan edukasi gizi seimbang, serta memahami manfaat dari setiap komponen makanan yang disajikan.</p>
<p>Sebanyak 100 porsi menu bergizi dibagikan kepada masyarakat, didukung oleh dapur penyedia MBG dari SPPG Pasir Putih, Sawangan, dan SPPG Tirtajaya, Sukmajaya. Antusiasme warga terlihat dari ramainya antrian sejak pagi hingga usai kegiatan.</p>
<p>Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional, Khairul Hidayati, menjelaskan bahwa kegiatan ini diadakan untuk memperkuat kedekatan BGN dengan masyarakat sekaligus membuka ruang dialog mengenai kualitas program, terutama standar isi ompreng. “Kami ingin memastikan masyarakat bisa melihat, mencoba, dan menilai langsung kualitas menu MBG. Ini adalah bagian dari komitmen BGN untuk terus meningkatkan kepercayaan publik terhadap program ini,” ujarnya.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung ringan dan interaktif itu turut menarik perhatian Nur Widyana, Tenaga Ahli Komisi IX DPR RI, yang tengah berolahraga di area CFD. Ia memberikan apresiasi terhadap upaya BGN dalam mendekatkan program kepada publik. “Apresiasi untuk BGN pusat karena sudah membuat kegiatan seperti ini yang kemudian menghilangkan keraguan masyarakat atas berita ketidakamanan, semoga dengan begini Insya Allah yang positif bisa tersosialisasikan dengan baik dan anak-anak bisa mendapatkan gizi yang lebih baik,” ujarnya. Ia bahkan memberikan penilaian, “Rating makanan ini 9 out of 10.” untuk makanan yang ia coba berupa ayam woku, sayur buncis, dan buah jeruk.</p>
<p>Antusiasme masyarakat juga sangat tinggi. Banyak pengunjung memberikan ulasan positif setelah mencicipi menu MBG. Salah satu warga Depok, Rini (29), mengatakan bahwa menu yang disajikan terasa lebih enak dari yang ia bayangkan. “Saya kira menu gratis biasanya sederhana, tapi ini ternyata lengkap ada protein, ada sayur dan rasanya enak. Anak saya pasti suka,” ujarnya. Warga lainnya, Arif (34), menambahkan, “Penjelasan gizinya jelas, kita jadi tahu manfaat tiap komponen. Rating dari saya 4.5 per 5 enak makanannya,” ucapnya setelah mencicipi salah satu menu berupa nasi daun jeruk, ayam goreng, tahu goreng, dan buah salak.</p>
<p>Beberapa pengunjung bahkan berharap kegiatan seperti ini dilakukan lebih sering. “Seru banget, bisa coba langsung ompreng MBG. Programnya bagus, harus sering kayak gini, biar masyarakat ngerti,” kata Salsa (22).</p>
<p>Hida menambahkan bahwa kegiatan “MBG: Coba dan Reviu Bareng” ini menjadi jembatan antara BGN dan masyarakat, sekaligus memperlihatkan kualitas menu MBG secara transparan.</p>
<p>&#8220;Kami harap dengan kegiatan ini, dukungan publik semakin meningkat, bukan hanya sebagai penerima manfaat namun juga turut mengawasi berjalannya program di MBG di lapangan, sehingga program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan semakin optimal,&#8221; tuturnya.(IMH)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
