<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Industri Manufaktur &#8211; Jejak News</title>
	<atom:link href="https://www.jejak-news.com/tag/industri-manufaktur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.jejak-news.com</link>
	<description>No Viral No Justice</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Oct 2026 10:51:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2024/12/favicon-1-150x150.png</url>
	<title>Industri Manufaktur &#8211; Jejak News</title>
	<link>https://www.jejak-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menperin Sarmuji: Industri Harus Jadi Motor Pertumbuhan, Kontribusi ke PDB Dibidik Hingga 25 Persen</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/menperin-sarmuji-industri-harus-jadi-motor-pertumbuhan-kontribusi-ke-pdb-dibidik-hingga-25-persen/</link>
					<comments>https://www.jejak-news.com/menperin-sarmuji-industri-harus-jadi-motor-pertumbuhan-kontribusi-ke-pdb-dibidik-hingga-25-persen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2026 10:51:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Manufaktur]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenperin]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Perindustrian]]></category>
		<category><![CDATA[Menperin Sarmuji]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Sarmuji]]></category>
		<category><![CDATA[PDB Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=15181</guid>

					<description><![CDATA[JEJAK-NEWS.COM-Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menegaskan bahwa sektor industri pengolahan harus kembali menjadi penggerak dan motor utama pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah membidik peningkatan kontribusi sektor industri manufaktur terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional hingga mencapai 20 sampai 25 persen. Dalam peninjauannya di Jakarta, Menperin menyampaikan bahwa pertumbuhan sektor industri idealnya harus berada di atas laju [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JEJAK-NEWS.COM-Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menegaskan bahwa sektor industri pengolahan harus kembali menjadi penggerak dan motor utama pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah membidik peningkatan kontribusi sektor industri manufaktur terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional hingga mencapai 20 sampai 25 persen.</p>
<p data-path-to-node="4">Dalam peninjauannya di Jakarta, Menperin menyampaikan bahwa pertumbuhan sektor industri idealnya harus berada di atas laju pertumbuhan ekonomi nasional agar mampu mengerek kinerja perekonomian secara keseluruhan. Langkah ini krusial untuk mencegah terjadinya deindustrialisasi dini dan memastikan sektor manufaktur nasional tidak melandai sebelum mencapai tingkat kematangan (<i data-path-to-node="4" data-index-in-node="376">mature stage</i>).</p>
<p data-path-to-node="5">Guna mencapai target kontribusi tersebut, Kementerian Perindustrian berfokus menciptakan ekosistem industri yang kondusif, memperkuat daya saing manufaktur domestik, serta mendorong sektor-sektor padat karya dan pengolahan bernilai tambah tinggi. Pemerintah juga terus merumuskan berbagai kebijakan terobosan dan fasilitasi investasi guna mempercepat penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar.</p>
<p data-path-to-node="6">Pemerintah optimistis bahwa dengan menjadikan Kementerian Perindustrian sebagai akselerator serta memperkuat kolaborasi bersama para pelaku usaha, sektor industri manufaktur akan kembali tumbuh melaju, memperkokoh struktur perekonomian nasional, serta mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional yang tinggi dan inklusif.(Yusuf)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.jejak-news.com/menperin-sarmuji-industri-harus-jadi-motor-pertumbuhan-kontribusi-ke-pdb-dibidik-hingga-25-persen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perkuat Peran Global, Industri Pulp dan Kertas Indonesia Sabet Pangsa Pasar Dunia yang Lebih Luas.</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/perkuat-peran-global-industri-pulp-dan-kertas-indonesia-sabet-pangsa-pasar-dunia-yang-lebih-luas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 10:01:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Devisa Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Sirkular]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor Pulp dan Kertas]]></category>
		<category><![CDATA[Hilirisasi Industri]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Manufaktur]]></category>
		<category><![CDATA[Perdagangan Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[SVLK+]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=9801</guid>

					<description><![CDATA[JN-Industri pulp dan kertas nasional semakin memperkokoh peran strategisnya dalam perekonomian Indonesia dengan mencatatkan nilai ekspor fantastis mencapai USD 8 miliar. Capaian ini menempatkan sektor tersebut sebagai salah satu kontributor terbesar dalam devisa negara, sekaligus menegaskan daya saing produk Indonesia di kancah internasional. Pertumbuhan positif ini didorong oleh peningkatan permintaan global terhadap bahan baku kemasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Industri pulp dan kertas nasional semakin memperkokoh peran strategisnya dalam perekonomian Indonesia dengan mencatatkan nilai ekspor fantastis mencapai USD 8 miliar. Capaian ini menempatkan sektor tersebut sebagai salah satu kontributor terbesar dalam devisa negara, sekaligus menegaskan daya saing produk Indonesia di kancah internasional.</p>
<p>Pertumbuhan positif ini didorong oleh peningkatan permintaan global terhadap bahan baku kemasan ramah lingkungan serta produk tisu dan kertas tulis. Keunggulan komparatif Indonesia yang memiliki luas lahan hutan tanaman industri (HTI) yang dikelola secara lestari menjadi kunci utama stabilitas produksi di tengah fluktuasi ekonomi global tahun 2026.</p>
<p>&#8220;Sektor pulp dan kertas merupakan industri prioritas yang memiliki rantai nilai sangat luas, dari hulu hingga hilir. Capaian USD 8 miliar ini adalah buah dari konsistensi industri dalam melakukan pendalaman struktur manufaktur dan penerapan teknologi efisiensi energi yang mutakhir,&#8221; ujar perwakilan otoritas industri di Jakarta, Kamis (09/04/2026).</p>
<p>Pemerintah terus mendorong industri ini untuk mengadopsi standar ekonomi sirkular melalui penggunaan energi terbarukan dalam proses produksi dan pengelolaan limbah yang optimal. Saat ini, Indonesia menduduki peringkat teratas sebagai produsen pulp dan kertas di tingkat Asia Tenggara dan masuk dalam jajaran sepuluh besar dunia.</p>
<p>Ke depan, fokus pengembangan industri akan diarahkan pada diversifikasi produk turunan yang lebih inovatif, seperti tekstil berbasis kayu (viscose rayon) dan produk kemasan substitusi plastik. Dengan komitmen pada aspek Environmental, Social, and Governance (ESG), industri pulp dan kertas optimis dapat terus meningkatkan nilai tambah dan memperluas jangkauan pasar ke negara-negara baru di Afrika dan Amerika Latin.(Yonex)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
