<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ekspor Gas &#8211; Jejak News</title>
	<atom:link href="https://www.jejak-news.com/tag/ekspor-gas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.jejak-news.com</link>
	<description>No Viral No Justice</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Oct 2026 09:44:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2024/12/favicon-1-150x150.png</url>
	<title>Ekspor Gas &#8211; Jejak News</title>
	<link>https://www.jejak-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pangkas Ekspor Gas 8 Persen untuk Penuhi Kebutuhan Domestik, Menteri ESDM: Tak Ada Kontrak Internasional yang Dilanggar</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/pangkas-ekspor-gas-8-persen-untuk-penuhi-kebutuhan-domestik-menteri-esdm-tak-ada-kontrak-internasional-yang-dilanggar/</link>
					<comments>https://www.jejak-news.com/pangkas-ekspor-gas-8-persen-untuk-penuhi-kebutuhan-domestik-menteri-esdm-tak-ada-kontrak-internasional-yang-dilanggar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2026 09:44:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Bahlil Lahadalia]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor Gas]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian ESDM]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Kontrak Migas]]></category>
		<category><![CDATA[Pasokan Domestik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=16060</guid>

					<description><![CDATA[JEJAK-NEWS.COM-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa kebijakan pemerintah untuk memangkas volume ekspor gas sebesar 8 persen telah dikaji secara matang dan dipastikan tidak melanggar ketentuan klausul kontrak dengan pihak pembeli internasional. Kebijakan strategis ini diambil demi mengamankan ketersediaan pasokan gas domestik bagi sektor industri dalam negeri, pembangkit listrik, serta kebutuhan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JEJAK-NEWS.COM-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa kebijakan pemerintah untuk memangkas volume ekspor gas sebesar 8 persen telah dikaji secara matang dan dipastikan tidak melanggar ketentuan klausul kontrak dengan pihak pembeli internasional. Kebijakan strategis ini diambil demi mengamankan ketersediaan pasokan gas domestik bagi sektor industri dalam negeri, pembangkit listrik, serta kebutuhan pupuk nasional.</p>
<p data-path-to-node="4">Dalam keterangannya di Jakarta,<span class=""> Bahlil menjelaskan bahwa penyesuaian alokasi ekspor tersebut dilakukan secara proporsional dengan tetap menghormati prinsip-prinsip hukum perjanjian internasional yang berlaku.</span> Pemerintah berkomitmen untuk menempatkan ketahanan energi nasional sebagai prioritas utama, mengingat tingginya kebutuhan energi domestik seiring dengan pertumbuhan aktivitas industri dan manufaktur di berbagai daerah.</p>
<p data-path-to-node="5">Kementerian ESDM telah berkoordinasi secara intensif dengan para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) migas guna memastikan proses penyesuaian volume distribusi berjalan lancar tanpa menimbulkan sengketa perdagangan internasional. Dialog terbuka terus dijalankan dengan negara-negara mitra mitra dagang untuk memberikan pemahaman mengenai urgensi pengalihan sebagian pasokan gas demi kestabilan pasokan energi di dalam negeri.</p>
<p data-path-to-node="6">Pemerintah optimistis bahwa langkah penataan ulang alokasi energi ini akan memberikan multiplier effect positif bagi penguatan ekonomi nasional, peningkatan daya saing industri domestik, serta jaminan ketersediaan energi yang terjangkau bagi masyarakat luas. Kebijakan ini sekaligus menjadi wujud nyata kedaulatan negara dalam mengelola sumber daya alam untuk kemakmuran rakyat sebesar-besarnya.(Yusuf)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.jejak-news.com/pangkas-ekspor-gas-8-persen-untuk-penuhi-kebutuhan-domestik-menteri-esdm-tak-ada-kontrak-internasional-yang-dilanggar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
