<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>AS &#8211; Jejak News</title>
	<atom:link href="https://www.jejak-news.com/tag/as/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.jejak-news.com</link>
	<description>No Viral No Justice</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Apr 2026 22:14:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2024/12/favicon-1-150x150.png</url>
	<title>AS &#8211; Jejak News</title>
	<link>https://www.jejak-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Garis Merah di Teluk Oman: Ketegangan Maritim AS-Iran Menguji Resiliensi Perdamaian Global</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/garis-merah-di-teluk-oman-ketegangan-maritim-as-iran-menguji-resiliensi-perdamaian-global/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 21:45:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[AS]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[Gencatan Senjata]]></category>
		<category><![CDATA[Iran]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal Touska]]></category>
		<category><![CDATA[Ketegangan Global]]></category>
		<category><![CDATA[Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Teluk Oman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=10063</guid>

					<description><![CDATA[TEHERAN, Jejak News– Stabilitas keamanan maritim global berada di titik nadir setelah serangkaian konfrontasi bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran terjadi di kawasan strategis Teluk Oman. Insiden yang melibatkan penyitaan kapal kargo raksasa berbendera Iran, Touska, oleh militer AS telah memicu reaksi berantai yang mengancam keberlangsungan gencatan senjata yang baru berusia dua pekan. Presiden AS, Donald [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIDBAA" data-complete="true" data-processed="true"><strong class="Yjhzub" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true">TEHERAN, Jejak News</strong>– Stabilitas keamanan maritim global berada di titik nadir setelah serangkaian konfrontasi bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran terjadi di kawasan strategis Teluk Oman. Insiden yang melibatkan penyitaan kapal kargo raksasa berbendera Iran, <em class="eujQNb" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true">Touska</em>, oleh militer AS telah memicu reaksi berantai yang mengancam keberlangsungan gencatan senjata yang baru berusia dua pekan.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIDBAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIDRAA" data-complete="true" data-processed="true">Presiden AS, Donald Trump, melalui pernyataan resminya mengonfirmasi bahwa Kapal Perusak USS Spruance telah melumpuhkan kapal <em class="eujQNb" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true">Touska</em> setelah kapal sepanjang 900 kaki tersebut diduga berupaya menembus blokade angkatan laut. Langkah tegas ini diambil dengan alasan perlindungan sanksi Departemen Keuangan AS terhadap aktivitas ilegal di jalur perairan vital tersebut.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIDRAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIDhAA" data-complete="true" data-processed="true">&#8220;Navigasi yang menentang protokol keamanan internasional tidak akan dibiarkan. Kami bertindak untuk mengamankan ketertiban maritim,&#8221; tegas Trump dalam pernyataan yang dikutip dari kanal media sosialnya, Senin (20/4/26).</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIDhAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIDxAA" data-complete="true" data-processed="true">Namun, dari perspektif kemanusiaan dan hukum internasional, Teheran mengutuk keras tindakan tersebut sebagai bentuk &#8220;pembajakan maritim&#8221;. Juru bicara militer Iran, Ebrahim Zolfaghari, menyatakan bahwa serangan terhadap kapal komersial merupakan pelanggaran berat atas kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi oleh Pakistan sejak 7 April lalu.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIDxAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIDxAA" data-complete="true" data-processed="true">Pasukan Iran meluncurkan rentetan serangan drone ke armada Amerika Serikat pada Minggu (19/4) malam. Eskalasi ini mencerminkan betapa rapuhnya dialog diplomatik ketika kekuatan militer di lapangan saling berhadapan tanpa kanal komunikasi yang jernih.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIDxAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIERAA" data-complete="true" data-processed="true">Dampak dari konfrontasi ini tidak hanya bersifat militer, tetapi juga menyentuh aspek ekonomi-humanis. Penutupan kembali jalur pelayaran oleh Iran sebagai reaksi atas blokade AS berpotensi mengganggu distribusi komoditas esensial global. Di sini, masyarakat internasional melihat adanya urgensi untuk menanggalkan ego geopolitik demi menjaga stabilitas kawasan yang menjadi urat nadi energi dunia.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIERAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIEhAA" data-complete="true" data-processed="true">Ketegangan ini menjadi pengingat bagi dunia bahwa perdamaian bukan sekadar penghentian tembak-menembak di darat, melainkan juga kepatuhan pada hukum laut dan penghormatan terhadap kedaulatan ekonomi antarnegara.</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIFRAA" data-complete="true" data-processed="true" aria-owns="action-menu-parent-container">Eskalasi di Teluk Oman kini menjadi perhatian utama Dewan Keamanan PBB dan para pemimpin dunia. Diperlukan langkah de-eskalasi segera untuk mencegah konflik terbuka yang lebih luas. Mari terus pantau perkembangan situasi global demi menjaga perdamaian dunia yang inklusif dan berkelanjutan.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIFRAA" data-complete="true" data-processed="true" aria-owns="action-menu-parent-container"></div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIFRAA" data-complete="true" data-processed="true" aria-owns="action-menu-parent-container">Pewarta: Limbong | Editor: Ismail saleh</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Oversupply Minyak Dunia Tekan ICP Desember 2025 ke Level USD61,10 per Barel</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/oversupply-minyak-dunia-tekan-icp-desember-2025-ke-level-usd6110-per-barel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2026 10:48:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[AS]]></category>
		<category><![CDATA[ICP]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian ESDM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=8032</guid>

					<description><![CDATA[JN-Rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) bulan Desember 2025 ditetapkan pada level USD61,10 per barel. Angka ini menurun sebanyak USD1,73 per barel dari ICP bulan November 2025 sebesar USD62,83 per barel. Penetapan ICP Desember 2025 sebesar USD61,10 per barel, tercantum dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 10.K/MG.03/MEM.M/2026 tentang Harga Minyak Mentah Bulan Desember 2025 tanggal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) bulan Desember 2025 ditetapkan pada level USD61,10 per barel. Angka ini menurun sebanyak USD1,73 per barel dari ICP bulan November 2025 sebesar USD62,83 per barel. Penetapan ICP Desember 2025 sebesar USD61,10 per barel, tercantum dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 10.K/MG.03/MEM.M/2026 tentang Harga Minyak Mentah Bulan Desember 2025 tanggal 9 Januari 2025.</p>
<p>Penurunan angka ICP pada bulan Desember 2025 diakibatkan kekhawatiran pasar akan narasi &#8220;super glut&#8221; atau kelebihan pasokan, serta kondisi oversupply minyak dunia, yang dipengaruhi oleh produksi Amerika Serikat (AS) yang tinggi, peningkatan produksi OPEC+, dan proyeksi IEA di tahun 2026 yang surplus sebesar 3,7-4 juta barel per hari (bph), melebihi stok pada saat pandemi.</p>
<p>Lebih lanjut Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaiman menyatakan, faktor lainnya yang menyebabkan penurunan ICP adalah risiko geopolitik Rusia-Ukraina yang berpotensi mereda pasca penawaran pembatalan aspirasi untuk bergabung dengan NATO oleh Ukraina. Tak hanya itu, pejabat Rusia juga menyampaikan adanya proyeksi kenaikan produksi minyak tahun 2025 naik menjadi 10,36 juta bph dan akan kembali meningkat pada 2026 mencapai 10,54 juta bph.</p>
<p>&#8220;Penurunan ICP bulan Desember juga disebabkan peningkatan suplai minyak dunia, di mana terdapat peningkatan produksi OPEC+ bulan November 2025 yang dibandingkan dengan November 2024 atau month over month (mom), menjadi 43,065 ribu bph,&#8221; tambah Laode di Jakarta, Kamis (15/1).</p>
<p>Adapun OPEC merevisi proyeksi pertumbuhan produksi negara Non-OPEC+ tahun 2025 apabila dibandingkan dengan tahun 2024 pada publikasi Desember 2025, naik sebesar 40 ribu bph dibandingkan November 2025 menjadi 0,95 juta bph. Sementara S&amp;P Global merivisi proyeksi pertumbuhan permintaan 2025 turun sebesar 16 ribu bph menjadi 730 ribu bph pada publikasi Desember 2025 dibandingkan bulan sebelumnya.</p>
<p>Sementara, untuk kawasan Asia Pasifik, perubahan harga minyak mentah selain disebabkan oleh faktor-faktor tersebut, juga dipengaruhi oleh crude throughput Cina yang turun sebesar 0,9% mom di bulan November 2025 menjadi 14,86 juta bph. Angka tersebut adalah yang terendah dalam 6 bulan terakhir.</p>
<p>Selanjutnya, perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama pada Desember 2025 dibandingkan November 2025 mengalami penurunan sebagai berikut:</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>Dated Brent turun sebesar USD0,95/barel dari USD63,65/barel menjadi USD62,70/barel.</li>
<li>WTI (Nymex) turun sebesar USD1,61/barel dari USD59,48/barel menjadi USD57,87/barel.</li>
<li>Brent (ICE) turun sebesar USD2,02/barel dari USD63,66/barel menjadi USD61,64/barel.</li>
<li>Basket OPEC turun sebesar USD2,61/barel dari USD64,46/barel menjadi USD61,85/barel.</li>
<li>Rata-rata ICP minyak mentah Indonesia turun sebesar USD1,73/barel dari USD62,83/barel menjadi USD61,10/bar.(IMH)</li>
</ol>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8220;Back to Basic&#8221;, Forum G20 Kembali Fokus pada Isu Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Global</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/back-to-basic-forum-g20-kembali-fokus-pada-isu-pertumbuhan-ekonomi-dan-keuangan-global/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Dec 2025 08:24:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[AS]]></category>
		<category><![CDATA[Sherpa G20]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=7318</guid>

					<description><![CDATA[JN-Pada 15-16 Desember 2025 telah diselenggarakan Pertemuan Sherpa G20 ke-1 di Washington, D.C. yang dipimpin oleh Sherpa G20 Amerika Serikat (AS) Emory Cox yang juga menjabat Special Assistant to the President for International Economic Relations. Pada Pertemuan tersebut, Sherpa G20 AS menegaskan kembali isu prioritas Presidensi G20 AS yaitu &#8220;Unleashing economic prosperity by limiting the burdens of regulations, unlocking affordable energy options, and [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Pada 15-16 Desember 2025 telah diselenggarakan Pertemuan <em>Sherpa </em>G20 ke-1 di Washington, D.C. yang dipimpin oleh <em>Sherpa </em>G20 Amerika Serikat (AS) Emory Cox yang juga menjabat <em>Special Assistant to the President for International Economic Relations</em>. Pada Pertemuan tersebut, <em>Sherpa </em>G20 AS menegaskan kembali isu prioritas Presidensi G20 AS yaitu <em>&#8220;Unleashing economic prosperity by limiting the burdens of regulations, unlocking affordable energy options, and pioneering new technologies and innovation&#8221;</em>. Ketiga  isu  prioritas  tersebut  akan  difokuskan  pada  solusi  praktis  yang  mendorong pertumbuhan, menciptakan peluang, dan meningkatkan ekonomi global. AS juga mengembalikan filosofi <em>“back to basic”</em> dimana agenda G20 akan fokus pada isu ekonomi dan memastikan diskusi antar negara anggota sejalan dengan tujuan pendirian G20 untuk mempromosikan pertumbuhan dan kestabilan keuangan.</p>
<p>&#8220;Di bawah kepemimpinan Presiden Trump, Amerika  Serikat  berkomitmen untuk mengembalikan agenda perekonomian utama G20 dan menghasilkan hasil ekonomi yang nyata. Presiden Trump akan menjamu para leaders pada Konferensi Tingkat Tinggi G20 14-15 Desember 2026 di Trump National Doral Miami,&#8221; ujar <em>Sherpa </em>G20 AS.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, AS juga berkomitmen memastikan Presidensi G20 AS <em>result-driven</em> dengan mengupayakan kerja yang efektif dan berdampak. Presidensi AS hanya akan menyelenggarakan 4 (empat) <em>Working Group (WG)</em> meliputi 3 (tiga) WG pada <em>Sherpa Track</em> dan 1 (satu) WG pada <em>Finance Track</em>, yaitu: a) <em>Working Group on Growth and Deregulation (WGGD)</em> – <em>Finance Track</em>; b) <em>Working Group on Energy Abundance (WGEA) </em>– <em>Sherpa Track</em>; c) <em>Working Group on Innovation (WGI) </em>– <em>Sherpa Track</em>; dan d) <em>Working Group on Trade (WGT)</em> – <em>Sherpa Track</em>.</p>
<p>&#8220;Indonesia  mengapresiasi  Presidensi  G20  AS  atas  penekanannya  pada  upaya mewujudkan kemakmuran ekonomi dengan membatasi beban regulasi, membuka pilihan energi yang terjangkau, dan mempelopori teknologi serta inovasi baru. Prioritas-prioritas ini sangat selaras dengan komitmen Indonesia terhadap pembangunan berkelanjutan, transisi energi, dan pertumbuhan inklusif,&#8221; ujar <em>Sherpa </em>G20 Indonesia Edi Pambudi.</p>
<p>Di  sela-sela  rangkaian  pertemuan  <em>Sherpa  </em>yang  pertama,  <em>Sherpa  </em>G20  Indonesia melakukan  pertemuan  bilateral  dengan  <em>Sherpa  </em>G20  Amerika  Serikat.  <em>Sherpa </em>G20 Indonesia mendukung Presidensi G20 AS dan meminta pembahasan isu-isu yang sangat erat kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan keuangan tetap masuk dalam agenda pembahasan meskipun tidak dalam bentuk WG tersendiri.  <em>Sherpa </em>G20 Indonesia  juga  menyampaikan bahwa G20 merupakan forum  yang  mengusung prinsip konsensus.</p>
<p>Delegasi  Pemerintah  Indonesia  dipimpin  oleh  Deputi  Bidang  Koordinasi  Kerja  Sama Ekonomi  dan  Investasi  Kemenko  Perekonomian  Edi  Pambudi  selaku  <em>Sherpa  </em>G20 Indonesia serta didampingi oleh Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Multilateral Kemenko Perekonomian dan Direktur Pembangunan, Ekonomi, dan Lingkungan Hidup Kementerian Luar Negeri selaku <em>Co-Sous Sherpa</em> G20 Indonesia.(IMH)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
