<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sosial &amp; Kemanusiaan &#8211; Jejak News</title>
	<atom:link href="https://www.jejak-news.com/category/sosial-kemanusiaan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.jejak-news.com</link>
	<description>No Viral No Justice</description>
	<lastBuildDate>Thu, 06 Aug 2026 13:00:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2024/12/favicon-1-150x150.png</url>
	<title>Sosial &amp; Kemanusiaan &#8211; Jejak News</title>
	<link>https://www.jejak-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kemensos Kirim Bantuan Logistik bagi Korban Banjir dan Longsor di Kota Padang</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/respon-cepat-tanggap-darurat-bencana-kemensos-kirim-bantuan-logistik-bagi-korban-banjir-dan-longsor-di-kota-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2026 12:15:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial & Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Logistik Banjir Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Sosial Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kemensos 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor Sumatra Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggap Darurat Bencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=13786</guid>

					<description><![CDATA[JEJAK-NEWS.COM-Akselerasi pemantapan penanggulangan bencana alam dan penguatan instrumen perlindungan sosial darurat di tingkat nasional terus dikawal secara intensif. Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia secara cepat dan tanggap mengirimkan bantuan logistik darurat guna meringankan beban para korban terdampak musibah banjir serta tanah longsor di Kota Padang, Sumatra Barat. Langkah makro evakuasi kemanusiaan dan pemenuhan kebutuhan dasar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEJAK-NEWS.COM</strong>-Akselerasi pemantapan penanggulangan bencana alam dan penguatan instrumen perlindungan sosial darurat di tingkat nasional terus dikawal secara intensif. Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia secara cepat dan tanggap mengirimkan bantuan logistik darurat guna meringankan beban para korban terdampak musibah banjir serta tanah longsor di Kota Padang, Sumatra Barat. Langkah makro evakuasi kemanusiaan dan pemenuhan kebutuhan dasar penyintas bencana ini ditempuh murni sebagai draf kompas arah taktis jajaran pemerintah guna menghadirkan ekosistem penanggulangan darurat yang instan, aman, andal, berkomitmen tinggi, berkelanjutan, and bugar dari hulu hingga ke hilir.</p>
<p data-path-to-node="5">Dalam koordinasi tanggap darurat bencana tersebut, pimpinan Kementerian Sosial menekankan bahwa kecepatan penyaluran logistik sandang, pangan, serta perlengkapan pengungsian merupakan prioritas mutlak demi menjamin keselamatan warga terdampak. Jajaran direktorat perlindungan sosial korban bencana alam, dinas sosial daerah, serta para relawan taruna siaga bencana (tagana) terus diimbau untuk tegap mengawal proses distribusi agar berjalan transparan, tepat sasaran, and berwibawa.</p>
<p data-path-to-node="6">Pemerintah bersama jajaran instansi sosial menegaskan bahwa seluruh tata kelola pengiriman logistik, draf penyusunan tenda pengungsian, hingga validasi akurasi data penerima manfaat wajib bersandarkan penuh pada prinsip akuntabilitas yang tinggi, bersih, transparan, and terbuka. Manajemen penyelenggaraan bantuan darurat makro ini dipastikan harus dikelola secara berwibawa serta higienis dari segala draf muatan kelalaian data, praktik birokrasi yang lambat, and draf tindakan yang tidak produktif. Setiap draf progres penyaluran bantuan dibuka secara terbuka guna mengunci ketertelusuran efektivitas program agar terekam secara akurat and bersih.</p>
<p data-path-to-node="7">Sinergi koridor kemanusiaan dan penanganan bencana yang harmonis antara jajaran Kementerian Sosial, pemerintah kota Padang, para petugas lapangan tapak, and warga korban bencana ini optimistis mampu memulihkan kondisi sosial secara sehat. Keberhasilan mematangkan fondasi hulu mitigasi darurat ini diproyeksikan menjadi draf jangkar penggerak utama dalam mengawal fajar kemakmuran spu tingkat martabat kemanusiaan yang sehat, kuat, bugar, jujur, serta bermartabat penuh di masa depan. Melalui bimbingan tata pamong teknologi yang bersih, pengawasan kepatuhan standardisasi logistik siap dikawal ketat demi menjamin ketertiban tata ruang darurat secara tertib and asri.</p>
<p data-path-to-node="8">&#8220;Pengiriman bantuan logistik untuk korban banjir dan longsor di Kota Padang adalah wujud hadirnya negara secara cepat di tengah warga yang sedang menghadapi musibah. Lewat koordinasi tata pamong pemerintahan yang bersih, transparan, terbuka, and akuntabel, seluruh draf instrumen kebijakan and integrasi data ekosistem kemanusiaan ini akan terus kami kawal ketat agar berjalan secara berwibawa, sehat, tertib, and higienis,&#8221; urai perwakilan otoritas Kementerian Sosial dalam taklimat resminya, Agustus 2026.(Arin)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sawah Produktif Diuruk Jadi Gudang, Keselamatan Ribuan Warga Dipertaruhkan</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/sawah-produktif-diuruk-jadi-gudang-keselamatan-ribuan-warga-dipertaruhkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 07:13:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial & Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Alih Fungsi Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Ancaman Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Heri Hermawan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Teluknaga]]></category>
		<category><![CDATA[Kedaulatan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Ekologi]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[RTRW Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Sawah Produktif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=12043</guid>

					<description><![CDATA[TANGERANG, Jejak News — Kebijakan pembangunan ekonomi yang menomorduakan keselamatan rakyat dan kelestarian alam kembali memicu pergolakan di akar rumput. Di tengah ambisi ekspansi industri di wilayah pesisir Kabupaten Tangerang, riak penolakan keras muncul dari para tokoh masyarakat yang menyaksikan langsung hilangnya benteng pertahanan pangan dan ruang resapan air mereka. Sorotan tajam kini tertuju pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="n6owBd awi2gc" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAIBxAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);"><strong class="Yjhzub" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 600; margin: 0px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);">TANGERANG, Jejak News</strong> — Kebijakan pembangunan ekonomi yang menomorduakan keselamatan rakyat dan kelestarian alam kembali memicu pergolakan di akar rumput. Di tengah ambisi ekspansi industri di wilayah pesisir Kabupaten Tangerang, riak penolakan keras muncul dari para tokoh masyarakat yang menyaksikan langsung hilangnya benteng pertahanan pangan dan ruang resapan air mereka.<!--TgQPHd|[]--></div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAIBxAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);"></div>
<div class="n6owBd awi2gc" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAICBAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);">Sorotan tajam kini tertuju pada masifnya aktivitas pengurukan lahan sawah produktif beririgasi teknis yang membentang di dua desa strategis, yakni Desa Teluknaga dan Desa Babakan Asem, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Kawasan pertanian yang menjadi tumpuan hidup ini direncanakan bakal disulap secara sepihak menjadi kawasan industri dan kompleks pergudangan skala besar.<!--TgQPHd|[]--></div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAICBAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);"></div>
<div class="n6owBd awi2gc" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAICRAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);">Tokoh masyarakat Babakan Asem, Heri Hermawan, secara terbuka menyuarakan keprihatinan mendalam atas ketimpangan kebijakan ini. Sebagai bentuk perlawanan moral yang sah, Heri membacakan surat terbuka yang ditujukan langsung kepada Presiden Republik Indonesia pada Minggu (07/06/2026).<!--TgQPHd|[]--></div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAICRAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);">
<figure id="attachment_12061" aria-describedby="caption-attachment-12061" style="width: 540px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-12061" src="https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-11-at-14.10.21-300x146.jpeg" alt="" width="540" height="263" srcset="https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-11-at-14.10.21-300x146.jpeg 300w, https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-11-at-14.10.21-1024x497.jpeg 1024w, https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-11-at-14.10.21-768x373.jpeg 768w, https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-11-at-14.10.21.jpeg 1366w" sizes="(max-width: 540px) 100vw, 540px" /><figcaption id="caption-attachment-12061" class="wp-caption-text"><em>Mempertanyakan Daulat Pangan Daerah: Tokoh masyarakat Babakan Asem, Heri Hermawan, saat memberikan keterangan pers dan membacakan surat terbuka untuk Presiden Republik Indonesia di kediamannya, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Selasa (09/06/2026). Warga menyampaikan penolakan keras atas aktivitas pengurukan sawah produktif beririgasi teknis yang dinilai menabrak komitmen swasembada pangan nasional sekaligus mengancam ribuan rumah warga dengan risiko banjir akibat hilangnya daerah resapan air. </em></figcaption></figure>
</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAICRAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);"></div>
<div class="n6owBd awi2gc" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAIChAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);">“Jika pengurukan lahan sawah terus dibiarkan, maka dapat dipastikan ribuan rumah warga berpotensi terendam banjir karena hilangnya area resapan air hujan. Apalagi posisi permukiman warga saat ini jauh lebih rendah dibandingkan permukaan jalan dan lahan yang sedang ditinggikan,” ungkap Heri Hermawan dengan nada getir saat ditemui di kediamannya, Selasa (09/06/2026).<!--TgQPHd|[]--></div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAIChAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);"></div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 14px; font-weight: 400; margin: 0px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);"><!--TgQPHd|[]--></div>
<div class="otQkpb" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true" data-sae="" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 20px; font-weight: 600; margin: 24px 0px 12px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);"><strong>Menabrak Komitmen Swasembada Pangan Presiden Prabowo</strong><!--TgQPHd|[]--></div>
<div class="n6owBd awi2gc" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAIDBAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);">Heri menilai, konversi lahan pertanian pangan secara ugal-ugalan ini merupakan langkah mundur yang mencederai program ketahanan pangan nasional yang tengah digelorakan pemerintah pusat. Aksi pengurukan ini dinilai menabrak semangat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 yang diterbitkan murni untuk memproteksi keberadaan lahan pertanian subur demi mengejar target swasembada pangan nasional.<!--TgQPHd|[]--></div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAIDBAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);"></div>
<div class="n6owBd awi2gc" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAIDRAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);">Diterbitkannya Perpres tersebut merupakan bukti sah bahwa negara menaruh perhatian penuh pada perlindungan agraria. Namun, realitas kelam di lapangan menunjukkan adanya ego sektoral pemerintah daerah yang justru membiarkan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) beralih fungsi demi kepentingan korporasi.<!--TgQPHd|[]--></div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAIDRAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);"></div>
<div class="n6owBd awi2gc" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAIDhAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);">“Masyarakat akan menghadapi berbagai dampak buruk yang nyata, mulai dari pencemaran udara, kebisingan, hingga ancaman banjir yang siap merendam ribuan rumah akibat hilangnya daerah resapan air. Pertanyaannya sederhana, apakah investasi bermodal besar jauh lebih penting daripada keselamatan rakyat?” cetus Heri retoris.<!--TgQPHd|[]--></div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAIDhAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);"></div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 14px; font-weight: 400; margin: 0px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);"><!--TgQPHd|[]--></div>
<div class="otQkpb" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true" data-sae="" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 20px; font-weight: 600; margin: 24px 0px 12px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);"><strong>Sengkarut RTRW: Sawah Hijau yang &#8216;Dipaksa&#8217; Menjadi Kuning</strong><!--TgQPHd|[]--></div>
<div class="n6owBd awi2gc" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAIEBAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);">Akar dari persoalan alih fungsi lahan ini diduga bersumber dari adanya rekayasa tata ruang lokal. Heri mengungkapkan indikasi janggal berdasarkan peta Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tangerang dalam Perda Nomor 9 Tahun 2020. Dalam dokumen tersebut, sejumlah kawasan yang secara fisik nyata-nyata berupa sawah produktif beririgasi teknis (zona hijau), secara administratif telah diubah statusnya menjadi zona kuning atau kawasan nonpertanian.<!--TgQPHd|[]--></div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAIEBAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);"></div>
<div class="n6owBd awi2gc" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAIERAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);">Perubahan warna peta ini dinilai menjadi celah legalitas bagi para pengembang untuk menggusur lahan pertanian. Kondisi ini menuntut adanya audit investigatif yang serius, mengingat lahan Teluknaga seharusnya masuk dalam daftar prioritas penetapan dan perlindungan ketat LP2B yang dilindungi undang-undang.<!--TgQPHd|[]--></div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAIERAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);"></div>
<div class="n6owBd awi2gc" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAIEhAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);">“Jika lahan sawah produktif itu sampai dikeluarkan dari status LP2B, maka patut dipertanyakan siapa kekuatan besar di balik layar yang mampu mengalahkan kebijakan perlindungan pertanian milik pemerintah pusat. Akibat pembiaran ini, negara bisa kehilangan ribuan hektare sawah produktif beririgasi teknis yang sangat penting untuk menjaga ketahanan pangan nasional, sebagaimana menjadi komitmen utama Presiden Prabowo Subianto,” pungkas Heri menutup pernyataannya.</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 14px; font-weight: 400; margin: 0px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);"><!--TgQPHd|[]--></div>
<div class="otQkpb" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true" data-sae="" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 20px; font-weight: 600; margin: 24px 0px 12px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);"></div>
<div class="n6owBd awi2gc" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAIGBAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);">Perjuangan warga Teluknaga dalam mempertahankan sejengkal tanah sawah mereka adalah ujian nyata bagi konsistensi penegakan hukum tata ruang di Indonesia. Ketika lembaran regulasi perlindungan pangan yang ditandatangani di istana negara dengan mudah dipatahkan oleh alat berat penguruk tanah di daerah, di situlah keadilan ekologis sedang mengalami keretakan.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAIGBAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);"></div>
<div class="n6owBd awi2gc" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAIGBAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);">Sawah bukan sekadar hamparan padi dan angka statistik produksi, melainkan ruang hidup, penyerap banjir, dan jaminan masa depan bagi generasi anak cucu. Melalui surat terbuka yang dilayangkan ke meja Presiden, masyarakat Tangerang sedang mengetuk hati nurani para penguasa: bahwa investasi sejati tidak boleh dibangun di atas penderitaan rakyat, dan kemakmuran bangsa tidak akan pernah tercapai jika tanah subur yang memberi kita makan, dipaksa mati dan terkubur di bawah beton-beton pergudangan yang dingin. <!--TgQPHd|[]--></div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAIGBAA" data-complete="true" data-processed="true" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);"></div>
<div class="n6owBd awi2gc" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAAIGRAA" data-complete="true" data-processed="true" aria-owns="action-menu-parent-container" data-copy-service-computed-style="font-family: &quot;Google Sans&quot;, Arial, sans-serif; font-size: 16px; font-weight: 400; margin: 12px 0px 16px; text-decoration: none; border-bottom: 0px rgb(230, 232, 240);">Reporter: Arin Masi | Editor: Suwarman</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perkuat Ketahanan Sosial, Wamen ESDM Salurkan Hewan Kurban di Momentum Iduladha</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/perkuat-ketahanan-sosial-wamen-esdm-salurkan-hewan-kurban-di-momentum-iduladha/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2026 17:06:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial & Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Ibadah Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[Iduladha 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian ESDM]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Solidaritas Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Baik]]></category>
		<category><![CDATA[Wamen ESDM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=11608</guid>

					<description><![CDATA[JN-Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) secara resmi menyerahkan hewan dan daging kurban kepada perwakilan pegawai, tenaga kontrak, serta masyarakat di sekitar lingkungan kerja kementerian. Langkah ini merupakan wujud nyata dalam meneruskan tradisi baik organisasi sekaligus mengokohkan pilar ketahanan sosial, solidaritas, dan kepedulian kemanusiaan di lingkungan sektor energi nasional. Penyaluran yang rutin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) secara resmi menyerahkan hewan dan daging kurban kepada perwakilan pegawai, tenaga kontrak, serta masyarakat di sekitar lingkungan kerja kementerian. Langkah ini merupakan wujud nyata dalam meneruskan tradisi baik organisasi sekaligus mengokohkan pilar ketahanan sosial, solidaritas, dan kepedulian kemanusiaan di lingkungan sektor energi nasional.</p>
<p data-path-to-node="7">Penyaluran yang rutin digelar setiap momentum Hari Raya Iduladha ini diorientasikan untuk mempererat tali silaturahmi hulu-hilir antara unsur pimpinan kementerian, jajaran staf, dan warga masyarakat akar rumput.</p>
<p data-path-to-node="8">Dalam sambutannya, Wamen ESDM menekankan bahwa ibadah kurban tidak boleh dipandang sebatas ritual keagamaan tahunan. Lebih dari itu, esensi kurban memuat nilai-nilai taktis mengenai pentingnya keikhlasan, pengorbanan, serta komitmen gotong royong dalam berbagi kemakmuran. Sektor birokrasi, menurutnya, harus mampu menjadi motor penggerak dalam menyebarkan dampak positif bagi kesejahteraan sosial secara inklusif.</p>
<p data-path-to-node="9">&#8220;Penyerahan kurban ini adalah ikhtiar kita bersama untuk meneruskan tradisi baik yang sarat akan nilai kemanusiaan dan kebersamaan. Kami berharap penyaluran daging kurban ini dapat memberikan manfaat langsung, mempertebal rasa kepedulian antar-sesama, serta menjadi momentum untuk merefleksikan semangat pelayanan yang tulus kepada masyarakat luas,&#8221; ungkap Wamen ESDM, Minggu (31/5/2026).</p>
<p data-path-to-node="10">Pihak kementerian memastikan seluruh proses pengadaan, pemeriksaan kesehatan hewan, hingga hilirisasi distribusi daging kurban dilakukan dengan standar kebersihan dan pemenuhan regulasi kesehatan yang ketat guna menjamin kelayakan konsumsi.</p>
<p data-path-to-node="11">Apresiasi tinggi disampaikan oleh perwakilan penerima manfaat, yang menilai perhatian berkala dari jajaran pimpinan kementerian ini sangat membantu meringankan pemenuhan kebutuhan pangan keluarga, sekaligus menumbuhkan rasa kepemilikan (<i data-path-to-node="11" data-index-in-node="237">sense of belonging</i>) yang kuat terhadap institusi.</p>
<p data-path-to-node="12">Melalui konsistensi pelaksanaan tradisi baik ini, Kementerian ESDM berkomitmen untuk terus menyelaraskan pelaksanaan tugas-tugas strategis di bidang ketahanan energi dengan penguatan aspek sosial kemasyarakatan. Sinergi positif ini diharapkan dapat terus memacu produktivitas internal pegawai dan memperkokoh hubungan kemitraan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat secara berkelanjutan.(Yonex)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perjuangan Terakhir Masadira dan Asa Pendidikan Sang Buah Hati</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/perjuangan-terakhir-masadira-dan-asa-pendidikan-sang-buah-hati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 04:09:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial & Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[Human Interest]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kurinah]]></category>
		<category><![CDATA[Masadira]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Perjuangan Ayah]]></category>
		<category><![CDATA[Tukang Becak Meninggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=10553</guid>

					<description><![CDATA[CIREBON, Jejak News- Di balik sebuah video viral berdurasi 33 detik yang menggetarkan sanubari netizen, tersimpan narasi kepahlawanan seorang ayah yang kini telah tiada. Masadira (45), seorang penarik becak di Desa Setu Kulon, Kabupaten Cirebon, ditemukan menghembuskan napas terakhir di atas kursi penumpang becaknya sendiri pada Jumat lalu, meninggalkan luka mendalam bagi istrinya, Kurinah (43), [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="n6owBd awi2gc" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBBAA" data-complete="true" data-processed="true"><strong class="Yjhzub" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true">CIREBON, Jejak News-</strong> Di balik sebuah video viral berdurasi 33 detik yang menggetarkan sanubari netizen, tersimpan narasi kepahlawanan seorang ayah yang kini telah tiada. Masadira (45), seorang penarik becak di Desa Setu Kulon, Kabupaten Cirebon, ditemukan menghembuskan napas terakhir di atas kursi penumpang becaknya sendiri pada Jumat lalu, meninggalkan luka mendalam bagi istrinya, Kurinah (43), dan putra semata wayang mereka, Noval Saqif.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBBAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="n6owBd awi2gc" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBRAA" data-complete="true" data-processed="true">Hingga Senin siang (27/4/2026), kediaman Kurinah masih diselimuti atmosfer duka. Kelopak mata yang sembap menjadi saksi betapa terpukulnya ia kehilangan sosok suami yang selama ini menjadi pilar kekuatan keluarga. Masadira bukan sekadar penarik becak; ia adalah pejuang yang mengabaikan rasa sakit akibat saraf kejepit, asam urat, hingga komplikasi demi memastikan dapurnya tetap mengepul dan pendidikan anaknya tetap terjaga.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBRAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="n6owBd awi2gc" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBhAA" data-complete="true" data-processed="true">&#8220;Bapak sering memaksa tetap menarik becak. Beliau tidak ingin sekadar diam di rumah, tapi ingin terus mencari tambahan untuk sekolah Noval,&#8221; kenang Kurinah dengan suara bergetar. Keteguhan Masadira mencerminkan sisi intelektual humanis dari seorang kepala keluarga yang memahami bahwa pendidikan adalah satu-satunya jalan bagi anaknya untuk memutus rantai keterbatasan ekonomi.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBhAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="n6owBd awi2gc" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBxAA" data-complete="true" data-processed="true">Kini, tongkat estafet perjuangan berpindah sepenuhnya ke bahu Kurinah. Sebagai buruh pembuat kerupuk dengan upah Rp 50.000 per hari, ia harus menghadapi realitas pahit untuk menjadi tulang punggung tunggal. Namun, semangat almarhum Masadira seolah terus hidup dalam dirinya. Kurinah bertekad untuk tidak membiarkan Noval putus sekolah, meskipun kondisi ekonomi serba pas-pasan.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBxAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="n6owBd awi2gc" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEICBAA" data-complete="true" data-processed="true">Kejadian yang berlangsung di depan SDN 1 Setu Kulon tersebut tidak hanya menarik perhatian warga sekitar, tetapi juga menjadi refleksi nasional tentang betapa kerasnya perjuangan masyarakat kelas bawah di tengah kerentanan kesehatan. Masadira meninggal dunia saat menunggu penumpang, sebuah simbol dedikasi yang paling murni dari seorang pekerja keras.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEICBAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="n6owBd awi2gc" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEICRAA" data-complete="true" data-processed="true">Solidaritas dari tetangga dan bantuan tim gabungan TNI-Polri dalam proses pemulangan jenazah menjadi pengingat bahwa di tengah tragedi, nilai-nilai kemanusiaan dan gotong royong tetap tumbuh subur. Kini, harapan Kurinah hanya satu: agar doa dan perjuangan suaminya menjadi pondasi bagi Noval untuk meraih mimpi yang selama ini mereka cita-citakan bersama.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEICRAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="n6owBd awi2gc" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIChAA" data-complete="true" data-processed="true">Pewarta: Acep Sunandar | Editor: Ismail Saleh</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true"></div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dilema Ketenagakerjaan di Sektor Kebersihan Tarakan</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/dilema-ketenagakerjaan-di-sektor-kebersihan-tarakan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 06:18:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial & Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Tarakan]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[Ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[Petugas Kebersihan]]></category>
		<category><![CDATA[PHK Tarakan]]></category>
		<category><![CDATA[PT Meris Jaya Abadi]]></category>
		<category><![CDATA[Sengketa Perburuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=9683</guid>

					<description><![CDATA[TARAKAN, Jejak News – Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor jasa kebersihan Kota Tarakan memasuki babak baru yang menyentuh aspek kemanusiaan. Pasca mencuatnya kasus Yohanes Sumardin yang vokal terkait hak Tunjangan Hari Raya (THR), kini sejumlah rekan seprofesinya, termasuk Imransyah (52) dan tiga rekan lainnya, mulai berani mengungkap &#8220;pembersihan&#8221; tenaga kerja yang dianggap tidak etis. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIAhAA" data-complete="true" data-processed="true"><strong class="Yjhzub" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true">TARAKAN, Jejak News</strong> – Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor jasa kebersihan Kota Tarakan memasuki babak baru yang menyentuh aspek kemanusiaan. Pasca mencuatnya kasus Yohanes Sumardin yang vokal terkait hak Tunjangan Hari Raya (THR), kini sejumlah rekan seprofesinya, termasuk Imransyah (52) dan tiga rekan lainnya, mulai berani mengungkap &#8220;pembersihan&#8221; tenaga kerja yang dianggap tidak etis. Kasus ini menjadi sorotan tajam di tengah upaya Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dalam memastikan perlindungan bagi pekerja alih daya (<em class="eujQNb" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true">outsourcing</em>) di seluruh Indonesia.</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBBAA" data-complete="true" data-processed="true">Imransyah, yang telah mengabdi belasan tahun sebagai petugas taman, mengungkapkan kekecewaannya terhadap PT Meris Jaya Abadi, perusahaan penyedia jasa yang baru sebulan menaungi mereka. Pada 30 Maret 2026, mereka secara tiba-tiba menerima surat pemberhentian tanpa adanya dialog awal maupun kepastian pesangon.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBBAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBRAA" data-complete="true" data-processed="true">&#8220;Kami merasa dizalimi. Alasan batas usia yang disebutkan perusahaan tidak masuk akal, saya masih 52 tahun sementara batas pensiun adalah 58 tahun. Kami orang kecil, pendidikan rendah, dan kini bingung harus mengadu ke mana setelah dibuang begitu saja tanpa pesangon,&#8221; keluh Imransyah dengan nada getir, Pada Kamis (2/4/2026).</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBxAA" data-complete="true" data-processed="true">Di sisi lain, pihak manajemen PT Meris Jaya Abadi membela kebijakan tersebut sebagai bagian dari evaluasi profesionalisme. Pimpinan perusahaan, Muhammad Razqi Chudari, menegaskan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada tes tertulis, wawancara, dan laporan kinerja yang objektif.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBxAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEICBAA" data-complete="true" data-processed="true">Namun, yang menarik perhatian adalah dimasukkannya poin &#8220;etika komunikasi di ruang digital&#8221; dan &#8220;loyalitas terhadap lingkungan kerja&#8221; sebagai parameter pemutusan kontrak. Hal ini diduga berkaitan erat dengan aktivitas para pekerja di media sosial yang sempat mengkritisi kebijakan tunjangan, sebuah langkah yang oleh perusahaan dianggap mengganggu iklim kerja namun oleh pekerja dianggap sebagai perjuangan hak.</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="AdPoic" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true" data-sae=""></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIChAA" data-complete="true" data-processed="true">Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan, sebagai pengguna jasa, menyatakan tidak dapat mengintervensi lebih jauh dan menyerahkan sepenuhnya urusan manajerial kepada PT Meris Jaya Abadi. Sikap ini disayangkan oleh para pekerja yang merasa pemerintah daerah seharusnya menjadi pelindung terakhir bagi mereka yang telah menjaga kebersihan kota selama bertahun-tahun.</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIEBAA" data-complete="true" data-processed="true" aria-owns="action-menu-parent-container"><br data-sfc-root="c" data-sfc-pl="|[]" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true" />Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya transparansi dalam transisi pengelolaan tenaga kerja alih daya. Tanpa adanya jaminan pesangon dan prosedur pemberhentian yang manusiawi, efisiensi anggaran pemerintah daerah justru berisiko menciptakan beban sosial baru bagi masyarakat kecil.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIEBAA" data-complete="true" data-processed="true" aria-owns="action-menu-parent-container"></div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIEBAA" data-complete="true" data-processed="true" aria-owns="action-menu-parent-container">Penulis <strong>Yusrizal</strong></div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIEBAA" data-complete="true" data-processed="true" aria-owns="action-menu-parent-container">Editor: <strong>Armand</strong></div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
