<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Keuangan &#8211; Jejak News</title>
	<atom:link href="https://www.jejak-news.com/category/keuangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.jejak-news.com</link>
	<description>No Viral No Justice</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Oct 2026 06:32:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2024/12/favicon-1-150x150.png</url>
	<title>Keuangan &#8211; Jejak News</title>
	<link>https://www.jejak-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kaji Ketahanan APBD, Pemprov Jabar Tahan Opsi Pinjaman Daerah hingga Evaluasi Kemendagri Tuntas</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/kaji-ketahanan-apbd-pemprov-jabar-tahan-opsi-pinjaman-daerah-hingga-evaluasi-kemendagri-tuntas/</link>
					<comments>https://www.jejak-news.com/kaji-ketahanan-apbd-pemprov-jabar-tahan-opsi-pinjaman-daerah-hingga-evaluasi-kemendagri-tuntas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2026 06:32:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[APBD Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan fiskal]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Pinjaman Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Tata Kelola Pembangunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=15276</guid>

					<description><![CDATA[JEJAK-NEWS.COM-Pemerintah Provinsi Jawa Barat memilih bersikap hati-hati dan tidak tergesa-gesa dalam menetapkan skema pembiayaan pinjaman daerah. Langkah resmi baru akan diambil setelah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyelesaikan proses kajian dan evaluasi terhadap kondisi kemampuan keuangan daerah Jawa Barat. Penundaan penetapan keputusan ini bertujuan untuk menjamin kelayakan fiskal daerah agar beban APBD di masa depan tetap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JEJAK-NEWS.COM-Pemerintah Provinsi Jawa Barat memilih bersikap hati-hati dan tidak tergesa-gesa dalam menetapkan skema pembiayaan pinjaman daerah. Langkah resmi baru akan diambil setelah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyelesaikan proses kajian dan evaluasi terhadap kondisi kemampuan keuangan daerah Jawa Barat.</p>
<p data-path-to-node="7">Penundaan penetapan keputusan ini bertujuan untuk menjamin kelayakan fiskal daerah agar beban APBD di masa depan tetap aman dan terkendali. Evaluasi dari Kemendagri menjadi acuan utama bagi Pemprov Jabar untuk menilai batas aman rasio utang, mekanisme pelunasan, serta dampaknya terhadap alokasi anggaran pembangunan sektor lainnya.</p>
<p data-path-to-node="8">Pemprov Jabar memastikan bahwa seluruh opsi pembiayaan alternatif yang dirancang untuk mendukung infrastruktur daerah wajib melalui mekanisme transparansi yang ketat. Koordinasi intensif terus dilangsungkan bersama DPRD Jawa Barat dan kementerian teknis guna meneliti efektivitas pemanfaatan dana sebelum persetujuan akhir diterbitkan.</p>
<p data-path-to-node="9">Pemerintah optimistis bahwa pertimbangan matang serta kepatuhan terhadap hasil evaluasi pusat akan melahirkan kebijakan anggaran yang sehat, akuntabel, dan betul-betul memberikan manfaat nyata bagi percepatan pembangunan di Jawa Barat.(Yusuf)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.jejak-news.com/kaji-ketahanan-apbd-pemprov-jabar-tahan-opsi-pinjaman-daerah-hingga-evaluasi-kemendagri-tuntas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Kepercayaan Donor, Menkeu Suahasil Minta BPDLH Perkuat Tata Kelola Dana Lingkungan</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/tingkatkan-kepercayaan-donor-menkeu-suahasil-minta-bpdlh-perkuat-tata-kelola-dana-lingkungan/</link>
					<comments>https://www.jejak-news.com/tingkatkan-kepercayaan-donor-menkeu-suahasil-minta-bpdlh-perkuat-tata-kelola-dana-lingkungan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2026 06:16:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[BPDLH]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkeu]]></category>
		<category><![CDATA[Menkeu Suahasil]]></category>
		<category><![CDATA[Pembiayaan Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Suahasil Nazara]]></category>
		<category><![CDATA[Tata Kelola Kredibel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=15257</guid>

					<description><![CDATA[JEJAK-NEWS.COM-Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menekankan pentingnya penguatan transparansi dan akuntabilitas Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) agar tetap menjadi lembaga penyalur dana iklim yang kredibel. Dalam pengarahannya, Wamenkeu menegaskan bahwa tata kelola yang profesional menjadi syarat mutlak untuk menjaga kepercayaan publik, pemerintah, maupun donor internasional yang memandat kemitraan pembiayaan hijau di Indonesia. BPDLH [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JEJAK-NEWS.COM-Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menekankan pentingnya penguatan transparansi dan akuntabilitas Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) agar tetap menjadi lembaga penyalur dana iklim yang kredibel. Dalam pengarahannya, Wamenkeu menegaskan bahwa tata kelola yang profesional menjadi syarat mutlak untuk menjaga kepercayaan publik, pemerintah, maupun donor internasional yang memandat kemitraan pembiayaan hijau di Indonesia.</p>
<p data-path-to-node="4">BPDLH dinilai memiliki posisi kunci sebagai wadah penampung (<i data-path-to-node="4" data-index-in-node="61">hub</i>) berbagai sumber pendanaan ekologis, baik dari APBN, hibah luar negeri, maupun mekanisme nilai ekonomi karbon. Oleh sebab itu, Menkeu Suahasil mendorong jajaran BPDLH agar terus menyempurnakan manajemen risiko, mempercepat alokasi pembiayaan tepat sasaran, serta memastikan setiap rupiah yang disalurkan memberikan dampak langsung bagi kelestarian lingkungan dan ketahanan iklim masyarakat.</p>
<p data-path-to-node="5">Kementerian Keuangan berkomitmen memberikan pengawalan ketat terhadap kelembagaan BPDLH melalui standardisasi sistem audit dan integrasi pelaporan keuangan. Penguatan kapasitas internal ini diharapkan mampu menarik lebih banyak investasi hijau serta skema pendanaan inovatif guna mendukung pencapaian target emisi nol bersih (<i data-path-to-node="5" data-index-in-node="326">net zero emission</i>) Indonesia.</p>
<p data-path-to-node="6">Pemerintah optimistis bahwa dengan kredibilitas institusi yang makin solid, BPDLH akan menjadi pilar utama dalam mengakselerasi program keberlanjutan lingkungan, perlindungan hutan, serta transisi menuju ekonomi hijau yang inklusif di tanah air.(Yusuf)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.jejak-news.com/tingkatkan-kepercayaan-donor-menkeu-suahasil-minta-bpdlh-perkuat-tata-kelola-dana-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
