<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jejak Kriminal &#8211; Jejak News</title>
	<atom:link href="https://www.jejak-news.com/category/jejak-kriminal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.jejak-news.com</link>
	<description>No Viral No Justice</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Apr 2026 06:55:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2024/12/favicon-1-150x150.png</url>
	<title>Jejak Kriminal &#8211; Jejak News</title>
	<link>https://www.jejak-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polres Sumedang Ringkus Oknum BNN dan Wartawan Terkait Sindikat Penyekapan dan Pemerasan</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/polres-sumedang-ringkus-oknum-bnn-dan-wartawan-terkait-sindikat-penyekapan-dan-pemerasan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 06:55:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jejak Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Integritas Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminalitas Sumedang]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum BNN]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerasan Wartawan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyekapan Tanjungsari]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Sumedang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=9692</guid>

					<description><![CDATA[SUMEDANG, Jejak News – Kepolisian Resor (Polres) Sumedang melakukan tindakan tegas terhadap oknum aparat dan media yang mencederai supremasi hukum. Dalam operasi cepat yang dipimpin Satreskrim Polres Sumedang pada Kamis (2/4/2026), petugas berhasil mengamankan seorang oknum anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) dan sejumlah oknum wartawan sebuah tabloid di wilayah Tanjungsari. Penangkapan ini menjadi atensi nasional, selaras dengan semangat Kapolri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIAhAA" data-complete="true" data-processed="true"><strong class="Yjhzub" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true">SUMEDANG, Jejak News</strong> – Kepolisian Resor (Polres) Sumedang melakukan tindakan tegas terhadap oknum aparat dan media yang mencederai supremasi hukum. Dalam operasi cepat yang dipimpin Satreskrim Polres Sumedang pada Kamis (2/4/2026), petugas berhasil mengamankan seorang oknum anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) dan sejumlah oknum wartawan sebuah tabloid di wilayah Tanjungsari. Penangkapan ini menjadi atensi nasional, selaras dengan semangat Kapolri dalam melakukan &#8220;bersih-bersih&#8221; internal dan penindakan tanpa pandang bulu terhadap penyalahgunaan kewenangan.</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="AdPoic" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true" data-sae=""></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBBAA" data-complete="true" data-processed="true">Kasus yang menggemparkan Jawa Barat ini bermula dari laporan warga mengenai aksi penyekapan seorang korban di kawasan Tanjungsari. Berdasarkan hasil investigasi awal, sindikat ini menggunakan modus operandi yang sangat rapi namun bersifat intimidatif:</div>
<ul class="IaGLZe VimKh" data-sfc-root="c" data-complete="true" data-processed="true">
<li class="dF3vjf" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBRAA" data-complete="true" data-sae=""><span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true">Identifikasi Korban: Para pelaku menargetkan warga yang diduga memiliki keterkaitan dengan penyalahgunaan obat-obatan terlarang.</span></li>
<li class="dF3vjf" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBRAB" data-complete="true" data-sae=""><span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true">Penyekapan dan Intimidasi: Bukannya melakukan prosedur hukum formal (seperti penangkapan dan pelaporan), oknum BNN dan wartawan ini justru menyekap korban di lokasi tertentu.</span></li>
<li class="dF3vjf" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBRAC" data-complete="true" data-sae=""><span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true">Pemerasan Ekonomi: Di bawah tekanan psikologis, para pelaku memaksa korban menyerahkan sejumlah uang dalam jumlah besar dengan imbalan &#8220;pembebasan&#8221; dari jeratan hukum kasus narkotika.</span></li>
</ul>
<div class="AdPoic" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true" data-sae=""></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBxAA" data-complete="true" data-processed="true">Kasatreskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansah, mengonfirmasi bahwa seluruh terduga pelaku saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Sumedang. &#8220;Kami sedang merangkai kronologi lengkap dan mengumpulkan bukti digital maupun saksi. Komitmen kami adalah penegakan hukum yang transparan,&#8221; tegasnya.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBxAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEICBAA" data-complete="true" data-processed="true">Langkah Polres Sumedang ini mendapat apresiasi luas karena berani menindak oknum dari institusi mitra (BNN) serta awak media yang menyalahgunakan profesinya untuk melakukan tindak pidana pemerasan. Hal ini menegaskan bahwa kartu identitas kedinasan maupun pers bukan merupakan &#8220;kartu bebas hukum&#8221; bagi tindakan kriminal.</div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIDhAA" data-complete="true" data-processed="true"><br data-sfc-root="c" data-sfc-pl="|[]" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true" />Kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh aparatur dan insan pers untuk tetap bergerak di koridor kode etik dan hukum yang berlaku. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan oknum yang melakukan intimidasi serupa dengan dalih &#8220;penyelesaian kasus di luar prosedur&#8221;.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIDhAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIDhAA" data-complete="true" data-processed="true">Penulis: Mas Budi</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIDhAA" data-complete="true" data-processed="true">Editor: Armand</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jejak Darah dan Pengkhianatan Rekan Kerja dalam Tragedi Kios Ayam Geprek</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/jejak-darah-dan-pengkhianatan-rekan-kerja-dalam-tragedi-kios-ayam-geprek/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 16:03:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jejak Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jatanras Polda Metro Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal Kabupaten Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Mayat dalam Freezer]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Scientific Crime Investigation]]></category>
		<category><![CDATA[Serang Baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=9572</guid>

					<description><![CDATA[BEKASI, Jejak News – Keheningan di Perumahan Megaregency, Desa Sukaragam, mendadak pecah oleh temuan yang mengguncang nalar kemanusiaan. Seorang pria berinisial AH (40) ditemukan tewas mengenaskan, jasadnya dibekukan di dalam freezer kios ayam geprek tempatnya bekerja. Namun, pelarian para terduga pelaku berakhir di kaki Gunung Ciremai, Majalengka, pada Minggu pagi (29/3/2026). Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEICBAA" data-complete="true" data-processed="true"><strong class="Yjhzub" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true">BEKASI, Jejak News</strong> – Keheningan di Perumahan Megaregency, Desa Sukaragam, mendadak pecah oleh temuan yang mengguncang nalar kemanusiaan. Seorang pria berinisial AH (40) ditemukan tewas mengenaskan, jasadnya dibekukan di dalam <em class="eujQNb" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true">freezer</em> kios ayam geprek tempatnya bekerja. Namun, pelarian para terduga pelaku berakhir di kaki Gunung Ciremai, Majalengka, pada Minggu pagi (29/3/2026).</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEICBAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEICRAA" data-complete="true" data-processed="true">Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat mengamankan dua pria berinisial DS alias A dan S di Desa Sindang Panji, Cikijing. Keduanya merupakan rekan kerja korban yang diduga kuat menjadi otak di balik skenario maut dan upaya penghilangan jejak yang sangat dingin ini.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEICRAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIChAA" data-processed="true" data-complete="true">Kasubdit Jatanras, AKBP Abdul Rahim, menegaskan bahwa penyidikan ini dilakukan dengan metode <em class="eujQNb" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true">scientific crime investigation</em>. &#8220;Kami bekerja secara hati-hati dan berbasis alat bukti objektif untuk membuka tabir peristiwa ini secara utuh, mulai dari peran masing-masing pelaku hingga rangkaian tindak pidana yang terjadi,&#8221; ujarnya, Senin (30/03/2026).</div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEICxAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIDBAA" data-complete="true" data-processed="true">Tragedi ini terungkap saat pemilik kios, AL (38), kembali dari mudik ke Cilacap. Kecurigaannya membuncah saat mendapati ruko terkunci dan karyawannya tak kunjung memberi kabar. Alih-alih menemukan persediaan bahan baku ayam, AL justru menemukan bungkusan plastik hitam berbalut selimut di dalam <em class="eujQNb" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true">freezer</em>.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIDBAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIDRAA" data-complete="true" data-processed="true">&#8220;Saya coba buka pakai pisau, ternyata ada kulit manusia,&#8221; ungkap AL dengan nada bergetar saat mengenang momen traumatis tersebut. Tak hanya kehilangan rekan kerja, AL juga mendapati dua unit sepeda motor dan uang tunai miliknya raib digondol pelaku.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIDRAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIDhAA" data-complete="true" data-processed="true">Jasad korban kini berada di RS Polri Kramat Jati untuk menjalani autopsi guna menentukan penyebab pasti kematian. Sementara itu, tim identifikasi telah mengamankan unit <em class="eujQNb" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true">freezer</em> sebagai barang bukti kunci dalam laboratorium forensik.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIDhAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIDxAA" data-complete="true" data-processed="true">Kasus ini menjadi potret kelam tentang betapa rapuhnya nyawa manusia di tangan orang terdekat. Polisi kini tengah mendalami apakah motif ekonomi murni atau ada dendam terselubung yang memicu tindakan sekeji ini. Di tengah kemajuan zaman, tragedi di Serang Baru ini menjadi pengingat pahit bahwa kejahatan sering kali bersembunyi di balik rutinitas harian yang tampak biasa saja.</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIFRAA" data-complete="true" data-processed="true" aria-owns="action-menu-parent-container"><br data-sfc-root="c" data-sfc-pl="|[]" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true" />Keadilan kini tengah diperjuangkan melalui meja penyidikan ilmiah. Namun, bagi keluarga korban dan pemilik usaha, trauma dari &#8220;kios ayam geprek&#8221; ini akan menjadi luka permanen yang sulit terhapus oleh waktu.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIFRAA" data-complete="true" data-processed="true" aria-owns="action-menu-parent-container"></div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIFRAA" data-complete="true" data-processed="true" aria-owns="action-menu-parent-container">Penlis:<strong> Limbong</strong></div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-root="c" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIFRAA" data-complete="true" data-processed="true" aria-owns="action-menu-parent-container">Editor:<strong> Armand</strong></div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mulai Dari SPBU-Warkop-Stang Motor di Jaksel Di Tempeli Striker QR Judol, Bisa Deposit Otomatis</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/mulai-dari-spbu-warkop-stang-motor-di-jaksel-di-tempeli-striker-qr-judol-bisa-jadi-alat-scam-deposit-otomatis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2026 11:13:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Jejak Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Judi Online]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Siber]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminalitas]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Metro Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Pesanggrahan]]></category>
		<category><![CDATA[QR Code Scam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=9031</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, Jejak News — Di tengah masifnya kampanye nasional pemberantasan judi online, Kepolisian Sektor (Polsek) Pesanggrahan berhasil mengungkap modus operandi baru yang menyasar ruang-ruang fisik masyarakat. Penangkapan tersangka berinisial SP alias P pada medio Maret 2026 ini menyingkap tabir infiltrasi teknologi matriks (QR Code) sebagai pintu masuk jebakan perjudian daring (scamming) di wilayah Jakarta Selatan. Kapolsek Pesanggrahan, Kompol [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIAhAA" data-complete="true" data-processed="true"><strong class="Yjhzub" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true">JAKARTA, Jejak News</strong> — Di tengah masifnya kampanye nasional pemberantasan judi online, Kepolisian Sektor (Polsek) Pesanggrahan berhasil mengungkap modus operandi baru yang menyasar ruang-ruang fisik masyarakat. Penangkapan tersangka berinisial SP alias P pada medio Maret 2026 ini menyingkap tabir infiltrasi teknologi matriks (QR Code) sebagai pintu masuk jebakan perjudian daring (<em class="eujQNb" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true">scamming</em>) di wilayah Jakarta Selatan.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIAxAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIAxAA" data-complete="true" data-processed="true">Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam, dalam keterangannya pada Kamis (5/3/2026), mengungkapkan bahwa pelaku menjalankan aksinya secara sistematis dengan target area publik yang memiliki mobilitas tinggi. Fenomena ini menjadi atensi serius kementerian terkait karena memanfaatkan kelalaian pengguna gawai dalam memindai kode tanpa verifikasi.</div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBBAA" data-complete="true" data-processed="true"><br data-sfc-pl="|[]" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true" />Berdasarkan hasil penyidikan dan olah TKP, pelaku SP menempelkan stiker QR Code tersebut secara spesifik pada objek-objek yang bersentuhan langsung dengan pandangan mata publik di kawasan strategis Jakarta Selatan, di antaranya:</div>
<p><span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-complete="true">Sektor Transportasi: Menargetkan setang sepeda motor yang terparkir di area komersial guna memancing rasa penasaran pemilik kendaraan.</span></p>
<p><span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-complete="true">Sektor Kuliner Rakyat: Menempel pada meja dan dinding warung makan (warteg) serta rumah makan seafood di seberang SPBU Jalan Ciledug Raya, Petukangan Utara.</span></p>
<p><span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-complete="true">Area Komersial &amp; SPBU: Tersebar luas di area parkir motor Alfamidi Jalan Bendi Raya, Kebayoran Lama, hingga kawasan SPBU Pertamina di Jalan M. Saidi Raya, Petukangan Selatan.</span></p>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBhAA" data-complete="true" data-processed="true">Terungkapnya kasus ini memicu gelombang respons beragam dari warga Jakarta. Berdasarkan pantauan di lapangan dan media sosial, masyarakat mengekspresikan kekhawatiran mendalam terkait keamanan data pribadi. Muncul ketakutan kolektif bahwa pemindaian kode tersebut tidak hanya mengarah pada situs judi, tetapi juga potensi pencurian data (<em class="eujQNb" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true">phishing</em>) yang dapat menguras saldo perbankan digital.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBxAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBxAA" data-complete="true" data-processed="true">Namun, di sisi lain, langkah cepat Polsek Pesanggrahan mendapat apresiasi luas sebagai bentuk perlindungan negara terhadap keamanan ruang siber di ranah fisik. Warga kini mulai meningkatkan kewaspadaan mandiri dengan rutin membersihkan stiker asing pada kendaraan dan tempat usaha mereka.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBxAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEICBAA" data-complete="true" data-processed="true">Pemerintah melalui institusi kepolisian menegaskan bahwa penangkapan ini baru merupakan awal. Dua pelaku lain (inisial F dkk) telah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga prinsip &#8220;Verifikasi Sebelum Pindai&#8221; guna memutus mata rantai ekosistem perjudian ilegal yang kini kian adaptif.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEICBAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEICBAA" data-complete="true" data-processed="true">Sinergi antara ketegasan aparat penegak hukum dan kecakapan literasi digital masyarakat adalah kunci utama dalam menjaga kedaulatan siber dan marwah integritas sosial bangsa dari ancaman perjudian ilegal.(Aditya/ARM)</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIDBAA" data-complete="true" data-processed="true" aria-owns="action-menu-parent-container"></div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tragedi Tigaraksa, Fragmen Retaknya Ketahanan Keluarga di Tengah Arus Modernisasi Sosial</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/tragedi-tigaraksa-fragmen-retaknya-ketahanan-keluarga-di-tengah-arus-modernisasi-sosial/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2026 09:47:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jejak Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kamtibmas]]></category>
		<category><![CDATA[Konflik Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminalitas]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Tigaraksa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=9027</guid>

					<description><![CDATA[TANGERANG, Jejak News — Sebuah noktah merah mewarnai catatan kriminalitas di wilayah hukum Polda Banten pada pekan pertama Maret 2026. Tragedi kemanusiaan yang melibatkan pasangan suami istri, EM (25) dan J alias Andi (53), di Kampung Pinang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, kini menjadi sorotan tajam publik. Peristiwa yang berujung pada hilangnya nyawa sang suami ini dipicu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIAhAA" data-complete="true" data-processed="true"><strong class="Yjhzub" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true">TANGERANG, Jejak News</strong> — Sebuah noktah merah mewarnai catatan kriminalitas di wilayah hukum Polda Banten pada pekan pertama Maret 2026. Tragedi kemanusiaan yang melibatkan pasangan suami istri, EM (25) dan J alias Andi (53), di Kampung Pinang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, kini menjadi sorotan tajam publik. Peristiwa yang berujung pada hilangnya nyawa sang suami ini dipicu oleh eskalasi konflik domestik terkait rencana pernikahan kembali (poligami) yang memicu kepanikan fatal.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIAhAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIAxAA" data-complete="true" data-processed="true">Kabid Humas Polda Banten, Kombes Maruli Hutapea, mengonfirmasi bahwa insiden yang terjadi pada Kamis malam (5/3/2026) tersebut bermula dari ketegangan emosional di ruang privat yang tak terbendung. Respons defensif pelaku yang mengambil tindakan ekstrem dengan senjata tajam menunjukkan adanya <em class="eujQNb" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true">psychological distress</em> yang mendalam di tengah perdebatan mengenai status pernikahan dan hak-hak perempuan.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIAxAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBBAA" data-complete="true" data-processed="true"><strong class="Yjhzub" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true">Goncangan Sosial dan Respon Negatif Warga Sekitar</strong><br data-sfc-pl="|[]" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true" />Di balik proses hukum yang tengah berjalan di Polresta Tangerang, riak sosial muncul di permukaan masyarakat Kampung Pinang. Kehadiran personel kepolisian yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) disambut dengan suasana mencekam dan nada miring dari warga setempat.</div>
<p><span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-complete="true">Stigma Terhadap Lingkungan, Warga sekitar menyatakan kekhawatiran atas label negatif yang kini melekat pada kampung mereka sebagai lokasi pembunuhan sadis. Ketakutan akan trauma kolektif membuat sebagian warga menutup diri dari interaksi luar.</span><span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-complete="true"> Munculnya bisik-bisik warga yang menyayangkan kegagalan mediasi keluarga di tingkat lingkungan. Sebagian warga memberikan sentimen negatif terhadap latar belakang konflik poligami yang dianggap tabu untuk berakhir dengan pertumpahan darah, sehingga menciptakan isolasi sosial terhadap keluarga besar pelaku maupun korban di lokasi kejadian.</span></p>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBxAA" data-complete="true" data-processed="true">Merespons dinamika tersebut, Polres Tangerang tidak hanya melakukan penegakan hukum melalui penahanan EM, tetapi juga menerjunkan tim psikologi untuk memberikan <em class="eujQNb" data-sfc-cb="" data-complete="true" data-processed="true">trauma healing</em> bagi saksi-saksi, termasuk SR (ibu mertua korban), serta melakukan pendekatan persuasif kepada tokoh masyarakat guna meredam ketegangan sosial.</div>
<div data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIBxAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEICBAA" data-complete="true" data-processed="true">Negara, melalui Polri, berkomitmen untuk tidak hanya menyelesaikan perkara ini secara pidana, tetapi juga menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dari dampak sosial yang ditimbulkan oleh tragedi domestik ini. Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya penguatan fungsi konseling keluarga di tingkat desa/kelurahan untuk mencegah konflik domestik bertransformasi menjadi tindak pidana fatal yang merugikan tatanan sosial.( Ananta Fathur/ARM)</div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-sfc-cb="" data-hveid="CAEIDBAA" data-complete="true" data-processed="true" aria-owns="action-menu-parent-container"></div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Phishing E-Tilang Berbasis Kendali Jarak Jauh dari China</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/bareskrim-polri-bongkar-sindikat-phishing-e-tilang-berbasis-kendali-jarak-jauh-dari-china/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 15:32:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jejak Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Bareskrim Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Brigjen Himawan Bayu Aji]]></category>
		<category><![CDATA[China-Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Data]]></category>
		<category><![CDATA[Kejahatan Siber]]></category>
		<category><![CDATA[Kripto USDT]]></category>
		<category><![CDATA[Penipuan Transnasional]]></category>
		<category><![CDATA[Phishing E-Tilang]]></category>
		<category><![CDATA[SIM Box]]></category>
		<category><![CDATA[UU ITE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=8819</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, Jejak News – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri berhasil memetakan anatomi kejahatan siber terorganisir yang mencatut institusi penegak hukum. Dalam keterangan resmi yang disampaikan oleh Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji, penyidik mengungkap bahwa operasional penipuan SMS blast e-tilang di Indonesia dikendalikan sepenuhnya secara auto-remote oleh aktor intelektual asal China melalui infrastruktur teknologi yang canggih. Pengungkapan ini menyingkap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBBAA" data-complete="true" data-processed="true"><strong class="Yjhzub" data-complete="true" data-processed="true">JAKARTA, Jejak News</strong> – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri berhasil memetakan anatomi kejahatan siber terorganisir yang mencatut institusi penegak hukum. Dalam keterangan resmi yang disampaikan oleh Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji, penyidik mengungkap bahwa operasional penipuan SMS <em class="eujQNb" data-complete="true" data-processed="true">blast</em> e-tilang di Indonesia dikendalikan sepenuhnya secara <em class="eujQNb" data-complete="true" data-processed="true">auto-remote</em> oleh aktor intelektual asal China melalui infrastruktur teknologi yang canggih.</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBhAA" data-complete="true" data-processed="true">Pengungkapan ini menyingkap tabir penggunaan SIM Box atau <em class="eujQNb" data-complete="true" data-processed="true">modem pool</em> kiriman langsung dari China. Kelima tersangka lokal (WTP, FN, RW, BAP, dan RJ) berperan sebagai operator teknis yang memfasilitasi perangkat keras di Indonesia, sementara eksekusi pengiriman pesan dilakukan melalui aplikasi TVS (Terminal Vendor System) dari luar negeri.</div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBhAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBxAA" data-complete="true" data-processed="true">Dengan kapasitas kirim mencapai 3.000 nomor per hari per perangkat, sindikat ini mengeksploitasi ratusan kartu SIM yang diregistrasi menggunakan data kependudukan (NIK) warga Indonesia secara ilegal. Pola insentif yang digunakan pun telah mengadopsi tren ekonomi digital terkini, di mana para operator lokal menerima gaji dalam bentuk aset kripto (USDT) berkisar antara 1.500 hingga 4.000 USDT (setara Rp25 juta &#8211; Rp67 juta) untuk mengaburkan jejak transaksi perbankan konvensional.</div>
<div class="AdPoic" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true" data-sae=""></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEICRAA" data-complete="true" data-processed="true">Para tersangka kini terancam jeratan pasal berlapis, mulai dari <span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true">UU ITE Nomor 1 Tahun 2024</span> terkait manipulasi informasi elektronik, hingga <span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true">UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)</span>. Ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp12 miliar menjadi sinyal tegas negara terhadap kejahatan yang merusak kepercayaan publik pada sistem digitalisasi pemerintahan.</div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEICRAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIChAA" data-complete="true" data-processed="true">Dilihat dari perspektif humanis, kasus ini menjadi pengingat krusial mengenai kerentanan data pribadi. Penggunaan NIK masyarakat untuk registrasi SIM <em class="eujQNb" data-complete="true" data-processed="true">card</em> ilegal menunjukkan bahwa perlindungan identitas digital bukan lagi sekadar isu teknis, melainkan fondasi keamanan nasional yang harus dijaga bersama oleh pemerintah dan penyedia layanan telekomunikasi.</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIDRAA" data-complete="true" data-processed="true">Keberhasilan Dittipidsiber Bareskrim Polri dalam mengidentifikasi akun pengendali &#8216;Lee SK&#8217; dan &#8216;Daisy Qiu&#8217; menandai babak baru dalam perburuan kejahatan siber lintas negara. Ke depan, penguatan kerjasama internasional dan edukasi literasi digital bagi masyarakat menjadi instrumen vital guna memutus rantai penipuan yang kian manipulatif. Polri berkomitmen untuk memastikan ruang digital Indonesia tetap aman, transparan, dan berkeadilan bagi seluruh warga negara, sejalan dengan visi <span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true">Transformasi Digital Nasional</span> yang berdaulat.(Irfan)</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Prabowo: Sekolah Rakyat adalah Keberanian Negara Ubah Nasib Anak Bangsa</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/presiden-prabowo-sekolah-rakyat-adalah-keberanian-negara-ubah-nasib-anak-bangsa-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2026 09:24:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jejak Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Rakyat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=7890</guid>

					<description><![CDATA[JN-Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa haru dan bangga usai menyaksikan langsung pencapaian anak-anak Sekolah Rakyat. Dalam sambutannya pada acara peresmian 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia, Presiden menyebut bahwa peresmian Sekolah Rakyat merupakan hasil dari keberanian negara mengambil langkah bagi kebutuhan rakyat. “Bayangkan kalau waktu itu kita, saya dan menteri-menteri, tidak ambil sikap yang berani. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa haru dan bangga usai menyaksikan langsung pencapaian anak-anak Sekolah Rakyat. Dalam sambutannya pada acara peresmian 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia, Presiden menyebut bahwa peresmian Sekolah Rakyat merupakan hasil dari keberanian negara mengambil langkah bagi kebutuhan rakyat.</p>
<p>“Bayangkan kalau waktu itu kita, saya dan menteri-menteri, tidak ambil sikap yang berani. Mari kita berbuat yang mungkin tidak lazim, kita bikin sekolah yang terbaik. Sekolah berasrama untuk mereka-mereka yang mungkin tidak punya harapan, mereka yang dari keluarga yang kondisinya tertinggal,” ujar Presiden di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Senin, 12 Januari 2026.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan pesan khusus kepada para siswa Sekolah Rakyat agar tidak pernah merasa rendah diri terhadap latar belakang keluarga. Kepala Negara menegaskan bahwa apapun pekerjaan orang tua mereka, pekerjaan tersebut mulia dan dilakukan dengan keringat serta kejujuran.</p>
<p>“Hormati orangtuamu, kalau perlu kau pulang, kau sungkem, kau cium kaki orangtuamu. Jangan pernah kau malu. Mereka lebih mulia dari orang-orang pintar tapi koruptor-koruptor yang berkhianat kepada negara dan bangsa,” katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa negara akan terus berjuang agar kekayaan nasional dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Sekolah Rakyat pun menjadi simbol kehadiran negara bagi anak-anak dari keluarga tertinggal.</p>
<p>“Kalau dia belum mampu bukan salah dia, bukan salah orangtuamu. Memang negara kita belum mampu memberi terbaik untuk semua rakyat. Tapi kita akan berjuang keras, kita berjuang keras supaya semua kekayaan negara akan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” tandasnya.(IMH)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mafia TPPO Gemetar! Desk Polri &#8216;Sikat&#8217; Kamp Kamboja, Pulangkan 9 WNI</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/mafia-tppo-gemetar-desk-polri-sikat-kamp-kamboja-pulangkan-9-wni/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 08:21:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jejak Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[9 WNI]]></category>
		<category><![CDATA[BP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[Kamboja]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[SCAM]]></category>
		<category><![CDATA[TPPO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=7430</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, jejak-news.com — Komitmen Pemerintah Indonesia dalam memberantas sindikat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) kembali membuahkan hasil nyata. Tim Desk Ketenagakerjaan Bareskrim Polri, sebuah satuan tugas elit yang baru diresmikan Januari 2025, sukses mengeksekusi pemulangan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang terjebak dalam pusaran eksploitasi di Kamboja. Para korban mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIAhAA" data-processed="true" data-complete="true"><strong class="Yjhzub" data-complete="true" data-processed="true">JAKARTA, jejak-news.com</strong> — Komitmen Pemerintah Indonesia dalam memberantas sindikat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) kembali membuahkan hasil nyata. Tim Desk Ketenagakerjaan Bareskrim Polri, sebuah satuan tugas elit yang baru diresmikan Januari 2025, sukses mengeksekusi pemulangan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang terjebak dalam pusaran eksploitasi di Kamboja. Para korban mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat, 26 Desember 2025, mengakhiri mimpi buruk mereka sebagai buruh paksa di industri judi daring dan penipuan digital (<em class="eujQNb" data-complete="true" data-processed="true">online scam</em>).</div>
<div class="otQkpb" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true" data-sae=""></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBBAA" data-processed="true" data-complete="true">Operasi ini berawal dari laporan keluarga korban yang masuk melalui <em class="eujQNb" data-complete="true" data-processed="true">hotline</em> Desk Ketenagakerjaan Polri. Para korban diketahui direkrut secara ilegal melalui media sosial dengan iming-iming posisi sebagai <em class="eujQNb" data-complete="true" data-processed="true">Customer Service</em> di perusahaan teknologi dengan gaji menggiurkan sebesar Rp9 juta per bulan.</div>
<div data-subtree="aimba" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBRAA" data-processed="true" data-complete="true">Namun, setibanya di Kamboja, paspor mereka disita. Mereka disekap di sebuah kamp di wilayah terpencil dan dipaksa bekerja 16-18 jam sehari untuk menipu warga internasional. Jika target tidak tercapai, ancaman kekerasan fisik dan denda fantastis menjadi santapan harian. Kondisi kian memilukan karena di antara korban terdapat seorang ibu hamil berinisial NH (26) yang sempat mengalami tekanan psikis hebat.</div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBRAA" data-processed="true" data-complete="true"></div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBRAA" data-processed="true" data-complete="true">
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIARAA" data-complete="true" data-processed="true">Berikut adalah tabel data para korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) asal Indonesia yang berhasil diselamatkan dan dipulangkan dari Kamboja oleh Tim Desk Ketenagakerjaan Bareskrim Polri pada 26 Desember 2025:</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="otQkpb" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-processed="true" data-sae="" data-complete="true">Data Korban Selamat TPPO Kamboja (Desember 2025)</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-processed="true" data-complete="true"></div>
<div class="Fv6NCb" data-sfc-cp="" data-wiz-uids="RbDwMd_f" data-ved="2ahUKEwik3c-4o92RAxX6zzgGHXAWGf4Q-q4QegYIAQgCEAA" data-processed="true" data-complete="true">
<table class="NRefec" data-animation-nesting="" data-complete="true" data-sae="">
<tbody data-complete="true">
<tr class="cZCYO" data-sfc-cp="" data-complete="true">
<th class="iry6k" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">No</th>
<th class="iry6k" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">Inisial Nama</th>
<th class="iry6k" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">Usia</th>
<th class="iry6k" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">Asal Wilayah</th>
<th class="iry6k" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">Profil / Keterangan Khusus</th>
</tr>
<tr class="cZCYO" data-sfc-cp="" data-complete="true">
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">1</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true"><strong class="Yjhzub" data-complete="true">NH</strong></td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">26 Th</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">Jawa Barat</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true"><strong class="Yjhzub" data-complete="true">Ibu Hamil (6 Bulan)</strong>; Mengalami trauma psikis berat selama penyekapan.</td>
</tr>
<tr class="cZCYO" data-sfc-cp="" data-complete="true">
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">2</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true"><strong class="Yjhzub" data-complete="true">AS</strong></td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">29 Th</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">Kuningan, Jabar</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true"><strong class="Yjhzub" data-complete="true">Pasangan Suami Istri</strong>; Direkrut bersamaan melalui media sosial.</td>
</tr>
<tr class="cZCYO" data-sfc-cp="" data-complete="true">
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">3</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true"><strong class="Yjhzub" data-complete="true">RR</strong></td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">27 Th</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">Kuningan, Jabar</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true"><strong class="Yjhzub" data-complete="true">Pasangan Suami Istri</strong>; Istri dari AS, dipaksa bekerja sebagai <em class="eujQNb" data-complete="true">admin scammer</em>.</td>
</tr>
<tr class="cZCYO" data-sfc-cp="" data-complete="true">
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">4</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true"><strong class="Yjhzub" data-complete="true">MF</strong></td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">24 Th</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">Jawa Tengah</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">Korban penipuan lowongan kerja <em class="eujQNb" data-complete="true">Customer Service</em> fiktif.</td>
</tr>
<tr class="cZCYO" data-sfc-cp="" data-complete="true">
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">5</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true"><strong class="Yjhzub" data-complete="true">AN</strong></td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">23 Th</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">Jawa Timur</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">Mengalami pemotongan gaji dan ancaman denda ratusan juta rupiah.</td>
</tr>
<tr class="cZCYO" data-sfc-cp="" data-complete="true">
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">6</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true"><strong class="Yjhzub" data-complete="true">DS</strong></td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">30 Th</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">Sumatera Utara</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">Sempat disekap karena menolak melakukan <em class="eujQNb" data-complete="true">scamming</em> target WNI.</td>
</tr>
<tr class="cZCYO" data-sfc-cp="" data-complete="true">
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">7</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true"><strong class="Yjhzub" data-complete="true">KA</strong></td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">25 Th</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">Sulawesi Utara</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">Tergiur janji bonus besar untuk operator judi daring.</td>
</tr>
<tr class="cZCYO" data-sfc-cp="" data-complete="true">
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">8</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true"><strong class="Yjhzub" data-complete="true">MR</strong></td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">28 Th</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">Lampung</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">Paspor disita sejak hari pertama tiba di Phnom Penh, Kamboja.</td>
</tr>
<tr class="cZCYO" data-sfc-cp="" data-complete="true">
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">9</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true"><strong class="Yjhzub" data-complete="true">BS</strong></td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">22 Th</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">Bali</td>
<td class="cOeeGf" colspan="undefined" data-sfc-cp="" data-complete="true">Korban termuda; dieksploitasi bekerja 18 jam sehari tanpa libur.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="otQkpb" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true" data-sae="">Catatan Tambahan Mengenai Kondisi Korban:</div>
<ul class="KsbFXc U6u95" data-processed="true" data-complete="true">
<li data-hveid="CAEIBBAA" data-complete="true" data-sae=""><span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-complete="true"><strong class="Yjhzub" data-complete="true">Status Kesehatan:</strong> Seluruh korban telah menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh oleh tim Dokkes Polri. Khusus untuk korban <strong class="Yjhzub" data-complete="true">NH (ibu hamil)</strong>, diberikan pendampingan medis khusus untuk memastikan kondisi janin stabil pasca-evakuasi.</span></li>
<li data-hveid="CAEIBBAB" data-complete="true" data-sae=""><span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-complete="true"><strong class="Yjhzub" data-complete="true">Pendampingan Psikologis:</strong> Para korban saat ini berada dalam perlindungan Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC) untuk menjalani proses <em class="eujQNb" data-complete="true">trauma healing</em> sebelum dikembalikan ke pihak keluarga.</span></li>
</ul>
</div>
<div class="otQkpb" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-processed="true" data-sae="" data-complete="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEICBAA" data-complete="true" data-processed="true">Keberhasilan ini merupakan buah dari &#8220;Total Diplomacy&#8221; yang melibatkan berbagai lini:</div>
<ul class="KsbFXc U6u95" data-processed="true" data-complete="true">
<li data-hveid="CAEICRAA" data-complete="true" data-sae=""><span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-complete="true"><strong class="Yjhzub" data-complete="true">Desk Ketenagakerjaan Bareskrim Polri:</strong> Melakukan pelacakan aliran dana dan koordinasi kepolisian antaranegara (<em class="eujQNb" data-complete="true">G-to-G</em>).</span></li>
<li data-hveid="CAEICRAB" data-complete="true" data-sae=""><span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-complete="true"><strong class="Yjhzub" data-complete="true">KBRI Phnom Penh:</strong> Melakukan negosiasi taktis dengan otoritas lokal Kamboja untuk menerobos kamp penyekapan.</span></li>
<li data-hveid="CAEICRAC" data-complete="true" data-sae=""><span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-complete="true"><strong class="Yjhzub" data-complete="true">Kemenlu &amp; BP2MI:</strong> Menangani aspek administratif dan pemulangan hingga ke kampung halaman.</span></li>
</ul>
<div class="otQkpb" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-processed="true" data-sae="" data-complete="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIChAA" data-complete="true" data-processed="true">Dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Bareskrim Polri, Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Syahardiantono  memberikan pernyataan tegas</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIDBAA" data-complete="true">&#8220;Ini adalah implementasi langsung dari Astacita Presiden Prabowo Subianto poin ke-7. Negara tidak akan pernah absen saat rakyatnya diperbudak di luar negeri. Desk Ketenagakerjaan ini dibentuk bukan hanya untuk menangani sengketa buruh di dalam negeri, tapi untuk memburu para mafia penyalur pekerja ilegal hingga ke akar-akarnya. Kami sudah mengantongi identitas para penyalur dan mereka tidak akan bisa tidur nyenyak.&#8221; tegasnya .</div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIDBAA" data-complete="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIDRAA" data-processed="true" data-complete="true">Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Abdul Kadir Kading, mengapresiasi kinerja kepolisia dalam mengungkap dan berhasil menyelematkan para korban TPPO</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIDhAA" data-complete="true">&#8220;Kami mengapresiasi gerak cepat Polri. Kasus ini menjadi alarm bagi masyarakat agar tidak mudah tergiur lowongan kerja luar negeri dari jalur non-prosedural. Pastikan mengecek legalitas melalui <span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-complete="true">portal resmi BP2MI</span>.&#8221; ujarnya.</div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIDhAA" data-complete="true"></div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIDhAA" data-complete="true">Sementara itu NH (Korban &#8211; Ibu Hamil), merasa hampir putus asa dan trauma atas kejadian yang meninmpa dirinya, hingga kini bayang bayang tersebut masih ada, namu ia merasa bersyukur biusa selamat</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIEBAA" data-complete="true">&#8220;Terima kasih Bapak Presiden, terima kasih Bapak Polisi. Saya hampir putus asa karena sedang hamil dan dilarang pulang jika tidak membayar denda ratusan juta. Sekarang saya merasa benar-benar terlindungi di tanah air sendiri.&#8221;</div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIEBAA" data-complete="true"></div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIEBAA" data-complete="true"><span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-complete="true">Kesaksian dari kesembilan korban ini menjadi bukti kunci bagi Penyidik Bareskrim Polri untuk mengejar jaringan perekrut di dalam negeri yang berafiliasi dengan sindikat internasional di Kamboja.</span></div>
<div class="otQkpb" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true" data-sae=""></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIERAA" data-processed="true" data-complete="true">Polri kini tengah mendalami dua aktor intelektual berinisial P dan S yang diduga kuat menjadi otak perekrutan di Indonesia. Pelaku dijerat dengan UU No. 21 Tahun 2007 tentang TPPO dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun dan denda hingga Rp600 juta.</div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIERAA" data-processed="true" data-complete="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIEhAA" data-processed="true" data-complete="true">Peristiwa ini menjadi pengingat bagi publik bahwa perlindungan WNI adalah harga mati bagi pemerintahan saat ini. Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan terkait pengiriman tenaga kerja melalui akun resmi <span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true">Divisi Humas Polri</span>. (Asep Suhendar)</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dramatis! Aksi Brutal Enam Polisi Keroyok Dua &#8220;Mata Elang&#8221; di Kalibata Berakhir Tragis, Ini Kronologi Lengkapnya!</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/dramatis-aksi-brutal-enam-polisi-keroyok-dua-mata-elang-di-kalibata-berakhir-tragis-ini-kronologi-lengkapnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2025 12:23:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jejak Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Debt Colector]]></category>
		<category><![CDATA[Fidusia]]></category>
		<category><![CDATA[Kalibata]]></category>
		<category><![CDATA[Mabes Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Matel]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Vario Putih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=6866</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, jejak-news.com – Sebuah insiden mengerikan mengguncang kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (11/12/2025) sore. Enam anggota Polri aktif terlibat dalam aksi pengeroyokan brutal terhadap dua orang debt collector (DC) atau &#8220;mata elang&#8221; yang berujung pada kematian kedua korban. Peristiwa mencekam ini tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga memicu kericuhan susulan dengan amuk massa dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIAhAA" data-processed="true" data-complete="true"><strong class="Yjhzub" data-complete="true" data-processed="true">Jakarta, jejak-news.com</strong> – Sebuah insiden mengerikan mengguncang kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (11/12/2025) sore. Enam anggota Polri aktif terlibat dalam aksi pengeroyokan brutal terhadap dua orang <em class="eujQNb" data-complete="true" data-processed="true">debt collector</em> (DC) atau &#8220;mata elang&#8221; yang berujung pada kematian kedua korban. Peristiwa mencekam ini tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga memicu kericuhan susulan dengan amuk massa dan pembakaran kios di lokasi kejadian.</div>
<div class="otQkpb" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true" data-sae=""></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIAxAA" data-processed="true" data-complete="true">Insiden tragis ini bermula dari hal sepele: penarikan paksa sebuah sepeda motor.</div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBBAA" data-processed="true" data-complete="true">Dua korban, yang diidentifikasi berinisial MET dan NAT, sedang menjalankan tugasnya sebagai <em class="eujQNb" data-complete="true" data-processed="true">debt collector</em> di Jalan Raya Kalibata. Mereka menghentikan pengendara sepeda motor Honda Vario berwarna putih dengan Nopol BK 3681 ACZ.</div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBBAA" data-processed="true" data-complete="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBRAA" data-processed="true" data-complete="true">Pengendara Vario tersebut ternyata adalah Bripda AM (atau AM), seorang anggota Polri yang berdinas di Satuan Pelayanan Masyarakat (Yanma) Mabes Polri. Motor yang dikendarainya merupakan kendaraan dinas operasional. MET dan NAT merampas kunci motor Bripda AM karena diduga adanya tunggakan cicilan.</div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBhAA" data-processed="true" data-complete="true">Aksi penahanan paksa kendaraan di jalanan ini memicu cekcok hebat. Di tengah perselisihan, Bripda AM segera menghubungi rekan-rekannya sesama anggota polisi.</div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBhAA" data-processed="true" data-complete="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBxAA" data-processed="true" data-complete="true">Tak lama berselang, sebuah mobil berhenti di belakang mereka. Empat hingga lima orang anggota polisi lainnya turun dari mobil tersebut, bergabung dalam pengeroyokan brutal terhadap dua penagih utang tersebut di depan TMP Kalibata.</div>
<div class="otQkpb" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true" data-sae=""></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEICBAA" data-processed="true" data-complete="true">Akibat pengeroyokan brutal tersebut, satu korban meninggal dunia di tempat kejadian, sementara korban lainnya menghembuskan napas terakhir di rumah sakit.</div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEICRAA" data-processed="true" data-complete="true">Kemarahan warga dan rekan-rekan korban memuncak pada malam harinya, memicu amuk massa yang berujung pada pembakaran kios-kios pedagang di sekitar lokasi, menimbulkan kerugian materil ditaksir hingga Rp 1,2 miliar.</div>
<div class="otQkpb" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true" data-sae=""></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIChAA" data-processed="true" data-complete="true">Pihak kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas kasus ini. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, mengonfirmasi penetapan enam anggota Polri sebagai tersangka.</div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIChAA" data-processed="true" data-complete="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEICxAA" data-complete="true" data-processed="true">&#8220;Proses hukum akan berjalan transparan dan akuntabel. Para tersangka dijerat pasal pidana terkait pengeroyokan yang menyebabkan kematian dan juga akan dikenakan pelanggaran kode etik berat Polri,&#8221; tegas Brigjen Trunoyudo.</div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEICxAA" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIDBAA" data-processed="true" data-complete="true">Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan Putusan Mahkamah Konstitusi dan Surat Edaran Kapolri, yang menegaskan bahwa penarikan kendaraan secara paksa di jalan raya tanpa surat tugas resmi dan penetapan eksekusi pengadilan adalah perbuatan melawan hukum.(Riyadi)</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-processed="true" data-complete="true"></div>
<div data-xid="Gd7Hsc" data-sfc-cp="" data-wiz-uids="FL9afb_1a" data-complete="true" data-processed="true">
<div class="DBd2Wb" data-complete="true" data-processed="true"></div>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Respons Dingin Publik atas Kematian Mata Elang di Kalibata, Sebuah Refleksi Sosial Penegakan Utang Piutang</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/respons-dingin-publik-atas-kematian-mata-elang-di-kalibata-sebuah-refleksi-sosial-penegakan-utang-piutang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2025 09:37:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jejak Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[2 korban]]></category>
		<category><![CDATA[6 Pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[DC]]></category>
		<category><![CDATA[Kalibata]]></category>
		<category><![CDATA[Mata Elang]]></category>
		<category><![CDATA[Pembakaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=6848</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, jejaknews.com – Dinamika kelam industri penagihan utang kembali menyisakan tragedi berdarah. Dua orang yang berprofesi sebagai debt collector (DC) atau yang akrab disapa &#8220;mata elang&#8221;, ditemukan tewas setelah menjadi korban pengeroyokan brutal di area sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis sore (11/12/2025). Insiden ini tidak hanya merenggut dua nyawa, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, jejaknews.com</strong> – Dinamika kelam industri penagihan utang kembali menyisakan tragedi berdarah. Dua orang yang berprofesi sebagai <em class="eujQNb" data-complete="true" data-processed="true">debt collector</em> (DC) atau yang akrab disapa &#8220;mata elang&#8221;, ditemukan tewas setelah menjadi korban pengeroyokan brutal di area sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis sore (11/12/2025). Insiden ini tidak hanya merenggut dua nyawa, tetapi juga memicu kerusuhan susulan yang berujung pada penetapan enam anggota Polri aktif sebagai tersangka utama.</p>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBBAA" data-processed="true" data-complete="true">Peristiwa tragis ini bermula sekitar pukul 15.30 WIB. Dua korban, yang belakangan diketahui bernama Yanto (41) dan Yanto (32), sedang menjalankan tugas penagihan dengan menghentikan seorang pengendara sepeda motor di seberang TMP Kalibata karena diduga menunggak cicilan kredit.</div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBBAA" data-processed="true" data-complete="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBRAA" data-processed="true" data-complete="true">Menurut keterangan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly, pengendara motor tersebut tidak terima dan diduga memanggil teman-temannya. Tak lama berselang, sebuah mobil berhenti, dan beberapa orang keluar lalu mengeroyok kedua DC tersebut menggunakan tangan kosong. Aksi pengeroyokan berlangsung cepat dan brutal.</div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBRAA" data-processed="true" data-complete="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBhAA" data-processed="true" data-complete="true">Saksi mata di lokasi, seorang pedagang warung tenda bernama Mansur, menuturkan kengerian saat kejadian. &#8220;Tiba-tiba ada mobil berhenti di belakang [korban], langsung pada keluar orangnya, main keroyok gitu aja,&#8221; ungkap Mansur. Ia menambahkan bahwa salah satu korban meninggal di lokasi kejadian dan tergeletak bersimbah darah di tenda makan pedagang, sementara korban lainnya kritis dan meninggal di RS Budhi Asih, Cawang, Jakarta Timur.</div>
<div class="AdPoic" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-processed="true" data-sae="" data-complete="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEICBAA" data-processed="true" data-complete="true">Dalam perkembangan paling mengejutkan, penyidik gabungan dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengidentifikasi dan menangkap para pelaku. Melalui konferensi pers di Polda Metro Jaya pada Jumat (12/12/2025), Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengumumkan penetapan enam anggota Polri aktif dari Satuan Pelayanan Markas (Yanma) Mabes Polri sebagai tersangka.</div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEICBAA" data-processed="true" data-complete="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEICRAA" data-processed="true" data-complete="true">Penangkapan dilakukan berdasarkan pemeriksaan intensif saksi-saksi dan analisis rekaman CCTV di sekitar lokasi. Trunoyudo menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan secara transparan dan proporsional. Keenam tersangka dijerat dengan Pasal 170 ayat (3) KUHP tentang pengeroyokan yang mengakibatkan matinya orang, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun. Selain proses pidana, para pelaku juga akan menghadapi sidang kode etik internal Polri.</div>
<div class="AdPoic" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true" data-sae=""></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEICxAA" data-processed="true" data-complete="true">Insiden pengeroyokan ini memantik api emosi dari rekan-rekan korban. Menjelang malam, sekelompok massa yang diduga teman-teman DC mendatangi lokasi kejadian. Massa melampiaskan amarah dengan merusak dan membakar fasilitas di sekitar lokasi.</div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEICxAA" data-processed="true" data-complete="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIDBAA" data-processed="true" data-complete="true">Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta melaporkan bahwa api melalap habis sembilan warung tenda, enam sepeda motor, dan satu unit mobil taksi yang terparkar di dekat TKP. Kerugian material akibat amuk massa ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Tidak ada korban jiwa dalam insiden pembakaran tersebut, namun puluhan personel damkar dikerahkan untuk memadamkan api yang cepat membesar karena diduga tersulut bensin.</div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIDBAA" data-processed="true" data-complete="true"></div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIDBAA" data-processed="true" data-complete="true">Ketua Persaudaraan Timur Raya (PETIR), sebuah organisasi masyarakat (Ormas) yang mewadahi aspirasi masyarakat Indonesia Timur (termasuk NTT), menunjukkan reaksi keras dan emosional terhadap insiden pengeroyokan dua <em class="eujQNb" data-complete="true" data-processed="true">debt collector</em> di Kalibata.</div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIDBAA" data-processed="true" data-complete="true"></div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIDBAA" data-processed="true" data-complete="true">&#8220;Kami minta pihak Kepolisian mengusut tuntas kasus ini, kami dulu terkotak kotak sekarang kami menyatu , kami juga diminta untuk membantu mengkonduksifkan Ibukota, jadi kami minta pelaku ditangkap,&#8221; pintanya dimalam sebelum terungkap dan tertangkapnya 6 anggota Polisi dari Mabes Polri.</div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIDBAA" data-processed="true" data-complete="true"></div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIDBAA" data-processed="true" data-complete="true"><span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-complete="true">Meski mengecam keras tindakan pelaku, tokoh-tokoh dari ormas yang terafiliasi dengan NTT, termasuk PETIR, juga menyerukan agar anggota dan masyarakat menahan diri dan tidak terpancing melakukan aksi balas dendam anarkis yang dapat memperkeruh suasana keamanan di Jakarta. Mereka menekankan agar proses hukum dipercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.</span></div>
<div class="AdPoic" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true" data-sae=""></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIDhAA" data-processed="true" data-complete="true">Pihak kepolisian masih mendalami motif pasti keterlibatan oknum aparat dalam insiden ini. Polri melalui Divisi Humas telah menyampaikan rasa empati dan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.</div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIDhAA" data-processed="true" data-complete="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIDxAA" data-processed="true" data-complete="true">Menariknya, kasus ini mendapat respons yang berbeda dari publik dibandingkan kasus kekerasan biasa. Di berbagai platform media sosial dan forum diskusi warga, sentimen yang berkembang cenderung bernada &#8220;kena batunya&#8221;. Banyak warganet dan masyarakat umum menganggap metode &#8220;mata elang&#8221; dalam penarikan kendaraan selama ini tak ubahnya perampasan di jalanan.</div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIDxAA" data-processed="true" data-complete="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIDxAA" data-processed="true" data-complete="true">Persepsi publik mengakar kuat pada Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia, yang menyatakan bahwa eksekusi jaminan fidusia (penarikan unit kendaraan) seharusnya dilakukan melalui penetapan atau putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, bukan dengan cara paksa di jalan raya.</div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIDxAA" data-processed="true" data-complete="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIEBAA" data-processed="true" data-complete="true">Kejadian di Kalibata ini menjadi pengingat suram akan kompleksitas persoalan utang piutang dan metode penagihan di Indonesia.(Ryan Mihardja)</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Analisis Hukum dan Kriminologi: Kematian Alex Tak Hentikan Kasus Alvaro, Saksi Kunci &#8216;G&#8217; Jadi Target Selanjutnya</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/analisis-hukum-dan-kriminologi-kematian-alex-tak-hentikan-kasus-alvaro-saksi-kunci-g-jadi-target-selanjutnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 06:22:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jejak Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jejak Viral]]></category>
		<category><![CDATA[Alex Iskandar]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Alvaro]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Krimnolog]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Jakksel]]></category>
		<category><![CDATA[PPA]]></category>
		<category><![CDATA[Saksi Kunci]]></category>
		<category><![CDATA[Sejahtera 2]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=6365</guid>

					<description><![CDATA[JejakNews, Jakarta-Meskipun tersangka utama, Alex Iskandar (49), telah meninggal dunia secara misterius di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan, kasus pembunuhan tragis Alvaro Kiano Nugroho (6) dipastikan terus berlanjut. Berbagai pihak, mulai dari institusi kepolisian hingga praktisi hukum dan kriminolog yang tampil di berbagai acara televisi dan podcast, menegaskan prinsip hukum bahwa meninggalnya tersangka hanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JejakNews, Jakarta-Meskipun tersangka utama, Alex Iskandar (49), telah meninggal dunia secara misterius di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan, kasus pembunuhan tragis Alvaro Kiano Nugroho (6) dipastikan terus berlanjut. Berbagai pihak, mulai dari institusi kepolisian hingga praktisi hukum dan kriminolog yang tampil di berbagai acara televisi dan podcast, menegaskan prinsip hukum bahwa meninggalnya tersangka hanya menggugurkan tuntutan pidana terhadap dirinya, bukan menghentikan seluruh proses penyidikan kasusnya secara total.</p>
<p>Kelanjutan kasus ini didasarkan pada kebutuhan untuk mengungkap fakta kejahatan secara menyeluruh, memastikan ada atau tidaknya pelaku lain yang terlibat, serta memenuhi rasa keadilan bagi keluarga korban. Penyelidikan kini berfokus pada peran serta pihak lain dalam tindak pidana, terutama dalam membantu menghilangkan jejak kejahatan.</p>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBhAA" data-processed="true">Sejumlah tokoh dan ahli telah memberikan tanggapan di berbagai media, yang menayangkan pernyataan resmi dan analisis ahli, diantaranya</div>
<p><span class="T286Pc" data-sfc-cp="">1.Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly  Secara resmi menegaskan dalam konferensi pers yang diliput berbagai media </span></p>
<figure id="attachment_6366" aria-describedby="caption-attachment-6366" style="width: 572px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-6366" src="https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2025/11/JNCF-300x184.jpeg" alt="Keterangan resmi" width="572" height="351" srcset="https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2025/11/JNCF-300x184.jpeg 300w, https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2025/11/JNCF-768x471.jpeg 768w, https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2025/11/JNCF.jpeg 770w" sizes="(max-width: 572px) 100vw, 572px" /><figcaption id="caption-attachment-6366" class="wp-caption-text"><em>Keterangan pers terkait perkembangan kasus Alvaro</em></figcaption></figure>
<p><span class="T286Pc" data-sfc-cp="">Bahwa penyidikan kasus pokok pembunuhan Alvaro tetap berjalan. &#8220;Penyidikan tetap berjalan di Polres Metro Jakarta Selatan, dengan PPA sebagai penanggung jawab utama,&#8221; ujarnya.</span></p>
<figure id="attachment_6367" aria-describedby="caption-attachment-6367" style="width: 599px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class=" wp-image-6367" src="https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2025/11/JNPM-300x200.jpeg" alt="Puan Maharani angkat bicara" width="599" height="399" srcset="https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2025/11/JNPM-300x200.jpeg 300w, https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2025/11/JNPM-1024x683.jpeg 1024w, https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2025/11/JNPM-768x512.jpeg 768w, https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2025/11/JNPM.jpeg 1170w" sizes="(max-width: 599px) 100vw, 599px" /><figcaption id="caption-attachment-6367" class="wp-caption-text">Konferensi pers usai Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (25/11/2025).</figcaption></figure>
<p><span class="T286Pc" data-sfc-cp="">2.Ketua DPR RI, Puan Maharani :</span>“Kami sangat prihatin dan turut berbelasungkawa. Tentu saja, ini sudah merupakan situasi darurat yang memang harus ditanggapi secara saksama,” ujar Puan saat konferensi pers usai Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada , Selasa (25/11/2025).</p>
<p>Puan menegaskan kasus tersebut tidak bisa dibebankan hanya pada satu pihak. Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini juga memastikan DPR akan mengambil langkah konkret untuk menindaklanjuti hal tersebut. <span class="T286Pc" data-sfc-cp="">Ia juga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini, menyebutnya sebagai &#8220;situasi darurat&#8221; dan tanggung jawab negara.</span></p>
<figure id="attachment_6368" aria-describedby="caption-attachment-6368" style="width: 625px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class=" wp-image-6368" src="https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2025/11/JN-UI-203x300.jpeg" alt="" width="625" height="923" srcset="https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2025/11/JN-UI-203x300.jpeg 203w, https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2025/11/JN-UI.jpeg 457w" sizes="(max-width: 625px) 100vw, 625px" /><figcaption id="caption-attachment-6368" class="wp-caption-text"><em>Harus tetap berlanjut-Kriminolog UI Adrianus Meliala mempertanyakan polisi, kemana arahnya penyelidikan setelah tersangka tewas, FT Istimewa</em></figcaption></figure>
<p><span class="T286Pc" data-sfc-cp="">3.Adrianus Meliala, Kriminolog dari Universitas Indonesia (IU) &#8220;Pentingnya kelanjutan kasus pasca kematian tersangka untuk mengungkap motif dan jaringan kejahatan yang lebih luas,&#8221;.terangnya</span></p>
<figure id="attachment_6369" aria-describedby="caption-attachment-6369" style="width: 613px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-6369" src="https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2025/11/JNCA-256x300.jpeg" alt="" width="613" height="718" srcset="https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2025/11/JNCA-256x300.jpeg 256w, https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2025/11/JNCA.jpeg 577w" sizes="(max-width: 613px) 100vw, 613px" /><figcaption id="caption-attachment-6369" class="wp-caption-text">Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) DKI Jakarta Cornelia Agatha</figcaption></figure>
<p><span class="T286Pc" data-sfc-cp="">Sementara itu, Komnas Perlindungan Anak,Cornelia Agatha, menyoroti tingginya kasus kekerasan anak dan pentingnya kepekaan masyarakat.</span></p>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIEBAA" data-processed="true"><strong class="Yjhzub">Mengapa Kematian Alex Dianggap Misterius?</strong></div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIEBAA" data-processed="true"></div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIEBAA" data-processed="true">
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIEhAA" data-processed="true">Kematian Alex Iskandar di ruang konseling polres menjadi sorotan karena terjadi dalam pengawasan aparat. Propam Polres Jaksel kini tengah mengusut dugaan kelalaian dua personel yang bertugas menjaga tersangka. Pihak keluarga korban juga merasa janggal dengan cara Alex meninggal sebelum memberikan keterangan lengkap di persidangan. Kini yang ada baru jejak <span class="T286Pc" data-sfc-cp="">Saksi Kunci (Inisial G) yang merupakan fokus utama penyelidikan selanjutnya, diduga mengetahui detail pembuangan jasad.</span></div>
</div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIEhAA" data-processed="true">
<div class="AdPoic" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-processed="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIFBAA" data-processed="true">Saat ini, Penyidik masih  memfokuskan pemeriksaan mendalam terhadap saksi kunci berinisial G, rekan Alex yang disebut-sebut membantu mengangkat jasad korban yang terbungkus dalam kantong plastik hitam. Polisi juga akan melakukan gelar perkara lanjutan dan mengidentifikasi temuan lima bagian kerangka baru di TKP Bogor untuk melengkapi berkas penyidikan. Tujuannya adalah untuk menjerat pihak-pihak lain yang turut serta atau membantu kejahatan tersebut, menggunakan pasal yang sesuai, dan membawa kasus ini ke meja hijau.( ARM/Tyas/Abdul)</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
